Mari Mengenal Karakteristik dan Pengertian Komoditas

Masih banyak orang yang tidak tahu akan pengertian komoditas. Namun, bagi sebagian orang yang telah menggeluti dunia ekonomi dan bisnis secara langsung maupun tidak langsung, pasti sudah tidak asing dengan istilah komoditas.

Komoditas sendiri didefinisikan sebagai barang dasar berwujud yang pada umumnya digunakan dalam kegiatan perdagangan dan dapat ditukar dengan barang lain yang memiliki nilai sepadan atau sama untuk mendapatkan keuntungan. Komoditas tergolong sebagai benda nyata yang mudah untuk diperjualbelikan karena hampir setiap saat pasti dibutuhkan oleh konsumen tanpa memandang usia dan statusnya.

Selain itu, komoditas juga bisa dibilang sebagai bagian penting dalam kegiatan berbisnis dan ekonomi, baik dalam skala lokal, nasional, atau pun internasional. Maka dari itu, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bagi sebagian orang yang telah menggeluti dunia ekonomi dan bisnis pasti sudah tidak asing dengan istilah ini.

Dalam pembahasan yang lebih umum, valuta asing, indeks, dan instrument juga bisa tergolong sebagai komoditas karena ketiga hal itu termasuk golongan produk yang mudah untuk diperjualbelikan dan sesuai dengan tujuan dari kegiatan perdagangan komoditas itu sendiri yang tidak lain dan tidak bukan adalah untuk memperoleh keuntungan. Maka dari itu, bisa dikatakan bahwa kegiatan komoditas tidak hanya mencakup pada barang/produk kebutuhan sehari-hari saja.

komoditas adalah

Fakta mengenai pengertian komoditas lainnya

Istilah komoditas berasal dari bahasa Inggris, yaitu commodity dan diserap dari bahasa Perancis yakni commodite yang berartikan sesuatu yang memberikan kesenangan dalam layanan juga kualitasnya. Istilah ini digunakan dan dikenal oleh masyarakat luas sejak abad ke 15 di Inggris.

Dan fakta lain mengenai pengertian dari komoditas adalah, jika dilihat berdasarkan sifatnya, komoditas terbagi menjadi 2 jenis. Berikut kedua jenis komoditas berdasarkan sifatnya beserta penjelasannya masing-masing:

  1. Komoditas Keras

Komoditas keras adalah beragam macam produk yang diperoleh dari hasil alam dengan kegiatan pertambangan dan ekstraksi, contohnya logam, minyak bumi, dan lain sebagainya. Sebagian besar dari komoditas jenis keras didominasi oleh beragam produk energi, yaitu gas alam, minyak, dan batu bara.

Oleh karena itulah, tidak mengherankan negara yang menggantungkan ekspor produknya memiliki nilai mata uang yang sangat-sangat berpengaruh dengan volatilitas harga komoditas yang diekspornya.

  1. Komoditas Lunak

Komoditas lunak adalah beragam macam produk yang diperoleh dari hasil peternakan, perhutanan, dan juga pertanian, contohnya beras, gula, garam, kedelai, jagung, karet, daging sapi, ikan, susu sapi, biji kopi, daun teh, daging ayam, sawit, dan lain sebagainya.

Harga dari jenis komoditas lunak memiliki pergerakan yang tidak tetap. Itu berarti, harga yang dimilikinya bisa naik dan turun secara tiba-tiba yang disebabkan karena adanya pengaruh kondisi alam dan iklim cuaca yang tidak menentu.

Maka dari itu, kekurangan dari komoditas jenis ini adalah harganya tidak bisa diprediksi secara akurat dan produknya tidak selalu tersedia di setiap negara dan hanya ada di beberapa pilihan negara saja.

komoditas

Karakteristik pasar komoditas

Salah satu hal yang kerap kali memicu pasar komoditas adalah karena munculnya prinsip dasar ekonomi yang terkait dengan tingkat penawaran dan permintaan. Hal ini memiliki arti ketika suatu pasar komoditas mempunyai keterbatasan barang, maka akan selalu ada permintaan yang tidak bisa terpenuhi, dan begitu pun juga sebaliknya.

Akan demikian, ketika ekonomi global menampilkan negara kompetitor yang baru seperti negara India dan China, maka ketersediaan besi akan berkurang untuk negara-negara lainnya.

Maka bisa dikatakan bahwa karakteristik pasar komoditas sangat mudah untuk dipahami bahkan oleh beberapa orang yang masih awam dengan topik ini.

komoditas ekspor indonesia

Jenis-jenis produk komoditas

Jika tadi kita sudah membahas tentang jenis-jenis komoditas jika dilihat berdasarkan sifatnya yang terbagi menjadi 2 jenis, sekarang mari membahas tentang jenis-jenis produk komoditas jika dilihat berdasarkan sistem perdagangannya. Jenis komoditas yang dilihat berdasarkan sistem perdagangannya terbagi menjadi 4 jenis, yaitu:

  1. Logam

Jenis yang pertama adalah logam. Komoditas yang berasal dari jenis logam adalah berbagai produk atau barang yang dihasilkan dari pertambangan dan bersifat logam. Komoditas dari jenis ini juga masih terbagi menjadi 2 jenis, yaitu logam industri dan logam berharga.

Produk dari jenis logam industri adalah tembaga, nikel, aluminium, magnesium, cobalt, titanium, timah, dan produk-produk sejenis itu lainnya. Pada umumnya, produk dari jenis logam industri diperdagangkan dengan menggunakan satuan metric berupa ons, kilogram, dan ton.

Sedangkan produk dari jenis logam berharga adalah emas, perak, platinum, dan palladium. Biasanya, komoditas/produk dari jenis ini dihitung dengan menggunakan satuan troy ons. Namun, khusus untuk produk emas, sistem perdagangannya bisa dilakukan dengan menggunakan satuan kilogram.

  1. Energi

Sama dengan komoditas jenis logam, komoditas energi juga berupa produk yang diperoleh dari hasil tambang dan eksplorasi. Hanya saja yang menjadi perbedaannya adalah produk dari jenis ini bisa dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan bakar.

Biasanya, produk dari komoditas jenis ini diperjualbelikan dalam skala internasional dengan menggunakan satuan metrik, ton, dan barel. Contoh dari produk komoditas jenis ini adalah diesel, gas alam, minyak bumi, dan batu bara.

  1. Pertanian

Untuk produk komoditas jenis pertanian dapat dimanfaatkan untuk memenuhi keperluan atau kebutuhan manusia. Komoditas dari jenis ini juga masih bisa dibagi menjadi 2 jenis, yaitu dari hasil perhutanan dan hasil pertanian itu sendiri.

Mari mengurai contoh dari produk komoditas hasil perhutanan terlebih dahulu. Contohnya adalah karet, sawit, rotan, dan produk sejenis itu lainnya.

Lalu apa saja contoh produk komoditas dari hasil pertanian? Contoh produk komoditas dari hasil pertanian adalah beras, jagung, kedelai, kopi, gula, gandum, dan produk sejenis itu lainnya.

Produk komoditas dari jenis ini biasanya dihitung dengan menggunakan satuan ons, gantang, ton, dan kilogram.

  1. Peternakan

Jenis komoditas yang paling terakhir adalah peternakan. Produk komoditas ini sesuai dengan namanya berasal dari peternakan dan mencakup juga ternak hidup, contohnya daging, susu, dan pakan-pakannya.

Contoh lainnya dari komoditas jenis ini sangatlah beragam, yaitu ayam, sapi, babi, daging sapi, daging babi, daging ayam, susu sapi, pakan ternak, dan produk-produk sejenis ini lainnya. Produk komoditas dari jenis ini adalah yang paling mudah untuk dipelajari, karena contohnya sangatlah mudah ditemui di kehidupan sehari-hari manusia.

Dalam sistem perdagangannya, produk komoditas jenis peternakan biasanya menggunakan hitungan dalam satuan pon.

Itu saja pengertian komoditas yang perlu untuk kamu ketahui. Hal ini bisa sangat bermanfaat bagi orang-orang yang sedang berkeinginan untuk terjun ke dunia bisnis atau pun kegiatan ekonomi lainnya. Pelajari terlebih dahulu pengertian dari komoditas ini untuk membuahkan hasil yang menguntungkan bagi bisnis yang kamu jalankan. Namun, pembahasan ini juga bisa digunakan hanya untuk menambah ilmu saja tanpa memulai suatu bisnis atau kegiatan ekonomi lainnya. Semoga artikel ini bisa benar-benar bermanfaat bagi banyak orang.

7 thoughts on “Mari Mengenal Karakteristik dan Pengertian Komoditas”

  1. menambah wawasan tentang komoditas, jadi tau jika komoditas keras terdiri dari alam dan tambang, sedangkan lunak dari hasil peternakan pertanian dan hasil hutan

    nice artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *