Pantas Dilirik! Peluang Usaha dan Potensi Ekspor Kepulauan Riau – Tanjungpinang

Peluang usaha dan potensi ekspor kepulauan Riau-Tanjungpinang terbilang sangat besar. Meski daerah ini termasuk dalam kepulauan, kepulauan Riau memiliki potensi hasil pertanian yang bisa dibilang sangat besar dan akan terus meningkat atau ditingkatkan. Pada tahun 2019 nilai ekonomis ekspor produk pertanian di kepulauan ini mencapai hingga Rp.4.000.000.000.000 atau sederhananya 4 triliun.

Potensi ekspor di kepulauan Riau terbilang sangat besar dikarenakan daerah ini terletak dekat dengan Malaysia dan Singapura. Sebagian besar produk pertanian yang mereka ekspor adalah kelapa dan produk olahan lainnya, sarang burung walet, kakao, crude palm oil (CPO) dan babi potong.

Sedangkan jika membahas tentang peluang usaha di kepulauan Riau-Tanjungpinang, pemerintah setempat menghimbau para pedagang atau para pelaku UKM disana untuk lebih jeli lagi melihat peluang usaha yang sedang berkembang di pasaran. Hal ini untuk membantu majunya ekonomi negara, apalagi dengan lokasi strategisnya kepulauan Riau yang tentunya akan meningkatkan peluang usaha tahun demi tahun.

Pemerintah setempat juga berpikir karena kepulauan Riau 96% wilayahnya adalah laut, mereka berharap ada investor Meksiko yang tertarik untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan disini. Namun, faktanya pihak Meksiko justru merasa potensi lain yang bisa mereka dapatkan ada di sektor pengembangan peternakan sapi dan domba. Hal ini disebabkan kemajuan ternak terutama sapi dan domba, di kepulauan Riau sangat meningkat pesat.

Karena posisi geografis kepulauan Riau terbentang dari selat Malaka sampai dengan laut Natuna (China Selatan) dan berbatasan langsung dengan negara Vietnam, Kamboja, Malaysia, dan Singapura, kepulauan Riau diklaim memiliki peran strategis dalam lalu lintas perdagangan dunia.

Fakta lain mengenai peluang usaha dan potensi ekspor kepulauan Riau-Tanjungpinang

Dalam periode 2020, nilai ekonomis ekspor produk pertanian di kepulauan Riau meningkat hingga 14,36% dari nilai ekonomis ekspor di tahun 2019. Ini berarti menunjukkan bahwa potensi ekspor di kepulauan Riau hampir tidak akan menurun namun sebaliknya, mereka akan terus meningkat.

Seperti yang sudah disebutkan tadi, faktor utama dari tingginya peluang usaha dan potensi ekspor di kepulauan Riau sendiri adalah lokasinya yang strategis, sehingga daerah ini memiliki nilai tersendiri dibanding daerah-daerah lain yang ada di Indonesia.

Oleh sebab itu, masyarakat kepulauan Riau yang berprofesi sebagai pedagang atau UMKM sangat dianjurkan untuk selalu memperhatikan dengan jeli peningkatan dari nilai dagang yang sepertinya akan meningkat dalam jangka waktu yang lama.

Selain itu, pengembangan pabrik pengolahan dan pemurnian bahan tambang khusus bauksit dan turunannya di kepulauan Riau juga disebut-sebut memiliki peluang yang sangat besar. Meskipun Indonesia berperan sebagai penghasil bauksit, tapi hingga saat ini Indonesia masih belum memiliki pabrik pengolahan bauksit menjadi alumina. Hal ini menjadikan seluruh biji bauksit diekspor ke luar negeri (China dan Jepang), dan untuk alumina yang merupakan bahan baku untuk pembuatan aluminium harus diimpor dari negara Australia.

Daerah di kepulauan Riau yang menyimpan sumber daya bauksit paling banyak/besar adalah kabupaten Lingga. Daerah ini menyimpan sumber daya bauksit dengan jumlah sekitar 168,96 ton. Ini menunjukkan bahwa dari seluruh jumlah sumber daya bauksit yang ada di kepulauan Riau yang mencapai kisaran 180,97 ton sebagian besar disimpan di daerah kabupaten Lingga dan sisanya baru tersebar di wilayan lainnya dengan jumlah yang terbilang lebih kecil.

Melihat cadangan potensi tambang yang cukup besar menjadikan peluang investasi bagi para investor untuk eksplorasi bauksit. Sebab, masih banyak lahan bauksit yang belum dimanfaatkan dengan baik.

Peluang investasi sektor perikanan yang ada di kepulauan Riau

Karena kepulauan Riau wilayahnya 96% adalah lautan, jadi potensi kelautan dan perikanan disini sangat besar. Potensi perikanan yang dimiliki kepulauan Riau terdiri dari:

  • Perikanan tangkap
  • Perikanan budidaya
  • Pengolahan produk perikanan
  • Industri bioteknologi kelautan
  • Industri sumberdaya laut-dalam dan pemanfaatan muatan barang kapal tenggelam
  • Wisata bahari
  • Mangrove dan terumbu karang

Selain itu, peluang pasar di sektor perikanan yang ada di daerah ini meliputi:

  • Meningkatkan kebutuhan masyarakat lokal maupun ekspor luar negeri, khususnya di negara Singapura, Malaysia, Vietnam, Hongkong, dan China.
  • Produk ekspor yang berupa ikan segar ataupun ikan yang dapat diolah kalengan sehingga lebih awet dan tahan lama. Hal ini dapat mencakup pengiriman produk hasil olahan ikan yang jumlahnya lebih besar/banyak.
  • Membuat restoran, hotel, rumah makan, dan jenis tempat kuliner lainnya menjadi penuh baik yang ada di lokal maupun ekspor negara lain, yaitu Singapura, Malaysia, Vietnam, Hongkong, dan China.

Di kepulauan Riau. Selain potensi ikan tangkap juga terdapat potensi perikanan budidaya. Potensi ini juga memiliki keunggulan yang tidak kalah baik, yaitu:

  • Budidaya air laut yang meliputi rumput laut, ikan, dan biota laut memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan komoditi hasil budidaya perikanan.
  • Budidaya air payau yang meliputi usaha budidaya udang dan ikan. Potensi ini juga dapat dijadikan sebagai usaha budidaya rumput laut Gracilaria, karena usaha ini memiliki peluang yang cukup besar.
  • Budidaya air tawar yang meliputi budidaya ikan lele, nila, gurami, mujair, dan jenis ikan air tawar lainnya.

Peluang usaha dan Potensi Ekspor Kepulauan Riau - Tanjung Pinang

Ikan kerapu, bawal bintang, dan kakap putih merupakan komoditi ekspor yang paling banyak diminati oleh pasar luar negeri, contohnya Vietnam, Thailand, Jepang, dan Korea. Potensi pasar jenis ikan konsumsi dari budidaya laut memiliki nilai jual yang tinggi, sehingga itu sangat menguntungkan.

Selain itu, terdapat investasi juga dalam sektor perikanan di kepulauan Riau yang dapat dikembangkan. Investasi tersebut adalah:

  • Budidaya keramba (Tancap dan Jaring Apung)
  • Kolam, tambak, dan bak
  • Usaha pengolahan hasil perikanan yang terpadu dengan penangkapan ikan di perairan umum
  • Pengolahan rumput laut
  • Usaha pemasaran dan distribusi hasil perikanan
  • Pengolahan kitin kitosan

Peluang investasi sektor pertambangan batuan dan logam di kepulauan Riau

Selain memiliki peluang investasi di sektor perikanan, kepulauan Riau juga memiliki peluang investasi di sektor pertambangan batuan dan logam yang tidak kalah memiliki nilai jual yang tinggi. Berikut daftar peluang investasi di sektor pertambangan batuan dan logam tersebut:

  • Usaha pertambangan batuan dan logam
  • Usaha industri pengolahan hasil tambang
  • Usaha pengangkutan hasil tambang
  • Jasa penelitian potensi tambang
  • Jasa konstruksi pekerjaan persiapan lapangan untuk lahan pertambangan
  • Usaha perdagangan hasil tambang batuan

Peluang investasi ini diharapkan dapat menarik perhatian luar negeri sehingga potensi ekspornya juga akan meningkat. Jika ini benar-benar terjadi, maka keuntungan tidak hanya akan didapatkan kepulauan Riau, tapi juga seluruh Indonesia.

Sampai disini saja penjelasan kita mengenai peluang usaha dan potensi ekspor kepulauan Riau-Tanjungpinang. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat untuk banyak orang dan dapat menyadarkan rakyat Indonesia tentang betapa indah dan bermanfaatnya kepulauan yang mereka miliki. Sebab, tidak hanya kepulauan Riau yang memiliki peluang usaha dan potensi ekspor yang sebagus ini. Jika daerah lain dapat membangun rencananya dengan baik, pasti mereka juga akan mendapatkan hasil yang sepadan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *