Ini Dia Peluang Usaha dan Potensi Ekspor Jawa Tengah – Semarang

Ada banyak sekali peluang usaha dan potensi ekspor Jawa Tengah – Semarang yang cukup eksis di kancah mancanegara misalnya seperti kopi, beras hitam, rempah, dan masih banyak lagi. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai daftar peluang usaha dan komoditas unggulan berpotensi ekspor di Semarang, Jawa Tengah. Kalau penasaran, baca artikel ini dari awal sampai selesai yuk!

Peluang Usaha dan Potensi Ekspor Jawa Tengah – Semarang

Semarang adalah  ibu kota Jawa Tengah yang juga merupakan kota metropolitan terbesar urutan kelima di Indonesia. Kota Semarang juga dikenal sebagai Venetië van Java atau Venice van Java karena mempunyai banyak kanal-kanal sungai yang mirip dengan Venice, Italia.

Berikut ini adalah daftar peluang usaha atau komoditas unggulan Semarang yang berpotensi ekspor, antara lain:

Beras Hitam

Beras hitam merupakan salah satu bahan pangan yang mempunyai banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh mulai dari memperkuat imunitas tubuh, meningkatkan energi, melancarkan pencernaan, mencegah risiko kanker, hingga bisa membantu menurunkan berat. Dikarenakan mempunyai banyak sekali manfaat sehingga beras hitam digemari banyak orang dan laku keras di pasaran nasional maupun internasional.

Semarang merupakan salah satu daerah yang menghasilkan beras hitam berkualitas. Pada tahun 2018, beras hitam yang ada di gudang konsolidasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang untuk pertama kalinya dikirim ke Amerika Serikat.

Beras hitam dikirim kurang lebih sebanyak 20 ton dengan harga mencapai $39.600 atau setara dengan Rp 555 juta. Beras hitam tersebut sudah mendapatkan Phytosanitary Certificate yang berguna untuk melindungi dan menjamin produk bebas dari penyakit dan hama.

Cengkeh

Cengkeh merupakan salah satu rempah serbaguna yang mempunyai ciri khas rasa manis dan aroma harum. Cengkeh ini biasa digunakan sebagai minuman hangat, bumbu rendaman untuk olahan panggang, dan memperkuat aroma kue atau menghilangkan aroma amis dari telur.

Selain itu cengkeh juga mempunyai berbagai manfaat seperti bisa membunuh bakteri yang menyebabkan penyakit, mencegah kanker, meningkatkan kesehatan hati, mengobati sakit maag, melindungi kesehatan tulang, dan mengendalikan kadar gula darah.

Semarang merupakan daerah di Jawa Tengah yang menghasilkan cengkeh. Pada tahun 2019 berbagai hasil pertanian seperti sarang walet, biji pinang, cengkeh dan lain sebagainya diekspor ke beberapa negara seperti Tiongkok, Belanda, Amerika Serikat, Jepang, dan Iran.

Industri Kimia, Plastik, dan Karet

Industri kimia bisa dimanfaatkan ke dalam beberapa produk atau industri salah satunya adalah industri tekstil. Tekstil sendiri sudah menjadi salah satu kebutuhan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia maupun luar negeri.

Pada setiap daerah di Jawa Tengah termasuk Semarang mempunyai pabrik tekstil yang menjadikan zat kimia sebagai bahan baku. Hal tersebut menjadikan beberapa produk seperti plastik, karet, dan lain-lain sebagai salah satu komoditas ekspor di Jawa Tengah.

Komoditas ini biasanya digunakan untuk kemasan seperti makanan ringan, baju, dan lain sebagainya. Pada tahun 2017, berdasarkan riset daerah komoditas ekspor ini banyak dikirim ke negara ASEAN. Untuk komoditas ekspor berupa karet sendiri banyak dikirim ke negara Jepang dan Amerika Serikat.

Industri Mesin

Salah satu komoditas ekspor di Jawa Tengah khususnya Semarang adalah industri mesin. Di Semarang terdapat banyak pabrik yang memproduksi mesin-mesin manufaktur. Mesin manufaktur sendiri bisa dimanfaatkan untuk tujuan automasi dan penghematan tenaga kerja di bidang tertentu dalam sebuah perusahaan.

Selain itu listrik yang merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia menjadikan banyak alat-alat listrik atau alat yang bisa menghasilkan listrik pun sangatlah dibutuhkan. Tidak heran pula jika komoditas listrik ini banyak digemari atau diminati para konsumen dari dalam negeri maupun luar negeri.

Sebagai salah satu komoditas unggulan, menjadikan Semarang memutuskan untuk mengekspor alat-alat elektronik dan beberapa hasil industri lainnya ke berbagai negara. Pada tahun 2017 Jawa Tengah telah mengekspor komoditas dari industri elektronik ke berbagai negara dan mendapatkan nilai kurang lebih sebesar $361,51.

Kopi

Kopi merupakan minuman yang berasal dari hasil seduhan biji kopi dan mempunyai cirri berwarna hitam , aroma wangi, serta rasa yang khas. Di Indonesia sendiri terdapat banyak sekali penggemar kopi sehingga kedai kopi pun sudah semakin menjamur.

Selain Kedai Kopi para petani kopi pun semakin banyak dan semakin rajin untuk mengerjakan atau menanami lahan kopi. Di Dusun Sirap, Semarang, Jawa Tengah hampir 80% warganya merupakan petani kopi sementara sisanya adalah buruh dan pedagang. Petani kopi tersebut mengelola kurang lebih sekitar 35 hektar kebun yang ditanami kopi arabica maupun robusta.

Setiap tahunnya desa ini mampu menghasilkan 1.200 ton biji kopi dan juga mampu mengekspornya ke beberapa negara seperti Korea Selatan, Jepang, Tiongkok, dan Arab.

Limbah Kapuk

Kapuk merupakan buah dari pohon randu yang isinya biasa digunakan sebagai pengisi kasur. Buah Kapuk ini mempunyai biji yang bernama klenteng. Klenteng sendiri bisa diolah menjadi minyak lampu, minyak pelumas, dan pakan ternak.

Pengolahannya adalah biji kapuk yang sudah diolah menjadi minyak pelumas akan menghasilkan ampas dan ampas tersebut kemudian dibersihkan serta diolah kembali dengan diberikan beberapa perasa agar bisa menjadi pakan ternak.

Ternyata Indonesia juga mengirim biji kapuk ini ke berbagai negara seperti Korea Selatan, Filipina, Amerika Serikat, Thailand, dan Malaysia. Pada tahun 2018, Kementerian Pertanian dengan melalui Karantina Pertanian Semarang telah mengizinkan biji kapuk yang sebanyak 100 ton dengan harga Rp 343 juta ke Korea Selatan.

Porang

Porang merupakan salah satu tanaman umbi-umbian yang mempunyai banyak manfaat seperti untuk bahan baku kosmetik, tepung, penjernih air, negatif film, cat, bahan pembuatan lem dan jeli. PadaHari Perkebunan Nsional ke 63 tanggal 10 Desember 2020, Karantina Pertanian Semarang, Jawa Tengah dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Semarang mengekspor komoditas porang ke Negara Lumbung Padi Asia atau Vietnam.

Tidak hanya porang, adapun beberapa komoditas lain yang diekspor secara bersamaan dengan jumlah sebanyak 887 ton dan harga kurang lebih sekitar Rp 27,2 miliar.

Sayuran

Kabupaten Semarang, Jawa Tengah atau lebih tepatnya kecamatan Getasan mempunyai sumber daya pertanian luar biasa sehingga bisa membantu untuk meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani, bahkan bisa menambah pendapatan negara pula.

Hasil pertanian kecamatan ini dipasarkan ke beberapa supermarket dan diekspor ke berbagai negara di belahan dunia misalnya seperti Singapura.

Tidak hanya kecamatan Getasan, adapun kecamatan lain yang mengekspor hasil pertaniannya yaitu Temanggung. Daerah ini mengekspor sayuran berupa sawi putih, kubis, brokoli, kacang kapri, dan bunga kol ke negara Taiwan.

Sekian informasi mengenai peluang usaha dan potensi ekspor Jawa Tengah – Semarang. Semoga bisa membantu dan bermanfaat untuk kita semua khususnya dalam menambah wawasan. Mohon maaf jika ada salah kata atau informasi dan terima kasih sudah baca artikel ini dari awal sampai selesai!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *