Apa yang Harus Dilakukan Jika Salah Beli Saham? Simak Info Lengkapnya

Tiba-tiba Anda dapat informasi kalau saham yang sudah dibeli berasal dari emiten tidak berkualitas. Panik adalah hal yang terjadi pertama, apalagi jika investasi sudah sangat besar untuk saham itu. Lantas Apa yang harus dilakukan jika salah beli saham? Masih banyak yang bisa dilakukan kok! Tenang dan pahami penjelasannya.

Bagi investor saham pemula, kesalahan membeli saham sering terjadi. Tapi, ketika Anda bisa mencari solusi terbaik dan tetap lanjut maka kemungkinan beruntung di masa depan sangat terbuka lebar

Alasan Orang Salah Beli Saham

Sebenarnya kesalahan membeli saham bisa diminimalisir sejak awal berinvestasi, hanya saja banyak orang meremehkannya. Sehingga berujung pada kerugian dan membuat investor harus putar otak, untuk mencari cara agar kerugian yang diderita tidak maksimal.

  • Tergesa-Gesa

Kesalahan pertama adalah terlalu buru-buru untuk memilih saham dan membelinya. Alasannya, karena tidak punya waktu untuk mengecek saham dan emiten yang dipilih. Kemudian hanya mengandalkan kondisi terkini di bursa saham yang menunjukkan tren positif emiten untuk beberapa waktu belakangan saja.

  • Tidak Ada Analisis

Alasan berikutnya adalah, tidak melakukan analisis fundamental terhadap kekokohan keuangan emiten selama rentang waktu tertentu. Juga tidak melakukan analisis teknis sebelum melakukan pembelian saham emiten. Ini sangat riskan menimbulkan masalah, salah satunya adalah salah beli saham berujung rugi.

  • Tergiur Portofolio Lama

Walaupun portofolio emiten saat ini terlihat memukau dengan angka-angka menakjubkan setiap saat. Ternyata portofolio lama juga perlu dijadikan bahan pertimbangan, termasuk saat melakukan analisis. Jadi Anda bisa meminimalisir masalah salah beli saham.

  • Coba-coba

Hal ini adalah alasan terbanyak orang yang masuk ke jurang masalah dalam investasi saham. Terutama pada investor saham pemula, yang tak punya wawasan tentang saham tapi tergiur dengan untung besar yang terlihat dari kesuksesan orang lain. Kalau Anda di posisi ini, kemungkinan gagal dan salah beli saham sangat besar!

Apa yang Harus Dilakukan Jika Salah Beli Saham?

Hal pertama yang akan dilakukan investor yang melihat nilai saham emitennya turun drastis tentunya panik. Apalagi kalau investasi yang sudah digelontorkan untuk saham tersebut tidak main-main. Tapi, dunia belum kiamat karena masih ada langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.

  • Cut Loss

Cara ini adalah menjual saham pada kondisi harga jualnya lebih murah ketimbang harga beli. Memang akan merugi, tapi sering dijadikan solusi daripada investor harus rugi banyak akibat saham mati yang nantinya tidak lagi berharga.

Cut loss banyak dilakukan pada saham-saham perusahaan yang memang sudah diambang kehancuran bahkan sudah kolaps. Para investor akan disarankan melakukan ini dan mulai menata strategi baru berbekal hasil penjualan saham tanpa melibatkan modal baru.

  • Hold

Menahan untuk sementara waktu juga bisa dilakukan, khususnya untuk saham perusahaan besar yang sejatinya memiliki tren positif di bursa saham. Investor bisa menunggu sampai waktu tertentu hingga kondisi saham emiten kembali stabil.

Turunnya harga saham ini sebenarnya merupakan hal wajar, tapi hanya bisa ditoleransi jika emitennya berkualitas dan punya track record bagus di pasar modal.

  • Jual Saham Rekomendasi

Kalau semua saham yang Anda miliki dari sejumlah emiten sedang turun, Anda bisa melakukan penjualan untuk saham-saham rekomendasi pihak ketiga. Tapi, untuk saham yang sudah dianalisis maksimal sebelumnya ada baiknya tetap dipertahankan.

  • Ikhlas

Namanya berinvestasi di dunia saham, harus siap dengan segala resiko yang bisa terjadi. Salah satunya adalah salah beli saham dan rugi, jadi tak ada salahnya mencoba ikhlas atas kerugian yang Anda derita. Masih ada hari esok untuk mencoba lagi berinvestasi pada emiten yang lebih berkualitas dan memiliki kans menguntungkan.

  • Belajar Lagi

Jangan langsung pesimis untuk melanjutkan investasi saham, karena yang namanya investasi saham pasti ada pasang surutnya. Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah belajar lebih banyak tentang dunia saham dan seluk beluknya.

Jadi, ketika Anda memulai lagi untuk main saham, lebih paham mana emiten yang berpotensi memiliki nilai saham meningkat dari waktu ke waktu. Sehingga kejadian salah beli saham tidak akan terulang kembali. Bila perlu, belajarlah dari ahli secara detail dan tuntas terutama masalah analisis dan hal-hal menyangkut jual beli saham.

  • Evaluasi

Lakukan evaluasi terhadap hal-hal terkait jual beli saham yang sedang Anda geluti. Mulai dari evaluasi emiten, analisis, hingga jumlah saham saat ini dan apa yang akan dilakukan agar kesalahan yang terjadi soal salah beli saham tak lagi terulang.

Masalah Lain Dalam Investasi Saham

Selain salah beli saham, ada masalah lain yang juga menghantui para investor saham. Sehingga mengakibatkan upaya meraih untuk dari “main saham”, tidak terwujud maksimal. Apa saja masalah tersebut?

  • Takut Rugi

Orang yang takut rugi, tidak akan berani ambil resiko saat melakukan investasi saham. Mereka cenderung main aman, mulai dari penggunaan modal yang terbatas kemudian langsung cut loss ketika harga saham turun. Padahal bisa jadi itu hanya tren yang biasa terjadi di dunia pasar modal.

Ketakutan ini, akhirnya membawa investor jadi stagnan pada kondisi keuntungan tipis.

  • Salah Pasar

Maksudnya adalah salah memilih pasar modal, dimana seseorang yang maunya membeli saham syariah ternyata terjebak di dalam pasar modal konvensional. Alhasil, dia harus melakukan beberapa penyesuaian agar tidak rugi atau segera menjual saham yang sudah terlanjur dibeli.

Kemudian beralih ke pasar modal syariah sesuai keinginan, lalu melanjutkan untuk berinvestasi di pasar modal syariah pilihan.

  • Pakai Tips yang Salah

Tidak semua tips investasi saham bisa diterapkan, Anda perlu cek dan ricek tips yang didapat dari pihak lain. Apakah sesuai untuk diterapkan pada kondisi investasi Anda atau tidak. Hal inilah yang sering keliru dilakukan investor pemula di dunia bursa saham.

Kenapa Masih Harus Investasi Saham

Walaupun sudah bermasalah saat beli saham sebelumnya, sebenarnya bukan alasan untuk berhenti berharap pada saham. Anda tetap bisa melanjutkan investasi saham, sebab banyak alasan penting kenapa investasi ini penting dan bisa jadi pilihan.

  1. Pajak Kecil

Anda tak perlu mempersiapkan anggaran pajak investasi yang besar. Sebab untuk saham, nilai pajaknya lebih kecil jika disandingkan dengan instrumen lain di pasar modal atau properti dan lainnya. Kisarannya yaitu 0,1 persen, yang dihitung dari jumlah untung yang Anda terima.

  1. Margin Keuntungan Naik

Margin keuntungan dari saham bisa naik secara signifikan dalam waktu singkat. Anda bisa memanfaatkannya untuk meraih keuntungan besar, bahkan jika perusahaan mencapai capital gain maka investor seperti Anda juga akan kecipratan bonus lho!

  1. Modal Kecil Juga Bisa

Investasi saham, tidak perlu modal besar seperti investasi properti, tanah, emas, dan lainnya. Bahkan dengan modal Rp. 100.000 saja seseorang sudah bisa jadi investor saham, tentunya dengan syarat serta ketentuan yang berlaku.

Jadi, sekarang Anda bisa sedikit bernafas lega dan tahu apa yang harus dilakukan jika salah beli saham? Jangan langsung panik dan berhenti berinvestasi, selama Anda melakukan cara yang tepat maka investasi saham akan mendatangkan keuntungan bagi Anda.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *