Tips Memilih Broker Saham Terbaik Untuk Berinvestasi

Ketika seseorang sudah memulai investasi dan belajar terkait dengan tahapan menjadi investor saham secara garis besar, hal selanjutnya yang perlu diketahui yaitu tips memilih broker saham terbaik. Broker saham atau perusahaan sekuritas merupakan fasilitator atau perantara untuk investor dalam hal investasi dan jual beli saham.

Pentingnya Tips Memilih Broker Saham Terbaik Bagi Investor

Pada dasarnya, setiap investor telah mengetahui bahwa Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah tempat para investor untuk menginvestasikan setiap saham mereka. Namun demikian, investor yang yang akan berinvestasi tidak bisa begitu saja melakukan pendaftaran dan melakukan transaksi di bursa. Para investor diwajibkan melalui perantara, dalam hal ini disebut sebagai broker atau perusahaan sekuritas. Jadi, para investor harus membuka rekening efek terlebih dahulu di broker tersebut.

Lebih jauh dari itu, ternyata broker atau perusahaan sekuritas ini sangatlah penting karena memiliki fungsi sebagai pihak yang menjadi fasilitator yang menjembatani pihak otoritas bursa dengan nasabah. Hal ini sering disebut dengan istilah self-regulatory organization, yang terdapat tiga lembaga didalamnya, yaitu BEI, KPEI, dan KSEI, yang ketiganya memiliki peran masing-masing.

Dalam hal ini, broker atau perusahaan sekuritas juga menyampaikan order atau pesanan dalam hal jual beli saham dari nasabah, kemudian diteruskan pada sistem bursa yang disebut sebagai Jakarta Automated Trading System (JATS). Teknologi pun berkembang semakin pesat sehingga terdapat berbagai fitur yang memudahkan para nasabah dalam berinvestasi. Tentu saja memilih broker sangatlah penting dalam hal investasi, sehingga terdapat beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan.

Inilah Cara Memilih Broker Yang Tepat Untuk Berinvestasi Saham

Apabila ingin menjadi investor saham dengan melakukan transaksi di BEI, maka wajib menjadi nasabah perusahaan pialang atau broker. Salah satu hal yang menjadi masalah bagi para investor yaitu pemilihan broker karena terdapat cukup banyak Broker yang tergabung dalam anggota BEI, bahkan jumlahnya sampai ratusan. Adapun beberapa tips yang menjadi pertimbangan untuk memilih broker antara lain adalah sebagai berikut.

Broker Tercatat Resmi Sebagai Anggota BEI

Hal ini menjadi syarat wajib untuk dipertimbangkan dalam memilih broker atau perusahaan sekuritas. Menjadi seorang investor tentu harus teliti, begitu pula dalam memilih broker. Untuk mengetahui apakah program tersebut sudah tercatat secara resmi sebagai anggota BEI atau tidak, maka wajib untuk melakukan pengecekan di website resmi BEI.

Jumlah Setoran Awal

Ketika mulai berinvestasi saham, salah satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah terkait dengan jumlah setoran awal. Jumlah setoran awal di setiap broker berbeda-beda tetapi umumnya berkisar antara 10 juta sampai 50 juta rupiah. Nominal ini sangat bervariasi karena setiap broker atau perusahaan sekuritas bidikannya berbeda-beda, ada yang membidik masyarakat awam, mahasiswa, dan ada juga yang membidik kalangan menengah ke atas. Oleh karena itu bisa pertimbangkan terkait dengan jumlah setoran awal yang disanggupi sehingga bisa memilih broker yang tepat.

Memilih Broker Plat Merah

Bagi para investor yang ingin mendapatkan keamanan yang lebih, maka dapat mempertimbangkan untuk memilih broker pelat merah. Broker plat merah yaitu perusahaan sekuritas yang resmi milik pemerintah, sehingga biasanya broker ini akan memberikan komisi transaksi dengan jumlah yang cukup besar.

Perhatikan Apakah Broker Memberi Rekomendasi

Bagi para investor maupun trader, rekomendasi untuk melakukan transaksi saham sangatlah penting. Tidak sedikit orang yang mencoba untuk melakukan analisis saham secara mandiri. Dalam hal ini, mereka tentu membutuhkan rekomendasi tertentu. Jika ingin memilih broker, terutama bagi para investor atau trader yang melakukan analisis saham mandiri, maka memilih broker yang menyediakan informasi dan rekomendasi merupakan pilihan yang tepat.

Komisi Transaksi

Rata-rata komisi dalam hal pembelian saham di setiap transaksi berkisar antara 0,1 – 0,3 persen. Sementara itu, komisi dalam penjualan saham yakni berkisar 0,2 – 0,4 persen. Dalam hal ini, investor berusaha untuk mendapatkan komisi serendah mungkin. Namun demikian, harus memperhatikan bahwa ada kalanya ketika komisi rendah mempunyai minimal komisi per hari. Jika terdapat hal yang demikian, maka investor perlu melakukan perhitungan dengan benar terkait dengan minimum transaksi yang harus dilakukan per hari sehingga bisa impas dengan komisi.

Hal ini juga tentunya memberikan pengaruh terhadap strategi harian dalam berinvestasi. Jika modal yang dimiliki sangat mepet, maka minimum komisi per hari dapat merugikan. Oleh karenanya, jika ingin mendapatkan komisi rendah, umumnya investor dapat melakukan negosiasi dengan broker. Sedangkan jika dana yang dimiliki cukup besar, maka investor bisa memperoleh komisi yang rendah, Terlagi saat ini sedang trend terkait dengan online trading, di mana hal ini ternyata bisa memberikan komisi yang cenderung rendah.

Fasilitas Trading Online Pada Broker

Salah satu hal yang penting untuk dipelajari bagi para investor dan trader adalah terkait bagaimana cara untuk bertransaksi saham. Apabila ingin melakukan trading secara mandiri, maka dapat mempertimbangkan untuk memilih broker yang menyediakan fasilitas online trading.

Biasanya, transaksi saham yang di lakukan di berbagai perusahaan sekuritas dapat dilakukan juga di kantor perusahaan tersebut, atau bisa juga dilakukan via telfon. Jika butuh adanya mobilitas maka investor dapat mempertimbangkan broker yang menyediakan fasilitas online trading tersebut, baik melalui email, internet, maupun HP. Melakukan pengecekan daftar broker saham yang memberikan fasilitas online trading juga mudah dilakukan, karena sudah tersedia di mesin pencarian google.

Pilihlah Broker dengan Software Trading Stabil

Perlu diketahui bahwa di setiap broket untuk online trading tentunya memiliki platform software tersendri. Bagi para investor maupun trader wajib memilih platform yang paling stabil, sehingga lebih mudah, aman, dan nyaman saat digunakan. Pada berbagai online trading umumnya dapat diunduh melalui internet dan bisa dicoba meskipun belum terdaftar sebagai nasabah pada broker tersebut.

Kelengkapan Fitur

Dalam memilih proker perlu untuk melakukan pengecekan fitur sudah lengkap atau belum. Misalnya yaitu kelengkapan berita indikator analisis teknikal riset, informasi laporan keuangan saham dan lain sebagainya. Fitur semakin lengkap, maka semakin mudah juga untuk mengambil keputusan dalam transaksi saham.

Menyediakan Data Real Time

Perlu diketahui bahwa setiap online trading umumnya akan menyediakan data real time. Pada dasarnya, data realtime ini dibutuhkan jika para investor atau trader ingin melakukan trading dalam jangka waktu yang pendek. Apabila terdapat investor yang melakukan investasi jangka panjang, maka kemungkinan data real time ini tidak diperlukan. Perlu diketahui bahwa penyediaan data realtime tidaklah gratis, umumnya biayanya sekitar 30 ribu per bulan. Namun demikian, terdapat juga online trading yang yang tidak mengharuskan adanya biaya untuk data real time tetapi harus mengeluarkan biaya transaksi lebih dari 30 ribu per bulan.

Demikianlah penjelasan terkait dengan tips memilih broker saham terbaik yang dapat dilakukan. Pada dasarnya broker menjadi salah satu faktor yang sangat penting dalam berinvestasi, sehingga dalam memilihnya pun harus dilakukan dengan sebaik mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *