Inilah, Peluang Usaha dan Potensi Ekspor Riau – Pekanbaru

Peluang usaha dan potensi ekspor Riau-Pekanbaru, semakin merambah luas seiring berjalannya waktu. Terlebih, banyak sekali produk yang dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam melakukan proses ekspor tersebut. Adapun target pemasarannya perlu dikaji lebih mendalam supaya tepat sasaran, selain itu sebaiknya memberikan nilai jual yang medium atau dalam arti lain tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah supaya mudah bersaing dengan barang-barang lainnya yang dijual di pasaran.

Informasi Seputar Peluang Usaha dan Potensi Ekspor Riau-Pekanbaru

Riau merupakan salah satu provinsi yang berada di pulau Sumatera dengan luas wilayah daratannya mencapai 632,26 Km2. Sesuai letak geografisnya, diketahui bahwa pada bagian sebelah utara dari provinsi Riau terdapat dataran miring dengan kondisi permukaan yang tidak beraturan atau bergelombang. Dataran tersebut, ternyata juga memiliki tinggi yang dapat dikatakan cukup aman karena berada diantara 5 hingga 11 mdpl.

Berbeda dengan kondisi tinggi yang dimiliki oleh dataran di Kota Pekanbaru itu sendiri, angka yang diketahui dapat mencapai 5 sampai dengan 50 meter diatas permukaan laut. Tentu saja karena memiliki tinggi daratan yang terbilang aman ini, maka banyak sekali perencanaan peningkatan tatanan kota yang dilaksanakan guna memenuhi keperluan yang diperlukan oleh warga Pekanbaru. Iklim yang sering dialami yakni musim penghujan yang biasa terjadi di bulan Januari hingga April lalu berselang lagi di bulan September sampai dengan bulan Desember.

Sebenarnya, jika ditinjau dari segi pertanian, Kota Pekanbaru bukanlah termasuk kota yang aktif dalam melancarkan perdagangan di bidang tanaman. Namun, sejak tahun 2014 terlihat beberapa peningkatan penjualan baik untuk sayur mayur hingga buah-buahannya. Sebagai contoh, hasil penjualan dari bayam menurut BPS telah tercatat peningkatan hingga 4.820 ton, kemudian papaya berjumlah 392.850 pohon, lalu ada juga jagung yang mengalami peningkatan tajam sebanyak 203 %.

Sedangkan dari segi peternakan, tidak terlihat begitu berkembang pesat. Seperti halnya yang telah dicatat oleh BPS di tahun 2014, sapi yang berhasil dijual sebanyak 8.814 ekor, kemudian telur yang berasal dari hewan unggas berjumlah 10.037.558 kg yang masing-masingnya terdiri dari telur ayam kampung, ayam ras, dan itik. Di bagian perairannya atau penjualan ikan, dipegang oleh ikan baung dengan jumlah produksinya sebesar 20,4 ton, dilanjutkan dengan ikan juara sebanyak 20 ton, serta ikan Lukas atau ikan rasau yang berjumlah 17,6 ton.

Potensi Ekspor Riau - Pekanbaru

Kota Pekanbaru termasuk kota yang paling sibuk seperti kota-kota besar lainnya yang ada di Indonesia. Banyak sekali perusahaan-perusahaan benefit yang dibangun di dalam kota tersebut, yang pada akhirnya membuat kota ini terkenal akan sektor perindustriannya. Adapun jenis industri di Kota Pekanbaru yang menjadikannya semakin maju, yakni perusahaan konstruksi, serta beberapa industri yang bergerak di bidang perdagangan skala besar sampai dengan perdagangan yang berskala kecil atau eceran.

Tetap saja, industri yang memegang peranan penting akan kemajuan dari Kota ini adalah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi. Pasalnya, menurut data dari dppi Riau di tahun 2013 telah terjadi peningkatan konstruksi yang awalnya hanya sebesar 3,26 % saja, menjadi 30,27% meningkat sangat drastis di tahun 2014. Peningkatan seperti ini, tentu akan sangat mempengaruhi perkembangan pembangunan prasarana demi kenyamanan bersama penduduk Riau.

Jenis Usaha Ekspor yang Ada di Riau-Pekanbaru

  1. Usaha pemasok bahan-bahan kimia organik

Dalam model usaha ini, target yang menjadi pembeli umumnya para petani maupun industri kecantikan. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan menggunakan bahan-bahan kimia organik. Selain efek samping buruknya tidak terlalu besar atau cenderung kecil, dari sisi hargapun cukup ekonomis.

Hanya saja ekspor bahan-bahan organik memerlukan perhatian khusus terutama di bagian pengemasan. Bahan organik dapat bereaksi terhadap kondisi suhu ataupun tempat penyimpanan yang digunakan. Oleh karena itu, sebelum melakukan pengiriman baik itu lokal maupun internasional perhatikan cara pengemasan yang baik agar produk dapat terjaga kualitasnya sampai dengan ke pelanggan.

  1. Usaha makanan hasil olahan

Berdasarkan data yang ditunjukkan oleh BPS atau Badan Pusat Statistik di Riau, sektor perdagangan jenis makanan hasil olahan menempati urutan pertama yang dapat meningkatkan taraf hidup penduduk Riau. Ekspor yang dilakukan oleh industri makanan tersebut, telah sampai hingga ke berbagai belahan negara di seluruh dunia. Tidak hanya makanan khas saja yang telah berhasil dikirim ke luar pulau Sumatera ini, ada beberapa jenis makanan komersiil lainnya yang ternyata hasil produksi dari industri yang berdiri di Kota Pekanbaru tersebut.

Tidak ada batasan usia untuk pelanggan yang ingin menikmati sebuah makanan. Oleh sebab itu, penjualan di bidang ini cukup laris manis bahkan terus bertambah peminatnya dari tahun ke tahun. Makanan termasuk salah satu hal yang dibutuhkan untuk kehidupan manusia. Seiring meningkatnya pertumbuhan penduduk di berbagai negara, maka semakin besar pula kebutuhan pasokan makanan bagi negara tersebut.

  1. Usaha tekstil

Kebutuhan akan dunia mode atau fashion, menjadikan banyak masyarakat terus terdorong untuk menciptakan trend terkini yang nantinya bisa diterima oleh masyarakat luas. Oleh sebab itu, perusahaan tekstil mulai bermunculan agar bahan dasar dari pembuatan pakaian bisa terpenuhi. Ada banyak sekali jenis kain yang dapat diproduksi oleh industri yang bergerak di bidang tekstil, mulai dari kain wool, kain sutera, kain katun, kain chiffon, dan masih banyak lagi jenis lainnya.

Pembuktian yang telah berhasil dilakukan oleh industri tekstil di Riau, ternyata tidak hanya diakui oleh presiden negara Indonesia saja. Bahkan, pencapaiannya berhasil diekspor hingga ke negara Turki. Jumlah bahan serat rayon yang dikirimpun tidak main-main mencapai 10.190 ton lebih, sedangkan angka yang lebih besar yakni 12.000 ton dikirim ke daerah Jawa tengah dan berhasil menutup permasalahan impor bahan baku serat kain dari luar negeri yang dibutuhkan oleh negara Indonesia.

  1. Usaha tembakau

Tembakau sangat erat kaitannya dengan masalah ganja dan hal negatif lainnya. Tapi, sebenarnya banyak sekali bahan-bahan obat yang mengandung tembakau sebagai salah satu zat aktif yang membantu pemakainya agar dapat merasa lebih tenang dan tidak merasakan kesakitan. Terutama obat-obat anestesi yang digunakan ketika seseorang menjalani sebuah operasi.

Pemakaian tembakau dalam skala yang wajar, bisa digunakan sebagai pengobatan. Sama halnya seperti bisnis tembakau di Riau yang menduduki peringkat ke 4 tertinggi setelah usaha lainnya yang memberikan konstribusi besar terhadap kemajuan pembangunan Kota Pekanbaru. Hanya saja, perlu ada surat legalitas resmi dari pemerintah sebelum melakukan proses ekspor tembakau ke daerah lain atau bahkan ke luar negeri sekalipun.

  1. Usaha Pertanian Kelapa Sawit

Usaha yang bergerak di sektor pertanian ini, ternyata mampu menghasilkan 8,6 juta ton CPO atau ekstrak kasar dari minyak kelapa sawit setiap tahunnya. Jumlah tersebut, ternyata termasuk pencapaian terbesar yang dimiliki oleh Riau dibandingkan dengan wilayah Indonesia lainnya yang juga menghasilkan crude palm oil. Barantan atau badan karantina pertanian, mengakui bahwa perdagangan ekspor di provinsi Riau memiliki angka yang tinggi sehingga dapat diperluas lagi target pengirimannya.

Itulah beberapa penjelasan mengenai peluang usaha dan potensi ekspor Riau-Pekanbaru pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk menjaga kesehatan diri supaya dapat melaksanakan bisnis dengan lancar. See ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *