Apa Yang Harus Dilakukan Saat Harga Saham Turun Terus? Ini Jawabannya

Suatu saham tidak akan selamanya naik, lantas apa yang harus dilakukan saat harga saham turun terus? Jangan khawatir terlebih dahulu, sebab terdapat langkah-langkah yang setidaknya bisa dilakukan oleh seorang investor untuk menghadapi kondisi tersebut.

Berbicara mengenai suatu saham yang turun secara drastis, tentu hal tersebut sudah lumrah terjadi dalam dunia saham itu sendiri. Sehingga bagi kebanyakan investor lama, pasti pernah mengalaminya dan sudah terbiasa dengan kondisi tersebut.

Lantas, Apa yang Harus Dilakukan Saat Saham Turun Drastis?

Tapi hal tersebut bisa jadi masalah krusial khususnya untuk seorang investor pemula. Maka dari itu apabila Anda mengalami kondisi di mana saham turun secara drastis, lakukan langkah-langkah yang tepat agar semua prospek tetap terkendali. Sedangkan kondisi saham yang turun drastis bisa disebabkan oleh berbagai faktor.

Salah satunya yaitu imbas dari pandemi COVID-19. Sehingga faktor tersebut bukan hanya menyebabkan turunnya nilai saham di Indonesia, bahkan terjadi di seluruh dunia. Berbagai media secara resmi mengkonfirmasi, bahwa tidak sedikit saham yang turun secara drastis dikarenakan faktor tersebut.

Faktor Penyebab Harga Saham Turun

Meski begitu, turun ataupun naiknya nilai suatu saham memang termasuk hal yang lumrah. Selain pandemi COVID-19 yang mempengaruhi turunnya nilai saham tadi, terdapat berbagai faktor lainnya yang juga mempengaruhi naik dan turunnya nilai suatu saham.

Bagi investor pemula, penting untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi nilai suatu saham menjadi naik hingga turun drastis berikut ini:

  • Aksi korporasi yang dilakukan suatu perusahaan.
  • Gambaran kinerja dari suatu perusahaan di masa mendatang.
  • Rumor dan penilaian dari pasar saham.
  • Faktor manipulasi dari pasar saham.
  • Kebijakan dari pemerintah.
  • Fluktuasi kurs rupiah akan mata uang asing.
  • Kondisi fundamental dalam ekonomi makro.
  • Faktor yang berujung pada kepanikan.

Tips Mengatasi Nilai Saham yang Turun Secara Drastis

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan oleh seorang investor untuk menghadapi kondisi saham yang turun secara drastis:

  1. Tetap Tenang dan Pantau Perkembangan Saham

Mendapati saham turun secara drastis kemudian panik merupakan hal yang manusiawi. Namun, jika berlarut-larut dalam kepanikan justru bisa membuat seorang investor semakin merugi di kemudian hari.

Karena jika seorang investor panik berlama-lama, ia tidak akan bisa mengontrol dirinya dengan baik. Sehingga dalam kondisi tersebut, seorang investor bisa-bisa mengambil langkah yang salah. Artinya akan terjadi kesalah baru dan bisa menimbulkan kerugian secara bertubi-tubi.

Untuk mengatasi hal tersebut, seorang investor yang cerdas bisa berusaha untuk lebih tenang. Setelah itu, pantau kembali perkembangan investasi saham secara berkala. Dengan begini, mengatasi saham yang turun secara drastis bisa dihadapi dengan lebih baik lagi.

  1. Tidak Mencairkan Saham yang Turun

Baik investor lama maupun pemula, tidak sedikit dari mereka yang panik kemudian langsung memutuskan mencairkan sahamnya dikarenakan nilainya turun drastis. Biasanya hal ini dilakukan karena setiap dari mereka tidak ingin mengalami kerugian.

Namun jangan salah, karena nilai saham yang turun hanya berpotensi mengalami kerugian saja. Artinya, seorang investor belum tentu rugi secara keseluruhan. Justru ketika saham dicairkan, di sinilah seorang investor akan mengalami kerugian secara permanen.

Maka dari itu, yang harus dilakukan adalah tidak mencairkan saham yang nilainya tengah turun tadi. Seorang investor bisa melakukan strategi lain, yang mana dengan melihat perkembangan saham di hari berikutnya secara berkala. Karena bisa saja suatu saham berpotensi naik secara tak terduga.

  1. Manfaatkan untuk Membeli Saham Fundamental

Jangan salah, meski mendapati kondisi saham yang turun secara drastis di sini seorang investor bisa memanfaatkannya. Caranya Anda bisa membeli suatu saham yang nilainya tengah turun secara drastis tersebut di Bursa Efek.

Dengan catatan, Anda harus berani mengambil resiko di dalamnya. Sebab tidak ada yang tahu, jika nilai saham tersebut bisa berangsur naik secara signifikan di kemudian hari. Di samping itu, belilah saham suatu perusahaan yang nilainya sedang turun dan kualitasnya sudah tak diragukan.

Anda bisa membeli suatu saham dengan fundamental yang kuat sehingga tak diragukan lagi kualitasnya. Misalnya dengan menilik latar belakang dari perusahaan, mengetahui aspek perekonomiannya yang stabil dan lain sebagainya.

  1. Mengingat Target Jangka Panjang Investasi Saham

Seorang investor yang cerdas tentunya memiliki tujuan investasi yang bukan main-main. Seperti memilih untuk melakukan investasi saham yang memiliki jangka waktu panjang. Pilihan tersebut pastilah menargetkan untuk finansial yang lebih baik lagi di masa mendatang.

Dengan begini, yang bisa dilakukan untuk menghadapi kondisi saham yang tiba-tiba turun secara drastis pastilah dengan mengingat target awal tadi. Dengan memfokuskan pada target awal tadi, Anda nantinya akan tetap bertahan dan melanjutkan investasi saham bagaimanapun kondisi saham yang dialami.

  1. Melakukan Evaluasi Anggaran Keuangan

Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan untuk mengatasi saham yang turun drastis ialah dengan melakukan evaluasi anggaran keuangan. Khususnya anggaran keuangan dalam jangka waktu per bulan.

Dengan begitu seorang investor bisa melakukan berbagai langkah, seperti memilih berhemat hingga nilai saham kembali membaik. Langkah lainnya yang bisa dilakukan ialah dengan cara memisahkan pendapatan yang diutamakan untuk berbagai pengeluaran penting terlebih dahulu.

Setelah semua anggaran dalam satu bulan bisa terpenuhi dengan baik, simpanlah anggaran yang tersisa untuk kebutuhan lainnya. Misalnya anggaran tersebut ditabungkan untuk dijadikan sebagai dana darurat dan lainnya.

  1. Anggap Saja Sedang Menabung

Memang setiap investasi memiliki resikonya tersendiri, tak terkecuali dengan investasi saham ini. Dan apabila mendapati kondisi saham turun secara drastis, tidak ada salahnya untuk menganggap kondisi tersebut sebagai lahan tabungan.

Anggap saja investasi saham tersebut diilustrasikan sebagai menabung yang dilakukan secara rutin. Sehingga keuntungan yang diraih nantinya berpotensi cukup besar. Di sini seorang investor bisa menyisihkan pendapatannya sebanyak 10-15% untuk membeli suatu saham.

Karena sejatinya setiap orang melakukan investasi saham dengan nilai yang berbeda-beda. Maka, anggap saja sedang menabung karena setiap nilai saham bisa berubah tanpa terduga. Dengan kata lain, nilai suatu saham tidak akan selamanya merosot ke bawah.

Tidak Pernah Lelah untuk Belajar Mengenai Investasi Saham

Dalam dunia investasi saham memang sudah lumrah jika nilai suatu saham kerapkali mengalami kenaikan atau penurunan secara drastis. Mengingat suatu saham bisa mengalami perkembangan yang disebabkan oleh banyak faktor pendukung.

Karenanya setiap investor bisa menjadikan setiap kondisi yang telah dialami sebagai pengalaman. Hal ini agar bisa menjalankan investasi saham lebih baik lagi di kemudian hari. Jangan pernah lelah untuk belajar mengenai investasi saham dan semua yang berkaitan dengannya.

Maka, apa yang harus dilakukan saat saham turun drastis? jawaban di atas bisa langsung Anda praktekkan saat ini juga. Tentu saja mengatasi kondisi tersebut dengan langkah-langkah di atas, diharapkan bisa meminimalisir resiko kerugian yang ada.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *