Yuk Kenali Pengertian Investasi, Jenis, Hingga Plus Minusnya

Kondisi ekonomi yang tidak menentu, membuat banyak orang berupaya mencari solusi agar tidak terkena imbas. Selain mencari kerja sampingan dan menabung, investasi adalah cara yang banyak dipilih. Dengan pengertian investasi yang sangat mudah dipahami, sudah banyak orang sukses meraih masa depan finansial terbaiknya.

Pengertian Investasi Adalah

Jika ditilik dari kacamata sederhana, investasi yaitu upaya yang dilakukan kelompok atau perorangan untuk memperbanyak jumlah uangnya sekarang dalam jangka waktu tertentu. Bisa juga disebut memanfaatkan aset atau uang dengan harapan mendapat keuntungan di masa yang akan datang.

Sedangkan menurut ahli, Jogiyanto misalnya, mengungkapkan istilah ini sebagai upaya menunda konsumsi keuangan saat ini, dalam masa produksi efisien untuk dimanfaatkan nanti.

Downess dan Goodman menilainya sebagai penanaman uang dalam berbagai bentuk seperti usaha, pada waktu tertentu. Terutama bagi yang mau mendapat keuntungan dari upaya tersebut.

Dalam realisasinya, siapa saja bisa melakukan investasi dalam bentuk apapun dan dengan modal berapapun. Jadi, tidak hanya terbatas pada kalangan tertentu saja. Apalagi saat ini sudah semakin banyak instrumen investasi yang menunjang penanaman modal jangka pendek dengan jumlah kecil berbuah besar.

Kebanyakan orang yang melakukan investasi, selain untuk mengamankan finansial jangka panjang juga untuk mendapat untung. Fungsinya tentu sangat beragam, mulai dari modal bisnis jangka panjang, biaya hidup keluarga, atau tabungan untuk hari tua ketika sudah tidak lagi bekerja.

4 Jenis Investasi

Secara garis besar, investasi itu ada empat jenis. Masing-masingnya punya beberapa pilihan yang saat ini banyak dipakai berbagai kalangan untuk meraih keuntungan.

  • Berdasarkan Bentuk

Merupakan investasi yang dilihat dari sudut pandang bagaimana Anda menggunakan modal untuk berinvestasi. Ada dua ragamnya yang mudah ditemukan di tengah masyarakat.

Pertama, investasi langsung adalah menempatkan dana untuk membeli sebuah usaha atau membangun usaha itu dari nol hingga memberikan hasil fantastis di masa depan.

Kedua, investasi portofolio yaitu investasi dimana modal ditempatkan pada media yang tepat yaitu pasar modal. Kemudian modal dijadikan berbagai instrumen surat-surat berharga yang bisa diuangkan sesuai jangka waktu tertentu.

  • Berdasarkan Pengaruh

Adalah investasi yang dilakukan berlandaskan faktor-faktor tertentu yang mempengaruhinya. Ada yang disebut investasi induced, dimana investasi akan dipengaruhi oleh kenaikan permintaan produk usaha. Contohnya seperti penghasilan tambahan dari bunga bank akibat investasi yang dilakukan bersama perbankan.

Ada juga yang disebut autonomous, yaitu investasi tanpa pengaruh pendapatan. Dia akan menghasilkan keuntungan dari dirinya sendiri, contohnya investasi saham,obligasi, deposito, dan surat berharga lainnya.

  • Berdasarkan Aset

Adalah investasi yang dilihat dari jenis aset sebagai modal investasi. Biasanya berupa barang milik sendiri atau perusahaan, dengan nilai tinggi dan cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Contoh, tanah, rumah, mobil, motor, emas, dan banyak lagi/

Bisa juga diartikan sebagai investasi dalam bentuk surat menyurat yang bisa diklaim menjadi uang pada jangka waktu tertentu.

  • Berdasarkan Sumber Pembiayaan

Jenis ini didasarkan dari mana modal didapatkan. Secara umum ada dua macamnya, yaitu investasi yang asalnya dari modal dalam negeri baik perorangan maupun perusahaan. Kemudian berasal dari modal asing tau pihak yang berasal dari luar sebuah negara.

Contohnya. Yaitu investasi pembangunan jalan tol yang didapat dari investor asal Arab Saudi yang ingin mendapatkan keuntungan signifikan dari tol tersebut di masa depan.

Manfaat Investasi

Percaya atau tidak, investasi punya banyak manfaat lho! Mau tahu apa saja?

  1. Mengajarkan seseorang untuk memetakan potensi keuntungan jangka panjang
  2. Memenuhi banyak kebutuhan jangka pendek dan panjang, sesuai jenis dan bentuk investasi yang dipilih
  3. Berapapun uang Anda, bisa dijadikan aset investasi dan menghasilkan keuntungan besar ketika dijalani dengan total, fokus, dan berdasarkan analisa yang jelas.

Apa Saja yang Mempengaruhi Investasi?

Ketika akan berinvestasi, seseorang harus mengetahui faktor-faktor yang akan berpengaruh pada investasi yang akan dilakukannya. Jika tidak, maka bisa saja kerugian yang didapatkannya di akhir masa investasi nanti. Lantas apa saja faktor tersebut?

  • Suku Bunga

Ketika tingkat bunga perbankan naik atau turun berdasarkan Suku Bunga Bank Indonesia atau patokan lainnya, akan berdampak signifikan pada sebuah investasi.

Terutama yang bergerak di bidang usaha, sebab semua kegiatan produksi mulai dari pengolahan hingga pemasaran. Alasannya? Semua proses tersebut butuh modal, yang bisa saja berasal perbankan tempat pemilik modal menyimpan uang dan asetnya.

  • Nilai Tukar

Nilai tukar uang di suatu negara dengan mata uang negara lain, juga jadi faktor pengaruh berikutnya. Sebab, transaksi investasi tentu membutuhkan nilai tukar sebagai acuan transaksi.

Ketika nilai tukar tinggi, maka kemungkinan investasi mendapatkan untung sangat terbuka lebar. Contohnya, tahun lalu Anda investasi emas seharga Rp. 1 juta dan sekarang akibat nilai tukar rupiah naik signifikan terhadap mata uang asing, maka Anda bisa menjual emas itu kembali dengan harga tiga kali lipat.

Sama halnya ketika nilai tukar turun, alhasil keuntungan yang diharapkan tentu akan jadi mimpi belaka.

  • Infrastruktur

Ketika infrastruktur di sebuah kawasan sangat bagus dan menunjang berbagai aktivitas ekonomi, di sana akan menjadi sumber investasi yang menguntungkan. Begitu juga sebaliknya, ketika infrastruktur lemah maka investasi akan jalan ditempat. Sebab orang enggan melakukan investasi disana.

Contohnya, di kawasan Karawang yang saat ini sudah jadi kawasan industri dimana infrastuktur dibangun semaksimal mungkin, investor asing juga tak segan menggelontorkan uang banyak untuk membangun usaha disana.

  • Inflasi

Ketika inflasi terjadi, orang akan berpikir berulang kali untuk melakukan investasi. Kebanyakan akan menunggu inflasi reda, walaupun hanya untuk investasi skala kecil. Investor bahkan mungkin Anda pasti tak ingin merugi dengan mengeluarkan uang banyak sementara pertumbuhan ekonomi di Indonesia sedang tidak stabil.

Bisa-bisa, investasi yang dilakukan akan gagal di tengah jalan tanpa hasil apapun. Contohnya, berusaha investasi perumahan mewah saat krisis ekonomi. Pastinya konsumen tidak mau ambil resiko membelinya. Mereka cenderung mengalokasikan dana untuk kebutuhan yang lebih riil untuk jangka panjang, agar finansial tetap terjamin.

Trik Berinvestasi Agar Dapat Untung

Tidak muluk-muluk, trik investasi yang perlu diterapkan berhubungan dengan kesiapan Anda sebagai investor dalam memetakan target investasi. Baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek.

Trik berikutnya adalah, menentukan dengan pasti apa tujuan Anda untuk berinvestasi. Apakah untuk menabung atau ingin membeli sesuatu dalam beberapa tahun ke depan. Dengan tujuan jelas, akan mudah memilih jenis dan instrumen investasi yang akan digunakan.

Masih ada satu trik lagi yang perlu diterapkan yaitu, mampu menganalisa resiko jangka pendek dan panjang dari investasi yang dilakukan. Jika tidak mampu, Anda bisa melibatkan ahli untuk membantu Anda. Gunanya, supaya investasi yang dilakukan nanti benar-benar sesuai dengan tujuan yang diinginkan.

Jangan takut untuk berinvestasi! selama Anda sudah paham pengertian investasi, hingga cara yang tepat untuk memulai dan mengelolanya maka hasilnya akan membuat Anda puas. Bukan saja finansial, tapi wawasan juga akan bertambah di bidang ekonomi, bisnis, dan banyak hal lainnya. Tidak percaya? Coba saja!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *