Apa Perbedaan Saham Dan Obligasi? Simak Penjelasan Berikut

Investasi dapat dilakukan dengan sarana saham, obligasi dan lainnya. Namun tahukah anda apa perbedaan saham dan obligasi?. meskipun kedua jenis investasi ini dapat menghasikan keuntungan kepada investor, saham dan obligasi memiliki beberapa perbedaan.

Untuk mengetahui mengenai perbedaan antara saham dan obligasi, Anda dapat membaca dari awal sampai dengan akhir artikel ini, karena pembahasan kali ini adalah mengenai perbedaan antara kedua sarana investasi tersebut.

Pengertian Saham dan Obligasi

Berdasarkan penjelasan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) saham adalah tanda penyertaan modal seseorang atau badan usaha dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Saham dapat digunakan sebagai salah satu instrumen dalam menentukan kepemilikan atas suatu badan usaha yang berbentuk surat berharga.

Sedangkan obligasi berdasarkan penjelasan dalam Bursa Efek Indonesia (BEI), Obligasi adalah surat utang jangka menengah atau panjang yang dapat dipindah tangankan yang berisikan janji dari pihak penerbit untuk membayarkan imbalan berupa bunga pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan kepada pihak pembeli.

Pihak penerbit Saham dan Obligasi

Perbedaan saham dan obligasi berikutnya adalah pihak penerbitan surat berharga tersebut. Saham diterbitkan oleh perusahaan terbuka (Go Publik) yang terdaftar pada bursa atau pasar modal. contoh saham adalah saham milik PT. Bank Rakyat Indonesia (persero) dengan kode di bursa efek saham BBRI, saham milik PT. Aneka Tambang TBK dengan kode di bursa efek ANTM dan lain-lain.

Sedangkan obligasi diterbitkan oleh pemerintah, perusahaan swasta maupun BUMN. Contoh obligasi adalah Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan Surat Utang Negara (SUN) yang menjadi salah satu bentuk surat berharga milik negara.

Jatuh Tempo Saham dan Obligasi

Perbedaan saham dan obligasi juga terletak pada jatuh tempo atau jangka waktu berlakunya. Dimana jatuh tempo saham adalah berlaku selama perusahaan masih beroperasi.

Sedangkan obligasi berlaku sesuai dengan jangka waktu tertentu sesuai dengan masa berlakunya.

Perhitungan Pembagian Keuntungan Saham dan Obligasi

Pembagian keuntungan saham dihitung berdasarkan jumlah laba bersih yang didapatkan oleh perusahaan, kemudian akan dibagikan kepada pemegang saham berupa dividen sebesar jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham tersebut.

Sedangkan pembagian keuntungan obligasi dihitung berdasarkan hasil pokok hutang ditambahkan dengan besaran bunga yang didapatkan.

Kewajiban Pembayaran Hasil Saham Dan Obligasi

Pembayaran hasil saham berupa dividen wajib dilakukan oleh perusahaan kepada pemegang saham selama perusahaan mendapatkan laba dari hasil operasi perusahaan. Apabila perusahaan mengalami kerugian maka hasil saham (dividen) yang dimliki oleh setiap pemegangnya bisa saja tidak dibayarkan.

Sedangkan pembayaran hasil obligasi tidak berdasarkan laba tetapi sesuai dengan jatuh tempo pembayaran yang telah ditetapkan.

Preferensi Risiko Saham Dan Obligasi

Risiko yang diperoleh saham lebih tinggi dibandingkan obligasi. hal ini karena saham harganya dapat berubah-ubah sesuai dengan kinerja perusahaan. Dalam memilih berinvestasi saham investor harus cermat karena dalam keadaan apapun pihak pemegang saham bertanggung jawab terhadap perusahaan.

Sedangkan obligasi relatif lebih rendah risikonya karena tidak bergantung pada kinerja perusahaan melainkan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati sebelumnya.

Besaran Nilai Keuntungan Saham Dan Obligasi

Besaran keuntungan saham dapat fluktuatif atau naik turun karena nilai saham dapat berubah di setiap periodenya sesuai dengan tingkat keuntungan yang diperoleh perusahaan.

Sedangkan nilai keuntungan dari obligasi relatif stabil sehingga jumlah nilai keuntungan yang didapatkan oleh pemegang obligasi akan relatif sama nilainya pada setiap periode.

Pengenaan Pajak Saham Dan Obligasi

Saham akan dikenakan pajak atas keuntungan (dividen) yang didapatkan sehingga nilai keuntungan yang didapatkan akan mengalami penurunan karena terdapat biaya pajak yang harus dibayarkan kepada negara.

Sedangkan pengenaan pajak obligasi adalah tidak dikenakan pajak meskipun terdapat atau tidak terdapatnya keuntungan yang diperoleh dari aktivitas investasi.

Kebijakan saham dan obligasi saat terjadi likuidasi

Likuidasi terjadi apabila perusahaan mengalami kebangkrutan atau pailit. Kebijakan saham saat terjadi likuidasi adalah dibayarkan sesuai dengan porsi kepemilikan saham saat utang perusahaan telah dilunasi. Apabila jumlah kekayaan perusahaan telah habis untuk membayarkan utang perusahaan dan obligasi, maka pemegang saham dapat saja tidak mendapatkan apapun karena pemegang saham ikut bertanggung jawab atas perusahaan tersebut.

Sedangkan bila terjadi likuidasi pemilik obligasi akan diprioritaskan dan tetap mendapatkan bunga dan modal sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat. Jadi pihak yang memiliki obligasi akan lebih di prioritaskan karena salah satu hal yang harus dilakukan perusahaan ketika terjadi likuidasi adalah melunasi utang perusahaan serta obligasi.

Hak Suara Dalam Penetuan Kebijakan Saham Dan Obligasi

Penentuan kebijakan dalam saham setiap pemegangnya memiliki hak suara untuk ikut campur dalam penentuan kebijakan yang akan diambil oleh perusahaan. Sehingga dalam saham keputusan yang akan diambil oleh perusahaan nantinya akan didiskusian terlebih dahulu dengan para pemegang sahamnya.

Sedangkan dalam obligasi pemilik obligasi tidak diberikan hak untuk mengambil kebijakan yang akan dilakukan oleh perusahan.

Persamaan Saham dan Obligasi

Saham dan obligasi merupakan instrumen dalam melakukan investasi dan dapat memberikan keuntungan bagi investor. Selain memiliki perbedaan, saham dan obligasi juga memiliki persamaan. Apa saja persamaannya? berikut ini adalah penjelasannya.

Memiliki Klaim Atas Keuntungan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya saham dan obligasi sama-sama dapat memberikan keuntungan bagi pelaku investasi. Mesikipun perhitungan keuntungannya berbeda, kedua jenis investasi ini akan tetap memberikan klaim atas keuntungan yang didapatkan dan dapat dicairkan sesuai dengan tanggal yang telah disepakati antara penyedia dengan investor.

Sama-Sama Merupakan Surat Berharga

Bentuk dari saham dan obligasi merupakan surat perjanjian antara pihak penyedia dengan investor. Kemudian kedua surat berharga ini dapat diperjual belikan dalam bursa efek maupun dalam pasar modal.

Memiliki Hak Tebus

Saham dan obligasi sama-sama memiliki hak untuk ditebus. Maksudnya adalah kedua jenis instrumen investasi ini dapat ditukar dengan uang selama surat berharga ini masih berlaku.

Lebih Baik Berinvestasi Saham Atau Obligasi?

Untuk menjawab pertanyaan terkait lebih baik berinvestasi saham atau obligasi, jawabannya adalah sesuai dengan preferensi risiko dari masing-masing investor yang akan melakukan investasi. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa risiko yang dimiliki saham lebih tinggi dibanding obligasi, maka saham lebih cocok kepada investor agresif  baik muda maupun tua yang menyukai risiko tinggi, tidak takut dengan kerugian dan memiliki dana relatif tinggi.

Sedangkan obligasi cocok bagi investor yang cenderung lebih memilih bermain aman, maksudnya adalah investor ini lebih mementingkan hasil yang lebih pasti dengan risiko yang rendah. selain itu obligasi juga cocok kepada investor yang sudah memasuki usia tua karena keuangan akan relatif lebih aman.

Jadi untuk memilik mana yang lebih baik untuk investasi antara saham dan obligasi, sesuaikan dahulu dengan preferensi risiko yang akan diambil, karena apabila tidak sesuai dikhawatirkan akan menyebabkan kerugian dalam berinvestasi.

Itulah tadi penjelasan terkait perbedaan antara investasi dalam bentuk saham dan obligasi. Selain terdapat beberapa perbedaan mendasar antara perlakukan dalam saham dan obligasi, Juga terdapat beberapa persamaan antara saham dan obligasi.

Setelah mendapatkan informasi mengenai perbedaan saham dan obligasi, para investor dapat memilih preferensi yang akan diambil dalam melakukan investasi. Tentunya perluh disesuaikan dengan minat dan pertimbangan oleh masing-masing investor agar investasi yang dijalankan dapat menghasilkan keuntungan.

Sekian informasi perbedaan saham dan obligasi, terimakasih sudah mampir dan jangan lupa mampir kembali untuk mendapatkan informasi menarik lainnya. Jaga kesehatan selalu dan jangan lupa melaksanakan kewajiban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *