Mitos Investasi Saham yang Harus Kamu Ketahui, Cek Faktanya Disini!

Di Indonesia sendiri mitos masih sering dibahas dan dipercaya, begitu pun juga dalam kegiatan investasi saham, maka dari itu artikel ini akan membahas mitos investasi saham yang harus kamu ketahui, cek faktanya disini. Mitos yang menyangkut investasi saham adalah salah satu faktor yang dapat menyurutkan niat seseorang untuk berinvestasi saham, karena mereka mengalami keraguan karena sering mendengar mitos-mitos tersebut. Padahal, sesuai dengan namanya, mitos seputar investasi saham itu tidak semuanya benar, karena mitos-mitos tersebut memiliki fakta tersendiri yang mungkin masih belum banyak orang tahu.

Oleh karena itu, alangkah baiknya jika kamu mempelajari mitos-mitos investasi saham dengan baik daripada tertipu rumor mitos negative dari investasi saham yang sering dibicarakan orang.

Informasi lebih lanjut mengenai mitos investasi saham yang harus kamu ketahui, cek faktanya disini!

Sebagian besar orang yang mengurungkan niatnya yang sebenarnya sudah bulat untuk berinvestasi saham adalah karena mereka termakan mitos mengenai investasi saham. Namun sebenarnya, jika kamu memercayai mitos-mitos tersebut secara mentah, kamu akan rugi sendiri. Maka dari itu, simak fakta dari mitos-mitos investasi saham yang ada di bawah ini:

  1. Memiliki resiko yang terlalu besar

Salah satu rumor atau mitos yang paling sering didengar oleh para calon investor saham adalah investasi saham memiliki resiko yang terlalu besar. Hal ini tentu akan membuat banyak orang ragu untuk memulai berinvestasi saham, karena mereka takut uangnya akan hilang seiring harga saham menurun.

Mitos ini mungkin muncul karena prinsip investasi saham maupun investasi jenis lainnya adalah “High Risk High Return”, yaitu semakin tinggi resiko maka semakin besar juga keuntungan yang akan didapatkan. Jadi, kamu perlu membacanya lebih teliti lagi, karena disini saja sudah dijelaskan bahwa semakin tinggi resiko tersebut maka semakin besar juga keuntungan yang akan didapatkan. Selain itu, besarnya resiko juga tergantung dengan jumlah modal yang ditanamkan sehingga kamu harus menyesuaikan kemampuan resiko yang bisa kamu terima sesuai kebutuhan.

  1. Investasi saham sama dengan berjudi

Mitos yang satu ini juga kerap kali kita dengar. Banyak orang yang berpikir bahwa investasi saham sama dengan berjudi, karena kedua aktivitas ini sama-sama mendapatkan keuntungan yang bisa dilakukan dengan instan. Namun, perlu dicatat bahwa spekulasi ini sangatlah salah. Berinvestasi saham atau jenis apapun itu tentu sangat jauh berbda dengan berjudi. Pasalnya, investasi saham akan melakukan tindakan yang masuk ke logika berdasarkan aspek internal atau pun eksternal yang berhubungan dengan produk saham tersebut.

Sedangkan berjudi, acuanmu hanya berdasarkan pengamatan yang tidak jelas perhitungannya dan hanya memiliki peluang menang dan kalah masing-masing sebesar 50%. Hal ini juga berbeda dengan aktivitas investasi saham yang pengamatannya dilakukan berdasarkan analisa yang bertujuan untuk memilih produk saham yang memiliki penawaran tingkat keberhasilan mencapai angka 50% ke atas.

  1. Modalnya besar

Banyak orang yang masih memercayai mitos bahwa untuk berinvestasi saham, kamu perlu menyiapkan modal yang besar. Namun faktanya, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengeluarkan kebijakan mengenai pembelian saham sebanyak 1 lot saja yang terdiri dari 100 lembar saham bisa kamu gunakan sebagai pembelian awal. Jadi, jika harga saham per lembarnya adalah 500 perak, maka kamu hanya butuh modal sebesar Rp. 50.000 saja untuk memulai investasi saham.

Karena harga saham per lembarnya akan berbeda-beda tergantung perusahaannya, maka disarankan kamu menggunakan uang nganggur atau uang yang sudah disisihkan dengan sengaja untuk kegiatan investasi sahammu itu.

  1. Investasi saham sulit untuk dilakukan

Biasanya, orang-orang yang belum memahami betul aktivitas investasi saham yang akan berpikiran seperti ini. Nyatanya, apabila kamu sudah berbekal diri pengetahuan atau ilmu yang luas mengenai 2 jenis analisis saham yaitu fundamental dan teknikal, maka investasi saham akan terasa sangat mudah.

Oleh karena itu, sebelum memulai berinvestasi saham, sebenarnya berinvestasi jenis apapun itu, alangkah baiknya seorang calon investor mempelajari dengan baik seluk-beluk perusahaan yang kamu pilih. Informasi keuangan, reputasi perusahaan, dan informasi-informasi perusahaan sejenis ini lainnya perlu kamu ketahui sejak awal. Baru setelah itu kamu perlu mengenal kapan waktu yang tepat untuk beli dan jual saham tersebut dengan menggunakan analisis teknikal.

Jadi, pelajari terlebih dulu mengenai aktivitas investasi saham hingga paham betul sebelum memulainya. Tidak susah kok untuk mempelajari kegiatan investasi saham.

  1. Investasi saham = penipuan

Begitu pun juga mitos yang satu ini, masih banyak orang yang tidak percaya dengan adanya keuntungan dalam kegiatan investasi saham, dan sebagian dari mereka berpikir investasi saham hanya ditawarkan oleh orang-orang yang hendak menipu.

Namun faktanya, perusahaan efek yang mengatur jalannya investasi saham diharuskan lolos hingga terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan diawasi penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan adanya lembaga hukum yang jelas ini, maka bisa dikatakan bahwa investasi saham tidak sama dengan penipuan atau investasi bodong. Jadi, yang terpenting adalah kamu harus memilih perusahaan efek yang benar-benar sudah terdaftar di kedua lembaga hukum tersebut.

  1. Investasi emas lebih baik jika dibandingkan dengan investasi saham

Pada umumnya orang tua menyarankan anaknya untuk berinvestasi emas dibanding investasi saham. Sebab, mereka masih percaya dengan mitos yang berkata bahwa investasi emas akan lebih menguntungkan untuk dipilih jika dibandingkan dengan investasi saham. Ya, memang pemikiran ini tidak sepenuhnya salah, tapi investasi emas juga memiliki resikonya tersendiri, contohnya harga emas juga memiliki nilai harga yang flutuaktif atau tidak tetap, hal ini sama saja dengan nilai saham.

Apa yang kamu dapatkan jika memercayai mitos-mitos mengenai investasi saham?

Jawabannya tentu kamu akan melewatkan kesempatan mendapat keuntungan yang sebagian besar bisa kamu gunakan untuk mempersiapkan masa depanmu dengan baik. Kamu tentu sangat ingin memiliki masa depan yang perekonomiannya sudah terjamin bukan? Nah, investasi saham bisa kamu jadikan pilihan yang tepat. Jangan sampai melewatkan kesempatan emas ini hanya karena kamu memercayai mitos-mitos yang belum tentu kebenarannya. Kamu harus mencari tahu terlebih dahulu tentang kebenaran-kebenaran mitos-mitos yang ada, hal ini tidak hanya menyangkut mitos-mitos mengenai investasi saham.

Kesimpulannya, semakin kamu terbiasa dengan aktivitas investasi dan tidak pernah berhenti berusaha mencari informasi yang luas mengenai aktivitas investasi, maka kamu tidak akan mudah termakan mitos-mitos yang telah disebutkan tadi. Mulailah membiasakan diri untuk berinvestasi, khususnya investasi saham yang mudah dilakukan dimana saja dan kapan saja. Jangan pernah memakan mitos-mitos investasi saham secara mentah-mentah. Dan sekarang sudah waktunya artikel yang berjudul “Mitos Investasi Saham yang Harus Kamu Ketahui, Cek Faktanya Disini!” berakhir. Semoga artikel ini bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai investasi saham yang telah bersarang di kepalamu sekian lama.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *