Pilihan Investasi yang Menguntungkan, Inilah Daftar Saham Blue Chip Indonesia Terbaik

Saham Blue Chip Indonesia terbaik yang memberikan keuntungan bagi investor, khususnya investor pemula bisa menjadi pilihan terbaik untuk berinvestasi.

KENALI SAHAM BLUE CHIP TERBAIK DI INDONESIA TAHUN 2021

Istilah Saham Blue Chip mungkin sudah tidak asing lagi bagi kalangan yang memang memiliki pengalaman lebih dalam berinvestasi saham. Namun, nama ini terdengar asing bagi siapa saja yang belum pernah berinvestasi.

Saham Blue Chip adalah jenis saham terbaik yang diperoleh dari perusahaan-perusahaan dengan tingkat kinerja yang cukup tinggi, mumpuni di bursa, dan memiliki track-record baik dalam rentang waktu yang cukup panjang.

Terdapat lebih dari 600 saham yang tercatat pada BEI (Bursa Efek Indonesia).  Daftar Saham Blue Chip akan di update dalam waktu beberapa bulan, sehingga para investor dapat mencermatinya.

Berikut beberapa daftar Saham Blue Chip yang direkomendasikan karena memiliki performa serta reputasi yang cukup baik di Indonesia :

  1. Unilever

Setiap orang yang mendengar dan melihat kata ini pasti tidak asing, mengapa? Karena sebagian besar kebutuhan rumah tangga adalah produk dari Unilever. Sehingga, Unilever dikenal sebagai perusahaan besar yang menciptakan berbagai produk dan telah menjual ribuan produknya selama bertahun-tahun ke seluruh penjuru Indonesia.

Penjualan yang tinggi membuat Unilever di klaim menjadi perusahaan yang tidak memiliki hutang bank. Sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk menanamkan Saham Blue Chip.

Dengan harga Rp 1.940 per lembar, investor dapat menanamkan Saham UNVR (Kode saham dari Unilever) pada tahun 2003, kemudian meningkat di Bulan Januari 2018 seharga Rp 54.400.

Profit Unilever selalu meningkat di setiap tahunnya, pada tahun 2018 Unilever telah mencapai angka Rp 9 Triliun. Pencapaian yang sangat luar biasa.

Return of Equity atau ROE memberikan bukti terkait dengan kemampuan perusahaan Unilever yang tidak diragukan lagi dalam menghasilkan laba untuk pemegang saham.

Indikator yang sangat hebat tersebut membuat prediksi kenaikan harga pada beberapa tahun mendatang dengan perkiraan nominal yang tidak terkira.

  1. Indofood

Sama seperti Unilever, Indofood menjadi perusahaan yang tidak asing dikalangan masyarakat Indonesia. Perusahaan yang memproduksi produk mie instan untuk menjadi makanan alternatif masyarakat Indonesia ini sangat direkomendasikan untuk Saham Blue Chip.

Minat masyarakat Indonesia terhadap produk mie instan, menjadikan Indofood sebagai perusahaan penghasil produk makanan yang konsisten tumbuh dari tahun ke tahun.

Di tahun 2019, Indofood berhasil memberikan keuntungan kepada para pemegang saham (dividen) sebesar Rp 171 per saham dengan total Rp 1,5 T.

Saham Blue Chip di perusahaan makanan terbilang sangat aman, salah satunya adalah Indofood. Hal tersebut karena brand yang dimiliki oleh Indofood tidak perlu diragukan lagi.

  1. Astra Internasional

Beralih ke perusahaan yang bergerak di bidang industri mobil, PT. Astra International Tbk – ASII. Tidak hanya bergerak dibidang industri mobil, Astra juga menjual berbagai kendaraan bermotor, suku cadang, alat berat, persewaan, pertambangan, perkebunan, infrastruktur, serta teknologi informasi.

Adanya potensi kenaikan sebesar 41% dari harga yang ASII yang berada di angka Rp 7.696 per unit. Tahun ini menjadi saat yang tepat untuk mengumpulkan Saham Blue Chip pada perusahaan yang menjual dengan harga murah. Apalagi, ASII merupakan perusahaan dengan 6 lini bisnis yang bisa lebih berkembang lagi.

  1. Bank BCA

BBCA merupakan kode saham dari Bank Centra Asia (BCA). Bank ini mendapatkan kepercayaan yang sangat besar dari ribuan nasabah di seluruh penjuru Indonesia. Popularitas bank ini bisa dikatakan menjadi nomer 1 di Indonesia, mengalahkan bank-bank lainnya.

Tahun 2020 BCA memberikan keuntungan kepada para pemegang saham secara final sebsar Rp 555 per saham. Hal tersebut menjadikan BCA sebagai pilihan saham Blue Chip bagi sebagian besar investor.

  1. BRI (Bank Rakyat Indonesia)

Memiliki performa yang baik merupakan suatu hal yang menjadi pertimbangan bagi para investor untuk menanam saham. BRI menjadi bank yang aktif di bidang pedagangan bursa efek. Kode BBRI yang menjadi kode saham Bank BRI dipilih oleh banyak investor.

Saat ini, jumlah saham BRI di market berjumlah 123.345.810.000 dan berhasil mendapatkan profit bersih senilai Rp 34,42 T pada tahun 2019.

Saham Blue Chip yang bekerja sangat baik bagi BRI, menumbuhkan semangat dan komitmen yang cukup tinggi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, yaitu adanya pinjaman kredit kepada UMKM.

BRI berada di urutan kedua sebagai aset terbesar setelah Bank BCA. BRI sebagai bank yang memiliki peran besar terhadap pertumbuhan UMKM, mencatat adanya kredit yang stabil diatas industri tersebut, karena adanya pangsa pasar UMKM yang membuat BRI bersaing dengan berbagai kompetitor dan membuat kompetisi semakin sengit.

  1. Gudang Garam

Masyarakat Indonesia merupakan pangsa pasar produk rokok terbesar yang bisa membuat perusahaan memperoleh keuntungan yang cukup tinggi. Tidak hanya di Indonesia, perusahaan yang berdiri di Kota Kediri pada tahun 1958 ini juga cukup dikenal di luar negeri.

Meski telah memberikan peringatan mengenai bahaya merokok, pangsa pasar perusahaan ini masih tetap meluas dan penjualannya tidak pernah menurun drastis. Dengan tingkat penjualan yang cukup tinggi, Gudang Garam dapat memberikan keuntungan kepada para pemegang saham di angka yang terbilang tinggi.

Pada tahun 2020, profit bersih yang dihasilkan oleh Gudang Garan mencapai Rp 8,5 T. Rekomendasi bagi para investor untuk membeli saham dengan target harga sekitar Rp 66.300 dan Rp 58.100 per saham.

  1. Perusahaan Gas Negara (PGN)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) – PGAS adalah perusahaan bertaraf nasional yang bergerak di beberapa bidang, seperti transportasi serta distribusi gas bumi untuk memenuhi peran sebagai perusahaan yang memenuhi kebutuhan gas bumi domestik.

Sempat mengalami penurunan di angka Rp 2.9 Miliar Dolar AS di tahun 2016, namun perusahaan ini kembali bangkit dan meningkat di tahun 2017, serta 2019. Pada tahun kenaikan tersebut, PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGAS memiliki pendapatan sebesar 3.84 Miliar Dolar AS atau setara dengan Rp 54,4 T.

Adanya kenaikan kembali setelah terjadinya penurunan, membuktikan bahwa peforma dari perusahaan tersebut memang bagus dan berhasil melewati masa kristis yang akhirnya pulih kembali.

KENAPA HARUS SAHAM BLUE CHIP?

Berdasarkan pada pengertian Saham Blue Chip, investor berhak mendapatkan keuntungan untuk menanam Saham Blue Chip yang dibagikan oleh perusahaan bersangkutan. Oleh sebab itu, investor harus memilih perusahaan mana yang sekiranya berpotensi besar dalam menghasilkan keuntungan.

Dengan profit bersih dari perusahaan, akan membuat dividen diberikan secara rutin dan teratur kepada pemegang saham, hal tersebut berkaitan dengan kinerja dan kualitas dari perusahaan tersebut yang terus berkembang dan bertumbuh. Sebelum berinvestasi pilihlah perusahaan yang bisa diandalkan dengan melihat daftar Saham Blue Chip Terbaik di Indonesia tahun 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *