Bagaimana Nasib Saham Saya Jika Sekuritasnya Ditutup? Bahayakah Itu?

Bagaimana nasib saham saya jika sekuritasnya ditutup? Bahayakah itu? Bagaimana pula cara menindaklanjuti agar saham yang ditanam bisa diselamatkan?

Seperti yang kita tahu, popularitas saham membuat sebagian besar melek untuk menginveskannya. Sebab instrumen investasi ini dikenal membawa keuntungan yang besar. Namun di balik itu semua, risiko yang ada pun juga tidak kalah besarnya. Tak heran jika dalam investasi ini disebut sebagai high risk and high retur!

Kemudian, untuk memulai berinvestasi, kamu bisa memilih perusahaan sekuritas. Adalah perusahaan yang bergerak di bidang jual beli efek. Tepatnya sebagai perantara antara investor dengan pasar modal untuk jual beli efek, tapi tidak mengeluarkan efek. Di mana maksud dari “efek” di sini adalah dokumen fisik atau obligasi yang menjadi bukti dari investasi seorang investor.

Pengertian Perusahaan Sekuritas

Sesuai yang telah disebutkan sebelumnya, perusahaan sekuritas ialah pihak yang menjadi penghubung antara investor dengan pasar modal. Artinya, perusahaan ini tidak mengeluarkan efek. Kendati demikian, investasi saham di sekuritas sangat menarik perhatian. Sebab, perusahaan tersebut dibawahi oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Seperti Apa Kegiatan yang Berlangsung Di Perusahaan Sekuritas ini?

Pada dasarnya, dalam perusahaan sekuritas terdapat dua bagian atau kegiatan yang disebut sebagai berikut:

  1. Perantara perdagangan efek (broker-dealer)

Dalam kegiatan ini, sekuritas punya tanggung jawab yang sangat penting. Pertama adalah melaksanakan aktivitas jual beli efek untuk keperluan sendiri maupun orang lain. Kedua adalah menjalankan jual beli saham juga obligasi yang dilakukan lewat bursa efek maupun di luar bursa efek. Kedua tugas tersebut sangat penting dalam sekuritas.

  1. Penjamin Emisi Efek (underwriter)

Tugas yang dimaksud di sini adalah membantu para calon emiten-emiten untuk mengerjakan penawaran umum saham atau IPO. Ini berlaku dengan maupun tanpa adanya kewajiban untuk membeli efek yang tidak terjual.

Sekalipun bertugas sebagai perantara investor dalam pasar modal, tapi di dalam perusahaan ini tetap punya kegiatan-kegiatan tertentu. Di mana, pada kegiatan tersebut tak menutup kemungkinan risiko yang mungkin ada.

Ketika berinvestasi saham lewat broker atau perusahaan sekuritas, risiko pun mungkin terjadi. Biasanya ada pada fluktuasi saham serta kondisi keamanan yang ada. Hingga mempengaruhi bagus tidaknya jalanya perusahaan sekuritas itu sendiri. Sebab ada beberapa kasus di mana perusahaan tersebut bangkrut atau kena suspend oleh BEI.

Bagaimana nasib saham saya jika sekuritasnya ditutup? Berikut Cara Menindaklanjutinya?

Jika perusahaan sekuritasnya ditutup karena kena suspend, bagaimana nasib saham yang ditanam oleh para investor ya? Khawatir tentunya pasti. Lebih-lebih jika dana yang diinvestasikan jumlahnya cukup besar!

Sebagai seorang investor, sudah seharusnya kita memahami akan hal itu. Sebab segala kemungkinan bisa terjadi, tak terkecuali dengan kondisi broker yang kena suspend. Lalu, bagaimana cara menyikapi risiko seperti ini?

Perlu diketahui bahwa kasus penutupan perusahaan sekuritas itu bukan sesuatu yang baru. Pada saat itu, operasionalnya tidaklah tutup total. Biasanya, hanya berhenti menerima transaksi baru dan masih bisa melayani klien lama. Di sini, pihak investor akan membantumu untuk memindahkan saham yang dimiliki.

Uang milik investor tidak termasuk dalam rekening sekuritas dan diamankan dalam RDI atau Rekening Dana Investasi pada Bank Kustodian. Dengan begitu, dana investor tetap bisa ditarik atau diambil, sekalipun perusahaan sekuritas itu sedang bermasalah. Sebab sekuritas berperan sebagai perantara antara investor dengan bursa.

Dana investor yang disimpan dan tercatat dalam Kustodian Sentral Efek Indonesia atau KSEI, akan tetap bisa diselamatkan. Berikut untuk caranya:

  • Pertama, kamu bisa menghubungi pihak sekuritas guna memperoleh konfirmasi atas situasi dan kondisi yang sebenarnya. Jika tidak ada respons sama sekali, kamu bisa hubungi pihak OJK langsung. Di sana, kamu bisa menanyakan perihal prosedur yang harus dilewati untuk memindahkan saham-saham milikmu.
  • Kamu bisa membuka rekening efek di sekuritas lain. Tapi sebelum itu, pastikan bahwa perusahaan tersebut memiliki rekam jejak yang bagus!
  • Setelah itu, silakan ajukan permohonan untuk memindahkan saham dari sekuritas lama ke perusahaan baru, sesuai dengan prosedur yang ada.
  • Tunggu sebentar sampai proses pemindahan saham itu disetujui dan ini membutuhkan waktu tertentu. Tergantung dengan kebijakan dan proses yang ada.

Jika saham dari sekuritas lama sudah berhasil dipindahkan ke sekuritas baru, dana investasi milikmu tetap aman. Sebab bagaimana pun juga portofolio itu dijamin undang-undang.

Penyebab Perusahaan Sekuritas Terkena Suspend

Sebagai seorang investor, kamu pun perlu mengenali adanya tanda-tanda di mana sekuritas bisa kena suspend. Sebab ditutupnya perusahaan itu bukan karena tanpa sebab. Umumnya, ada beberapa penyebab yang membuat sebuah sekuritas ditutup. Misalkan saja sebagai berikut!

  • Adanya nilai Modal Kerja Bersih Disesuaikan atau MKBD yang tidak memenuhi persyaratan yang ada.
  • Ada pelanggaran terhadap peraturan undang-undang di bidang pasar modal.
  • Adanya kasus-kasus yang lain.

Identik dengan pelanggaran hingga tidak memenuhi persyaratan minimal MKBD, yang membuat perusahaan sekuritas kena sanksi dari OJK. Oleh karena itu, sebagai calon investor juga harus siap dengan keadaan ini. Memang, tidak ada yang menginginkan kejadian buruk ini. Oleh karena itu, harus hati-hati dalam memilih sekuritas.

Tips Memilih Perusahaan Sekuritas Terbaik

Mengetahui tingkat risiko saham sekuritas yang tinggi, sebagai investor tidak bisa sembarangan pilih. Sedikit saja abai, maka bisa-bisa kacau nantinya. Untuk membantu dalam memilih sekuritas terbaik, kamu bisa memulainya dari:

  • Pastikan perusahaan sekuritas pilihan sudah terdaftar di OJK atau Otoritas Jasa Keuangan secara resmi.
  • Cari tahu hasil track record yang dimiliki. Apakah di sana ada riwayat penipuan atau kasus lain? Jika ada, sebaiknya nanti dulu.
  • Pelajari berapa setoran awalnya, lalu sesuaikan dengan kondisi finansial masing-masing
  • Kenali berapa biaya yang dibebankan pada setiap transaksi
  • Perhatikan seberapa lengkap fitur layanan yang ada guna mengetahui pergerakan saham yang diinvestasikan dengan mudah
  • Prioritaskan perusahaan yang memberikan berbagai kemudahan di setiap transaksi, sebab itu bisa menghemat waktu dalam berinvestasi
  • Cek lagi kredibilitas yang dimiliki oleh perusahaan sekuritas itu, agar semakin yakin bahwa pihak tersebut adalah perusahaan yang tepat untuk investasi saham.

Sebagai investor pemula yang ingin menginvestasikan dana lewat sekuritas memang menjadi pilihan tersendiri. Tapi, sebelum memulai menanamkan saham, ada baiknya untuk mengetahui seluk beluk sekuritas itu. Tujuan tak lain agar tidak terjebak oleh perusahaan abal-abal dan bisa mengurangi risiko yang ada. Jangan sampai, tujuan pengelolaan keuangan dengan menanam saham jadi merugi hanya karena tindakan yang ceroboh ya!

Sebelum memutuskan untuk betul-betul investasi saham, sebaiknya memang harus memahami risiko yang mungkin terjadi. Sebab bagaimana pun juga, di balik besarnya keuntungan yang ada, akan ada risiko yang sebanding. Kedua hal tersebut pun sudah bukan rahasia lagi. Dengan begitu, jika sewaktu-waktu ada risiko, bisa mengambil tindakan yang tepat. Termasuk menyikapi bagaimana nasib saya jika sekuritasnya ditutup.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *