10 Jenis Investasi Syariah Terbaik, Halal dan Menguntungkan

Jenis investasi Syariah terbaik, halal dan menguntungkan akan disebutkan dalam uraian di bawah ini. Investasi Syariah merupakan investasi yang dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip Islam. Riba, alkohol, judi dan pornografi tidak diperkenankan dalam investasi ini karena melanggar ajaran agama Islam. Berikut ini adalah jenis investasi Syariah beserta penjelasannya.

Jenis Investasi Syariah Terbaik, Halal dan Menguntungkan

Saat ini, banyak orang yang lebih tertarik untuk melakukan investasi berbasis Syariah. Investasi Syariah dianggap halal karena pelaksanaannya tidak bertentangan dengan nilai-nilai ajaran Islam. Selain itu, metode yang dipakai adalah sistem bagi hasil yang jelas (nisbah) sehingga saling menguntungkan.

Tidak hanya keuntungan yang dibagi, risiko dalam investasi Syariah juga ditanggung bersama antara perusahaan dengan nasabah. Dengan kata lain, berbagai hal dalam investasi Syariah tidak akan memberatkan salah satu pihak. Berikut ini adalah jenis investasi Syariah yang bisa kamu pilih.

Investasi Deposito Syariah

Deposito Syariah merupakan simpanan berjangka yang dikelola oleh bank Syariah berdasarkan prinsip-prinsip syariat Islam. Hampir semua bank Syariah menyediakan investasi deposito Syariah. Berbeda dengan deposito yang biasanya menerapkan sistem bunga bank, pembagian keuntungan pada deposito Syariah menerapkan sistem bagi hasil.

Dengan kata lain, uang yang diinvestasikan ke dalam deposito Syariah tidak akan memperoleh bunga. Hal ini karena bunga merupakan riba yang diharamkan oleh agama Islam. Sedangkan pada deposito Syariah akan mendapatkan bagi hasil (nisbah). Besarnya nisbah disesuaikan dengan ketentuan yang telah disepakati sebelumnya pada saat akad.

Investasi Emas Syariah

Investasi dalam bentuk emas sangat dianjurkan dalam Islam. Berinvestasi emas sangat menguntungkan karena harga emas cenderung naik setiap tahunnya. Dengan kenaikan harga tersebut, maka nilai investasi yang akan diperoleh juga semakin besar. Untuk berinvestasi emas sangat mudah, cukup beli saja melalui gerai resmi, misalnya Pegadaian dan Antam.

Selain itu, membeli emas juga bisa dilakukan secara kredit asalkan memenuhi syarat dan ketentuan sebagai berikut:

  • Harga jual emas tidak boleh bertambah selama masa kredit berlangsung.
  • Emas tersebut tidak diperbolehkan menjadi jaminan.
  • Emas tersebut tidak diperbolehkan menjadi objek akad lain yang bisa membuat kepemilikannya berpindah.
  • Diperbolehkan selama emas belum menjadi alat tukar yang resmi.

Investasi Asuransi Syariah

Asuransi Syariah adalah asuransi yang berpedoman pada prinsip Syariah melalui usaha saling menolong dan melindungi dengan cara mengelola kumpulan dana untuk menghadapi suatu risiko. Pengelolaan dana dilakukan oleh perusahaan asuransi Syariah secara profesional dan transparan melalui investasi Syariah.

Investasi Pasar Modal Syariah

Investasi pasar modal Syariah sebenarnya tidak jauh berbeda dengan investasi pasar modal pada umumnya. Yang membedakan adalah produk dan sistem pelaksanaannya yang tidak bertentangan dengan prinsip Syariah. Sehingga nasabah tidak perlu khawatir terhadap investasi yang mengandung riba atau hal haram lainnya.

Dalam transaksi investasi pasar modal Syariah harus melalui proses akad terlebih dahulu. Selain itu, sistem pelaksanaannya juga harus transparan dan jelas untuk mencegah adanya prasangka yang mungkin timbul saat transaksi dilakukan. Yang termasuk produk investasi pasar modal Syariah yaitu saham Syariah, obligasi Syariah (sukuk), serta reksa dana Syariah.

Investasi Saham Syariah

Saham merupakan surat berharga yang menunjukkan penyertaan modal pada suatu perusahaan. Jika kita membeli saham, berarti kita mempunyai hak atas kepemilikan perusahaan tersebut. Termasuk keuntungan perusahaan berupa dividen yang dibagi setiap tutup buku. Semakin banyak saham yang kita miliki, semakin banyak pula dividen yang akan kita dapatkan.

Pada investasi berbasis Syariah, saham yang diperjualbelikan berasal dari perusahaan yang tidak bertentang dengan ajaran Islam. Dengan kata lain, hanya perusahaan yang menjual produk-produk halal saja. Dalam saham Syariah memakai sistem sirkah atau musyarakah. Dalam hal ini besarnya modal dan hak bagi hasil usaha sesuai dengan akad atau nisbah yang telah ditentukan sebelumnya.

Investasi Obligasi Syariah

Obligasi Syariah atau sering disebut sukuk merupakan alat investasi jangka panjang yang berpedoman pada prinsip Syariah. Tidak seperti obligasi konvensional, dalam penerbitan sukuk diperlukan underlying asset (aset yang mendasari). Aset ini bisa berupa bangunan, tanah, proyek pembangunan, jasa, hingga hak manfaat atas aset.

Di Indonesia sendiri ada beberapa jenis obligasi Syariah yang sudah berkembang, diantaranya yaitu:

  1. Obligasi Syariah Ijarah

Obligasi Syariah Ijarah adalah obligasi Syariah yang penerapannya memakai akad sewa, sehingga besarnya imbalan sudah diperhitungkan sejak penerbitan obligasi. Dalam hal ini pihak investor berperan sebagai musta’jir (penyewa) sekaligus mu’jir (pemberi sewa).

  1. Obligasi Syariah Mudharabah

Obligasi Syariah Mudharabah adalah obligasi syariah yang penerapannya memakai akad bagi hasil. Dalam akad ini, investor bertindak sebagai penyedia seluruh dana modal, sedangkan emiten bertindak sebagai pengelola dan menjamin seluruh dan dana tersebut.

  1. Obligasi Syariah Istishna

Obligasi Syariah Istishna adalah obligasi Syariah yang penerapannnya memakai akad jual beli. Para pihak sepakat untuk melakukan jual beli dalam rangka pembiayaan barang. Namun, sebelumnya telah dibuat perjanjian untuk menentukan harga, waktu pengiriman hingga spesifikasi proyek.

Investasi Reksa Dana Syariah

Reksa Dana Syariah merupakan wadah mengumpulkan uang investor yang dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi Syariah. Uang yang terkumpul kemudian diinvestasikan ke dalam bentuk surat berharga. Surat berharga ini bisa berupa saham, obligasi, dan instrumen pasar modal yang sesuai dengan prinsip Syariah.

Investasi Properti Syariah

Investasi ini dilakukan dengan membeli properti sesuai kemampuan yang dimiliki. Yang perlu diperhatikan yaitu tidak ada sistem bunga pada saat proses pembelian properti tersebut. Harga properti yang selalu naik akan memberikan keuntungan pada waktu yang akan datang. Keuntungan juga bisa diperoleh dengan menyewakan properti kepada orang lain.

Selain membeli langsung, bisa juga dengan mengambil KPR yang berbasis Syariah. Dalam pelaksanaannya, KPR Syariah tidak ada bunga melainkan dengan sistim margin. Persentase margin yang harus dibayar ditetapkan pada saat awal perjanjian, dan besarnya cicilan tidak akan berubah hingga akhir pembayaran.

Investasi Tanah Syariah

Selain properti, tanah juga bisa dijadikan sebagai investasi. Investasi tanah lebih mudah dilakukan daripada investasi properti karena peminatnya lebih mudah dicari. Hal ini karena tanah memiliki fungsi yang bisa berubah-ubah hingga waktu mendatang. Ditambah lagi dengan harga tanah yang akan selalu naik sehingga sangat menguntungkan.

Yang perlu diperhatian yaitu dalam proses proses jual beli tanah harus sesuai dengan prinsip Syariat. Pastikan tidak terdapat bunga, denda, pinalti, hingga akad bermasalah. Investasi tanah Syariah pada umumnya berupa kavling tanah yang bisa dipakai untuk berbagai tujuan tertentu. Contohnya, untuk peternakan, kebun buah, dan lain-lainnya.

Investasi SBSN (Surat Berharga Syariah Negara)

SBSN adalah surat negara atau obligasi yang diterbitkan dengan pedoman prinsip Syariah. Dengan kata lain surat tersebut tidak mengandung unsur haram atau bukan dari proses jual beli produk yang bertentangan dengan syariat Islam. Selain itu, proses transaksi dilakukan dengan transparan dan jelas.

Penutup

Demikian mengenai jenis investasi Syariah terbaik, halal dan menguntungkan. Semoga penjelasan di atas dapat membantu dalam menentukan jenis investasi Syariah yang ingin dilakukan.

12 thoughts on “10 Jenis Investasi Syariah Terbaik, Halal dan Menguntungkan”

  1. Pingback: Amanah! Ketahui Cara Investasi Reksadana Syariah yang Aman dan Berkah - Markets

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *