Pengertian Bursa Efek Indonesia (BEI IDX), Produk, hingga Sektor yang Wajib Kalian Ketahui!

Saat ini investasi sudah menjadi hal umum yang dilakukan oleh kebanyakan anak muda hingga orang dewasa. Investasi dilakukan agar dapat memetik keuntungan.

Banyak sekali jalan investasi yang bisa ditempuh. Akan tetapi untuk menghindarkan dari resiko tinggi sebaiknya melakukan investasi melalui badan terpercaya yang sudah terbukti keamanannya berdasarkan regulasi yang berlaku.

BEI (Bursa Efek Indonesia) merupakan media/ platform terpercaya untuk melakukan investasi melalui perantara pedagangan efek di dalamnya yang telah terdaftar.

Akan tetapi sebelumnya kalian harus mengetahui apa itu BEI IDX.

Pengertian Bursa Efek Indonesia (BEI IDX)

Pengertian Bursa Efek Indonesia (BEI IDX) merupakan suatu media / platform pasar modal yang ada di Indonesia. Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan hasil penggabungan dari Bursa Efek Surabaya (BES) sebagai pasar penyedia derivatif dan obligasi dengan Bursa Efek Jakarata (BEJ) sebagai pasar saham.

Penggabungan 2 Bursa Efek ini terjadi pada tahun 2007 dengan harapan dapat menstabilkan dan menciptakan sistem perekonomian Indonesia yang lebih baik dari sebelumnya.

BEI merupakan salah satu bursa saham yang mana dapat memberikan sumber pembiayaan untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional dan untuk memberikan peluang investasi kepada para investor.

Awal berdirinya BEI ini adalah ketika pada tanggal 14 Desember 1912 pemerintah Hindia Belanda membangun Bursa Efek di Batavia. Produk Investasi yang diperdagangkan adalah saham dan obligasi dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia. Bursa Efek di Batavia ini nantinya yang menjadi cikal bakal dari BEI.

Peran BEI bagi perusahaan di Indonesia sangatlah penting, karena melalui BEI perusahaan bisa mendapatkan modal dengan jalan go public (penawaran saham dari perusahaan dengan masyarakat umum) dan tentunya dengan menggunakan dasar aturan dari UU Pasar Modal dan Peratura Pelaksanaan yang ketat.

Melalui media online dan offline seperti media cetak,  BEI memberikan informasi seputar saham yang bisa didapatkan dengan lengkap mulai dari info pergerakan saham hingga perkembangan bursa.

Jika ingin berinvetasi di BEI kalian harus menjadi anggota di broker. Broker merupakan perantara pedagang efek yang sudah mempunyai izin usaha dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang telah memenuhi ketentuan dalam peraturan bursa yang telah ditetapkan.

Tentunya BEI ini merupakan media yang sangat aman karena ada sistem regulasi di dalamnya sehingga kedua belah pihak dapat terhindarkan dari tarnsaksi yang beresiko tinggi.

Produk (Instrumen Keuangan) di Bursa Efek Indonesia

ada 4 produk yang diperjualbelikan di pasar modal Indonesia (BEI) yaitu saham, obligasi, reksadana, instrumen, serta derivatif.

  1. Saham

Saham merupakan kertas sebagai tanda/ surat pernyataan penting mengenai kepemilikian saham pada perusahaan atau badan yang berkaitan. Namun, di era modern ini bentuk saham sudah tidak hanya berbatas pada bentuk fisik kertas akan tetapi sudah beralih ke bentuk dalam sistem informasi elektronik sehingga lebih efisien untuk diakses.

Melalui saham, kalian dapat memperoleh deviden yang dibayarkan oleh perusahaan. Jumlah deviden yang didapatkan ini tergantung dari kebijakan deviden interim dari perusahaan. Tak jarang juga ada perusahaan yang tidak memberikan deviden alias menahan laba untuk kepentingan perusahaan seperti ekspansi atau pelunasan utang.

Selain deviden, pemilik saham juga dapat memperoleh capital gain dengan menerapkan strategi dan perhitungan sehingga tau kapan harus membeli saham dengan harga serendah mungkin dan tau kapan harus menjual saham dengan harga setinggi mungkin agar terhindar dari capital loss.

  1. Obligasi

Obligasi merupakan surat utang jangka menengah-panjang yang sifatnya bisa dipindah tangankan. Isi dari surat utang tersebut adalah janji dari pihak yang menerbitkan untuk membayar imbalan berupa bunga pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan kepada pihak pembeli obligasi tersebut.

Ada 4 pengelompokan jenis obligasi yang dapat kalian ketahui:

  • Jaminan/ collateral:
    • Secuerd bonds, menggunakan kekayaan tertentu dari penerbitnya/ jaminan dari pihak ketiga sebagai penjamin obligasi.
    • Unsecured bonds, obligasi yang dijamin dengan menggunakan kekayaan penerbitnya secara umum
  • Pembayaran Bunga
    • Cuopon bonds, obligasi dengan kupon yang telah diuangkan dengen ketentuan dari penerbitnya menurut periode tertentu.
    • Zero coupon bonds, obligasi yang tidak melakukan pembayaran dengan bunga periodik
    • Fixed coupon, obligasi dengan tingkat kopun bunga berdasarkan acuan (benchmark) yang ditentukan sebelum jangka waktu yang ditetapkan
    • Floating coupon bonds, obligasi dengan tingkat bunga berdasarkan acuan (ATD) yang ditentukan sebelum jangka waktu yang ditetapkan.
  • Penerbit
    • Corporate bonds, obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan BUMN maupun swasta.
    • Government bonds, obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah.
    • Municipal bonds, obligasi yang diterbitkan oleh pemda.
  • Hak Penukaran
    • Convertible bonds, hak diberikan kepada pemilik obligasi untuk mengkonversikan obligasi tersebut ke dalam sejumlah saham milik penerbitnya.
    • Exchangeble bonds, pemegang obligasi-lah yang memiliki hak untuk menukar saham perusahaan ke dalam sejumlah saham perusahaan afiliasi milik penerbitnya.
    • Putable bonds, investor yang mempunyai hak untuk mewajibkan emiten membeli kembali obligasi pada harga tertentu sepanjang waktu obligasi tersebut.
    • Callable bonds, emiten-lah yang memiiliki hak untuk mengharuskan investor membeli kembali obligasi pada harga tertentu sepanjang waktu obligasi tersebut
  1. Reksadana

Pengertian reksadana menurut UU Pasar Modal No.8 Tahun 1995 pasal 1 ayat 27, suatu tempat yang dimanfaatkan untuk mengumpulkan sejumlah uang dari masyarakat pemodal agar selanjutnya bisa diinvestasikan dalam portofolio efek oleh masing-masing manajer investasi.

Yang membedakan produk reksadana sebagai produk BEI adalah reksadana mempunyai kemudahan karena aktivitas jual beli investasi sepenuhnya diserahkan kepada manajer investasi, sehingga investor dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar.

  1. Instrumen Derivatif

Derivatif merupakan bentuk turunan dari jenis produk investasi lainnya berupa kontrak keuangan yang sistem penilaiannya dari nilai aset induk seperti contohnya logam mulia dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan.

Ada jenis instrumen dari produk derivatif yaitu swap, repurchase, futures, option, dan agreement (repo).

9 Sektor yang Telah Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI IDX) Berdasarkan JASICA

  1. Mulai dari peternakan, kehutanan, perikanan, perkebunan, dan jasa yang berkaitan dengan pertanian.
  2. Pertambangan. Mulai dari pertambangan migas hingga non migas.
  3. Industri dasar dan kimia. Semua pengolahan dari bahan mentah menjadi bahan setengah jadi.
  4. Industri barang konsumsi. Mengolah bahan jadi atau setengah jadi menjadi bahan jadi siap pakai.
  5. Aneka industri. Memproduksi mesin dan aspek yang ada di dalamnya.
  6. Infrastruktur, utilitas dan transportasi. Menyediakan energi sebagai sarana telekomunikasi dan transportasi serta infrastruktur.
  7. Properti, real estatet, dan konstruksi bangunan. Meliputi usaha perbaikan, pembuatan, pembongkaran, pembelian, penjualan, hingga penyewaan infrastruktur tempat tinggal maupun non tempat tinggal.
  8. Perdagangan, jasa, dan investasi.
  9. Finansial yang berkaitan dengan sektor keuangan.

Pengertian Bursa Efek Indonesia (BEI IDX) beserta komponen yang telah dijelaskan di atas semoga berguna untuk menambah wawasan seputar investasi.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *