Trading Plan Saham yang Baik Untuk Pemula

Segala tentang saham harus diketahui sedemikian rupa, termasuk trading plan saham yang baik untuk pemula. Dalam memahami cara kerja saham dan pasar saham, orang yang baru menekuni hal tersebut harus memiliki perencanaan yang baik dalam membeli atau menjual saham. Tentunya, langkah ini dilakukan dalam mendapatkan profit yang sesuai harapan.

Saham tak selalu tentang keuntungan. Ada juga mereka yang bermain saham namun baru bisa mendapatkan keuntungan setelah 2 tahun lamanya. Itupun tidak langsung banyak. Belum lagi upaya untuk memantau harga saham harus digencarkan. Sekali saja terlewat maka arah trading saham akan tak menentu arahnya.

Khususnya bagi pemula yang baru saja terjun ke dunia saham. Bukan tanpa alasan jika saat ini banyak orang mencoba peruntungan lewat saham. Jika dihitung secara jangka panjang, saham memang akan menghasilkan keuntungan. Hanya saja keuntungan tersebut harus dibarengi dengan rencana. Untuk mengetahuinya lebih jelas, Anda dapat membaca artikel berikut.

Pemahaman Trading Plan Saham yang Baik

Secara garis besar, trading plan merupakan salah satu metode atau cara dalam menjabarkan aktivitas dalam pasar saham atau forex. Karena yang dimaksud adalah trading plan saham, maka trading plan yang dimaksud disini adalah sebuah perencaan dalam kegiatan menjual atau membeli saham.

Trading plan dirasa perlu untuk dilakukan apabila Anda masih bingung dengan keadaan pasar saham yang sangat kompleks. Misalnya, ketika Anda sudah menjual saham, ternyata saham mengalami kenaikan harga. Atau ketika Anda menunggu harga saham naik kembali, ternyata hasilnya harga saham tersebut justru semakin merosot.

Bagi trader yang belum berpengalaman, tentulah hal seperti ini akan sangat memengaruhi kondisi mental mereka dalam melakukan kegiatan trading. Mereka akan mencapai titik dimana apa yang mereka lakukan selalu salah dan sasaran yang ditentukan selalu meleset. Jika Anda merupakan salah satu dari trader yang belum berpengalaman, Anda tidak perlu khawatir.

Harga yang meleset atau salah dalam mengambil langkah sudah biasa dalam pasar saham. Bahkan jika bisa dibilang, kalau tidak salah namun masih dalam tahap belajar, maka ada sesuatu yang salah dalam perhitungan kita. Itu semua hanyalah tentang pendewasaan dalam mengambil strategi di pasar saham.

Sehingga, untuk bisa mencapai tujuan yang dimaksud, trading plan harus direalisasikan dengan pasti dan konsisten. Kembali lagi seperti tujuan awal trading plan, yaitu untuk merencanakan kegiatan trading saham yang Anda akan lakukan. Jika Anda sendiri sudah tau apa yang Anda lakukan ketika harga saham yang Anda beli turun, maka Anda tidak akan panik lagi.

Berkaitan dengan trading plan saham yang baik, Anda harus bisa menentukan kegiatan apa saja yang akan Anda lakukan dalam pasar saham. Kemudian, ketika kegiatan tersebut tidak bisa dilakukan, Anda juga harus memiliki backup plan yang akan membantu Anda melewati masa-masa kritis dalam melakukan trading.

Keuntungan Memahami Trading Plan Saham

Dengan trading plan saham, sudah jelas perencanaan penjualan atau pembelian saham Anda akan teratur. Data-data yang dikumpulkan dan dielaborasi akan menunjukkan langkah selanjutnya yang Anda perlu lakukan dalam trading saham. Namun, secara detailnya, keuntungan memahami dan melaksanakan trading plan saham adalah sebagai berikut;

  1. Tidak mudah khawatir saat menghadapi harga saham yang turun
  2. Tidak mudah senang dan membeli saham lagi ketika harga saham naik
  3. Selalu hati-hati dan waspada dalam membeli saham
  4. Senantiasa melihat dampak jangka panjang ketika hendak membeli saham
  5. Tidak terburu-buru dalam membeli atau menjual saham, yang mana bisa membuat keuntungan lebih besar menjadi hilang

Komponen dalam Trading Plan Saham

Dalam trading saham, terdapat 3 komponen yang harus Anda perhatikan. Ketiga komponen pokok tersebut adalah titik masuk (buy), titik keluar (sell), dan stop loss. Terdapat fungsi dari tiap-tiap komponen yang telah ditentukan.

Dalam melakukan transaksi di pasar saham, ada kalanya Anda sebagai trader dapat melakukan pembelian jika menemui titik masuk dan menjual ketika jika ada titik keluar. Selain itu, Anda juga bisa melakukan stop loss untuk menahan lebih banyak kerugian yang Anda akan tanggung dengan menjual saham tersebut.

Yang pertama, untuk dapat membuat trading plan saham yang baik, Anda harus menentukan titik masuk atau entry yang bisa Anda terapkan. Analisa teknikal terhadap saham serta riset yang mendalam dapat membuat Anda memahami momentum yang tepat ketika membeli saham. Dengan begitu, Anda bisa percaya diri saat membeli saham.

Menentukan titik masuk sangatlah krusial, karena segala risiko berasal tepat ketika Anda memilih untuk membeli sebuah saham. Sehingga, penyusunan titik masuk atau entry saham perlu dilakukan dengan saksama. Langkah ini bertujuan untuk meminimalisir kerugian yang bisa jadi Anda dapatkan.

Sedangkan untuk titik keluar/exit, Anda dapat menjualnya saat saham tersebut sudah cukup besar selisihnya. Mulai dari 20% sampai 40%, Anda bebas menentukan titik keluar saham. Tetapi, Anda juga harus memerhatikan kemungkinan lain ketika Anda memutuskan untuk menjualnya di angka atau rate yang sudah Anda tentukan.

Terdapat beberapa cara dalam menentukan titik keluar/exit yang aman. Anda bisa menentukannya dengan metode Fibonacci, pattern, atau trailing stop. Begitu juga dengan stop loss. Anda bisa melakukan ancang-ancang saat saham terjun bebas dengan menentukan range atau angka dimana Anda harus berhenti untuk menyimpan saham tersebut.

Langkah Membuat Trading Plan Saham dengan Mudah

Membuat trading plan saham cukup mudah. Anda hanya perlu melihat titik support dan titik resistant dari grafik saham yang Anda miliki. Sebagai informasi, support adalah batas bawah garis dan resistance adalah batas atas garis. Keduanya berguna untuk melihat batas mana yang biasanya dicapai oleh saham tersebut.

Setelah mengetahui titik support dan resistance, Anda perlu melihat dua titik support terendah dan dua titik resistance tertinggi dalam grafik saham Anda. Anda bisa mengambil selama triwulan atau kuartal, lalu menggabungkann kedua titik tersebut dalam satu grafik.

Anda mungkin akan kebingungan sedikit karena rumitnya grafik ketika garis support dan resistance sudah ditambahkan. Tidak perlu khawatir. Bahkan dengan mengetahui letak titik support dan resistance terakhir, Anda sudah bisa menentukan apa yang harus Anda lakukan ketika menemui hal tersebut kembali.

Yaitu, Anda bisa melakukan penjualan ketika saham berada di titik support sebelumnya, serta melakukan pembelian ketika saham berada di titik resistance sebelumnya. Anda juga bisa melakukan penjualan saham dengan melihat titik resistance terakhir.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tentu Anda perlu melakukan beberapa usaha. Di dalam saham, salah satu cara untuk mengetahui prediksi keuntungan yang akan didapat dilakukan lewat trading plan saham.

Memulai sesuatu pasti tidak mudah karena Anda harus mempelajari sesuatu kembali. Namun, ketidaktahuan Anda tersebut harus Anda gunakan untuk mencari tahu cara yang tepat dalam trading saham. Yang dimana dalam hal ini, menggunakan trading plan saham yang baik untuk prospek saham yang lebih bagus untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *