Berbagi Tips Cara Trading Saham Supaya Profit Konsisten Untuk Pemula

Simak artikel berikut berbagai tips cara trading saham supaya profit konsisten untuk transaksi saham Anda. Bagi Anda yang berkecimpung di dunia saham tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya untung rugi dalam transaksi saham. Ada baiknya apabila Anda melakukan transaksi selalu mendapatkan untung dan meminimalisir kerugian.

Apabila Anda seorang trader saham, tentunya Anda tidak ingin mengalami kerugian. Terkadang ada juga kasus bahwa seorang trader untung besar bulan ini dan mengalami kerugian besar di bulan berikutnya. Hal ini dapat dikategorikan sebagai inkonsistensi. Trader yang sukses apabila selalu konsisten dalam jangka panjang memiliki keuntungan transaksi saham.

Anda harus dapat menjadi analisator yang unggul apabila ingin melakukan trading saham. Anda juga harus memiliki pengetahuan umum dan keuangan yang mumpuni untuk dapat mengkalkulasikan harga saham yang mengalami kenaikan dan penurunan. Anda tidak harus selalu fokus untuk mendapatkan profit yang besar, tetapi lebih baik untuk mendapatkan profit yang stabil.

Jika Anda belum mendapatkan profit yang stabil maka ada baiknya lebih memperhatikan tentang pergerakan pasar, melatih kemampuan, dan menemukan metode yang tepat dengan kepribadian Anda. Sangat baik apabila Anda dapat mendapatkan keuntungan yang besar dan cepat. Akan lebih baik lagi jika memulai dengan profit yang konsisten.

Tips Cara Trading Saham Supaya Profit Konsisten

Dalam upaya jual beli saham tidak ada yang namanya untung besar terus menerus. Maka dari itu Anda harus mengelola resiko agar tidak mengalami kerugian dan mendapatkan keuntungan yang konsisten. Meskipun untuk dapat memperoleh profit yang konsisten dibutuhkan analisa yang tepat, jam terbang, dan waktu dalam mengelola saham dengan benar.

Beberapa tips yang dapat dipelajari agar anda dapat konsisten dalam trading saham diantaranya:

Menyusun rencana investasi

Anda harus memiliki tujuan untuk investasi, apakah dalam jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek. Selain itu dalam menyusun rencana investasi saham harus diperhatikan saham apa yang akan dibeli, berapa jumlah sahamnya, dan juga kapan membeli, termasuk kapan menjualnya.

Dengan adanya perencanaan yang baik maka profit dapat dimaksimalkan dengan resiko mengalami kerugian yang dapat diminimalisir. Anda juga dapat membagi saham-saham yang dibeli berdasarkan klasifikasi sektor perusahaan tertentu. Misalnya Anda membeli saham di bidang perbankan, pertambangan, konstruksi, barang kebutuhan sehari-hari, dan lain sebagainya. Pastikan tidak hanya membeli saham di satu sektor karena apabila sektor tersebut jatuh sewaktu-waktu maka Anda bisa mengalami kerugian.

Tentukan target keuntungan

Untuk Anda yang baru mencoba trading di dunia saham, ada baiknya menentukan target keuntungan yang masuk akal saat pertama kali mencoba. Jangan menentukan target yang terlalu besar sehingga mengakibatkan kerugian. Anda dapat menentukan target keuntungan misalnya 2% per bulan. Meski tidak terlalu besar, keuntungan ini cukup bagi Anda yang baru memulai.

Pasar saham membutuhkan modal yang besar apabila ingin mendapatkan keuntungan yang besar. Hal ini juga sejalan dengan resiko keuntungan besar akan berpotensi menimbulkan kerugian besar pula. Anda tidak dapat kaya dalam sekejap hanya karena membeli saham-saham dalam jumlah kecil. Terlebih lagi belum memiliki pengalaman tentang menganalisa pasar saham.

Membuat Trading Rules

Aturan yang konsisten dalam bertransaksi di pasar saham akan sangat membantu keuntungan menjadi konsisten. Anda dapat membuat aturan untuk trading misalnya imbal hasil antara resiko dan keuntungan adalah 1:2.

Seorang trader biasa membeli saham apabila saham tersebut mencapai titik terendah karena mereka menganalisis suatu saat saham tersebut akan bergerak naik dan mencapai titik puncak. Disaat saham berada di puncak inilah biasanya trader akan menjual sahamnya sehingga mendapatkan keuntungan (capital gain).

Akan tetapi ada trader yang menahan saham yang dibelinya dan menunggu hingga saham tersebit naik naik lebih tinggi lagi. Disini seorang trader harus memiliki kejelian dalam menganalisis situasi karena setelah mencapai titik tertinggi biasanya saham akan turun dan bahkan bisa mencapai titik terendah. Maka dari itu Anda harus membuat aturan segera menjual saham tersebut tanpa harus mengalami kerugian.

Pilih Saham Perusahaan Dengan Analisis Fundamental yang Baik

Analisis fundamental dinilai dari kinerja perusahaan yang baik seperti laporan keuangan berkala yang memiliki keuntungan, mempunyai acuan harga saham yang wajar, dan selalu memonitor harga sahamnya di bursa pasar saham.

Sebagai seorang trader Anda harus bisa membaca dan menganalisis laporan keuangan perusahaan. Anda juga perlu memahami bahwa perusahaan selalu membayar dividen setiap tahunnya kepada para pemegang saham. Selain itu perusahaan tersebut harus terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan terpercaya kredibilitasnya.

Sebagai pemula Anda dapat membeli saham-saham yang cenderung memiliki harga konsisten seperti perusahaan publik yang sudah cukup terkenal. Anda juga dapat mengkategorikan bahwa perusahaan tersebut telah dikenal oleh khalayak dan menjual perlengkapan yang dibutuhkan oleh masyarakat banyak. Perusahaan seperti  ini biasanya memilii kondisi saham yang cenderung stabil.

Memiliki Manajemen Resiko

Seorang trader saham harus memiliki modal dingin atau uang yang tidak dipergunakan untuk dapat melakukan transaksi. Jangan sekali kali menggunakan uang yang di plot untuk kebutuhan tertentu karena profit dari saham ini sangatlah fluktuatif.

Anda dapat menggunakan modal sebanyak 25% apabila pasar melemah sedangkan dapat menggunakan sekitar 50-70% apabila pasar sedang baik. Awal tahun 2020 kemarin banyak trader saham yang melepaskan sahamnya karena IHSG sedang anjlok di seluruh dunia akibat pandemik Covid-19. Anda juga harus memiliki manajemen yang baik dalam menyikapi hal-hal seperti ini karena akan sangat mengganggu kegiatan jual beli saham.

Anda juga harus memikirkan kerugian maksimal yang boleh Anda alami misal, dalam rules trading Anda sudah menyepakati bahwa kerugian yang dialami hanya boleh maksimal 3% dari modal. Dengan adanya peraturan tersebut, Anda harus dapat konsisten mematuhinya dan jangan tergiur dengan keuntungan yang besar karena dapat mengakibatkan kerugian fatal.

Anda dapat membeli sebanyak maksimal 5 saham dalam satu waktu, usahakan jangan membeli terlalu banyak. Jika pasar sedang bagus, maka Anda dapat membeli sekitar 10 saham.

Memiliki Manajemen Psikologis yang Baik

Kondisi psikologi seorang trader haruslah dalam kondisi prima siap menerima keuntungan maupun kerugian yang diperoleh. Jual beli saham memiliki resiko yang cukup besar. Suatu waktu Anda dapat menghasilkan profit yang cukup besar dan sebaliknya Anda juga dapat mengalami kerugian.

Anda harus menyusun strategi terbaik dengan mengedepankan profit yang konsisten daripada profit yang sangat besar akan tetapi kemungkinan ruginya juga besar. Dalam hal ini kondisi psikologis Anda harus stabil agar tidak mengambil keputusan yang slah.

Anda juga dituntut untuk sabar, disiplin, tidak emosi, dan tidak mudah panik.

Beberapa tips cara trading saham supaya profit konsisten diatas dapat dilakukan bagi Anda trader pemula. Setiap trader pasti pernah mengalami kegagalan. Untuk itu mengetahui segala kondisi dan manajemen resiko sangat penting dilakukan agar tidak salah langkah dalam dunia jual beli saham.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *