Wajib Gunakan Uang Dingin Untuk Trading

Pernahkah Anda mendengar nasihat atau wejangan tentang dunia trading bahwa Anda harus hanya gunakan uang dingin untuk trading (wajib)? Jika iya, maka Anda sebaiknya mendengarkan nasihat tersebut dengan baik. Hal ini karena wejangan tersebut ada banyak sekali benarnya, dan Anda akan mengetahui alasannya di artikel yang berikut ini.

Maksud dari Wejangan Hanya Gunakan Uang Dingin untuk Trading (Wajib)

Mungkin Anda bertanya-tanya, sebenarnya uang dingin yang dimaksut dalam hal ini itu apa? Jadi uang dingin atau yang disebut juga dengan idle miney ini adalah uang yang merupakan uang “free” dari berbagai tanggungan dan kewajiban yang Anda miliki.

Ini sangat berkebalikan dengan uang panas yang merupakan uang yang sebenarnya memiliki fungsinya tersendiri. Anda harus menggunakan uang dingin yang mana jika seandainya Anda kehilangan uang tersebut, Anda tidak akan sangat kacau atau jatuh bangkrut. Ini adalah hal yang sangat penting Anda perhatikan saat melakukan trading karena dunia trading dibalik potensinya menghasilkan banyak cuan juga berpotensi mengalami kegagalan yang mengerikan.

Contoh dari uang dingin ini adalah misalnya dalam sebulan Anda memiliki gaji sebesar Rp. 30.000.000. Dari gaji Anda sebesar itu, 50% nya Anda gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, cicilan rumah, dan lain sebagainya. Ternyata masih ada sisa 50% dan sebesar 30%nya Anda gunakan untuk uang darurat dan 20%nya sudah bisa Anda gunakan sesuka Anda.

20% tersebut adalah uang sisa dari segala kebutuhan dan juga dana darurat Anda yang mana bisa Anda manfaatkan terserah untuk Anda. Anda bahkan tidak ragu untuk menggunakannya untuk liburan tambahan karena itu adalah budget bebas dari gaji yang Anda miliki. Jika seandainya uang 20% itu tidak ada, Anda merasa biasa saja dan tidak merasa keberatan sama sekali.

Inilah yang dimaksut uang dingin. Lalu bagaimanakah contoh dari uang panas sendiri? Ini sebenarnya bisa diambil dari contoh kasus yang ada. Akhir-akhir ini diberitakan di berbagai media berita dan sosial media bahwa seorang Bapak berumur sekitar 30 tahun-an mengeluh karena mengalami kerugian dalam trading.

Hal yang menjadikan beliau mengeluh bukan hanya karena rugi dalam menjalani trading, tetapi kenyataan bahwa modal yang digunakan untuk trading adalah uang yang dipinjam Beliau dari pihak bank. Tentunya ini adalah hal yang salah dan tidak bijak karena menggunakan uang panas.

Alasan Mengapa Anda Harus Menggunakan Uang Dingin untuk Trading

Agar lebih spesifik mengapa Anda sebaiknya menggunakan dana menganggur saat trading adalah sebagai berikut:

  1. Dari sisi resiko yang mungkin Anda hadapi

Ada kecacatan logika yang sering kali membuat banyak para trader terjebak didalamnya, yang mana bahwa mereka yakin akan satu hal. Mereka tidak perduli menggunakan uang dari mana pun termasuk meminjam, karena yakin bahwa nantinya profit yang ada akan bisa melunasi utang yang sudah Ia pakai.

Ini sangatlah tidak bijak karena kenyataannya dunia trading juga ada resiko yang menghantui pula. Dengan menggunakan uang dingin, Anda akan lebih santai dalam menjalani trading sehingga tidak akan tertekan dan tidak terlalu menyesal seandainya mengalami kerugian.

  1. Memberikan ketenangan dari sisi psikologis

Dalam menjalani trading, sebaiknya Anda sangat tenang. Ini akan membantu Anda dalam dengan mudah memutuskan suatu keputusan tanpa merasa ada bayang-bayang harus profit dan tidak boleh rugi. Tanpa Anda sadari, hal yang semacam itulah yang kemudian malah mendorong Anda mengambil keputusan yang tidak tepat.

Bagi trader, uang panas akan memberikan dampak psikologis seperti tekanan. Jika sudah begini, bahkan nanti trader bisa mengalami stres berlebihan dalam melakukan kegiatan trading. Tentunya kinerja pekerjaan apapun tidak akan baik jika Anda mengalami stres berlebih, dan yang mana dalam hal ini juga dalam menjalani trading.

Cara Menyiapkan Uang Dingin

Mungkin Anda kini sangat penasaran, lalu bagaimana caranya untuk menyiapkan uang dingin sehingga Anda bisa bertrading ria tanpa harus menggunakan uang yang panas dan tertekan sepanjang masa. Jangan khawatir, karena pada faktanya akan selalu ada jalan menuju roma alias menuju apa yang Anda inginkan.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menyiapkan uang dingin untuk melakukan trading. Cara menyiapkannya antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Memangkas kebutuhan tersier

Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang muncul setelah kebutuhan primer dan sekunder. Contoh dari kebutuhan tersier adalah keinginan Anda memiliki mobil mewah, barang-barang mewah, serta berbagai hiburan yang jika tidak Anda milikipun sebenarnya tidak masalah.

Dalam rangka menyiapkan uang dingin, maka wajib bagi Anda untuk memangkas terlebih dahulu kebutuhan tersier Anda. Anda tidak perlu memangkasnya hingga habis, tetapi sebaiknya Anda memangkasnya sedikit sehingga Anda sedikit demi sedikit “menabung” uang dingin Anda untuk trading.

Misalnya, jika Anda biasanya pergi ke bioskop 4 kali dalam sebulan, Anda sebaiknya melakukannya dua kali saja. Anda juga bisa mengurungkan niatan Anda untuk berganti mobil mewah sementara waktu ini. Dengan memangkas kebutuhan tersier ini, Anda akan memiliki lebih banyak uang menganggur untuk investasi trading.

  1. Mencari pekerjaan sampingan

Anda merasa bahwa memangkas kebutuhan tersier saja tidak cukup? Anda bisa mencari pekerjaan sampingan diluar pekerjaan utama Anda. Nah gaji dari pekerjaan sampingan tersebut bisa Anda investasikan secara total untuk modal trading Anda. Dengan begitu, tentu tidak akan mengurangi budget yang sudah Anda rancang dari gaji pekerjaan utama Anda.

Meskipun begini, Anda sebaiknya juga mempertimbangkan. Anda sebaiknya memilih pekerjaan sampingan yang tidak terlalu memforsir Anda. Karena jika Anda memilih pekerjaan sampingan yang memforsir, ditakutkan Anda akan jatuh sakit dan stres juga.

Ide pekerjaan sampingan antara lain adalah berjualan pulsa, berjualan camilan, dan lain sebagainya. Pekerjaan yang sederhana tetapi tetap menghasilkan ini bisa menjadi ladang cuan jika Anda mau bersabar untuk mengumpulkannya.

  1. Menyelesaikan semua utang terlebih dahulu

Ini tidak kalah penting dari berbagai tips diatas bahwa Anda juga harus menyelesaikan segala hutang yang Anda miliki sebelum menyiapkan dana dingin. Bagaimana bisa? Tentunya iya dong, karena uang Anda tidak akan menjadi uang dingin selama Anda masih memiliki tanggungan yang belum Anda selesaikan.

Dan yang terpenting, jangan menggunakan dana darurat untuk kegiatan trading Anda. Dana darurat adalah hal yang sebaiknya Anda persiapkan untuk hal buruk terjadi, bukan untuk modal trading Anda. Dengan begitu, kegiatan trading Anda bisa murni menggunakan uang dingin.

Itulah mengapa Anda harus hanya gunakan uang dingin untuk trading (wajib) dilakukan. Semoga Anda bukanlah golongan trader yang memaksa kehendak melakukan trading dengan mengambil resiko menggunakan uang panas karena hal tersebut bukanlah hal yang bijak. Semoga bermanfaat!

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *