Investasi Saham Lokal vs Saham Asing, Bagus Mana?

Anda bimbang memilih Investasi saham lokal vs saham asing, bagus mana?

Dalam berinvestasi saham, anda harus mengerti terlebih dahulu apa itu saham. Meski investasi saham sangat populer dan lebih populer dibanding investasi dengan cara lain, tapi banyak yang belum mengenal saham di kalangan orang awam. Saham adalah surat bukti kepemilikan bagian dari perusahaan yang telah dibeli. Jadi, mereka yang berinvestasi saham dalah sebuah perusahaan akan menanamkan modalnya untuk perusahaan tersebut. Anda yang berinvestasi saham pun akan mendapatkan kepemilikan dari perusahaan.

Di Indonesia, banyak perusahaan-perusahaan besar yang pastinya memiliki banyak investor untuk mendukung perkembangan dan kemajuan perusahaannya. Namun karena kondisi ekonomi Indonesia yang belum cukup maju, perusahaaan-perusahaan pun mengalami naik turun dalam penjualannya di pasaran.

Perusahaan-perusahaan lokal pun tidak hanya bersaing di pasaran dengan kepuasan masyarakat, namun juga bersaing dengan perusahaan-perusahaan asing. Perusahaan dengan nama yang lebih melejit akan lebih diminati di pasaran, sehingga banyak investor yang bimbang untuk menanamkan modalnya di mana.

Investasi Saham Lokal vs Saham Asing, Bagus Mana?

Berinvestasi saham, harus mempertimbangkan potensi perusahaan untuk kedepannya. Karena investasi tidak pasti akan langsung menghasilkan di awal. Perusahaan-perusahaan banyak yang masih bertahap dalam merintis usahanya. Banyak pula yang sudah berhasil berjaya dengan pendapatan laba yang stabil.

Jika anda sudah memahami ilmu mengenai saham, pasti anda akan paham bahwa dalam berinvestasi saham tidak akan selalu menghasilkan secara langsung. Ada yang menginvestasikan perusahaan rintisan karena percaya potensi kesuksesannya di masa depan. Ada yang menginvestasikan saham namun tidak menghasilkan deviden karena kepemilikan sahamnya yang lebih kecil, dan lain-lain.

Sebenarnya semua perusahaan itu sama saja. Jika anda bingung memilih berinvestasi saham lokal atau saham asing, lihatlah pengoperasian perusahaannya. Perhatikan pula pergerakan keuangan perusahaannya. Bukan berarti perusahaan rintisan atau perusahaan dengan laba yang tidak stabil tidak recomended untuk diinvestasikan. Dan tidak pula selalu oerusahaan dengan nama besar akan selalu sejahtera kedepannya.

Anda bisa mengambil contoh dari perusahaan telekomunikasi Nokia yang sempat melejit di tahun 2000an. Dulu produk Nokia sangat digemari dan menjadi unggulan teratas. Perusahaan sukses besar, namun karena terlalu percaya diri akan keunggulan produknya, Nokia menjadi tertinggal tersalip produk-produk baru yang menawarkan performa masa depan. Saham perusahaannya turun dan namanya jauh tertinggal sekarang. Begitu juga dengan perusahaan yahoo yang dulu juga memiliki investor-investor dengan pemberian modal tinggi. Namun sekarang, popularitasnya kalah dengan pendatang yang lebih baru dan lebih mumpuni.

Perusahaan asing yang masuk ke dalam negeri, banyak menawarkan inovasi-inovasi yang Indonesia butuhkan. Tentu saja akan menguntungkan bagi mereka yang membuka perusahaan di Indonesia. Anda yang ingin berinvestasi pun besar kemungkinan akan mendapatkan deviden. Negara pun banyak diuntungkan dengan adanya perusahaan-perusahaan asing yang membuka cabang di dalam negeri. Namun juga banyak dari mereka yang tidak menjanjikan keuntungan di masa depan.

Dampak buruk datangnya perusahaan asing di dalam negeri, perusahaan dalam negeri atau perusahaan lokal pun mendapatkan saingan yang cukup berat. Mengapa? Karena semakin sempit lahan pemasaran saham lokal di negeri sendiri, terhimpit oleh perusahaan-perusahaan dari luar negeri. Padahal, perusahaan-perusahaan lokal masih relatif lebih sedikit dan akan menyumbangkan kesuksesan dengan membawa nama negara. Perusahaan lokal pun dipercaya lebih mampu bertahan di kondisi yang tidak stabil. Tidak ada salahnya untuk berinvestasi saham di perusahaan lokal karena tidak semuanya merugikan.

Tips Investasi Saham Untung dan Aman

Untuk meyakinkan anda dalam berinvestasi dengan cara yang aman dan pastinya akan mendapatkan deviden, anda harus memperhatikan beberapa hal di bahaw ini:

  1. Pilih Perusahaan Publik

Perusahaan publik adalah perusahaan yang sudah memiliki lebih dadi setidaknya 300 investor, dan biasanya diperjual belikan di pasar saham. Perusahaan publik karena diperjual belikan di pasar saham akan lebih aman karena penjualannya akan selalu terjaga dan dipantau oleh pihak pasar saham. Berbeda dengan perusahaan tertutup yang tidak menjualkan sahamnya di pasar saham.

Anda bisa melakukan pencarian di Bursa Efek Indonesia (BEI), kemudian cari list perusahaan dan sesuaikan dengan budget yang anda miliki.

  1. Cari Saham yang Terbukti Untung

Agar investasi anda dapat menghasilkan, dan mendapatkan deviden yang stabil dan rutin, carilah perusahaan yang kapitalisasinya rata-rata atau setidaknya jangan yang kecil. Mengapa? Karena biasanya perusahaan dengan harga kapitalisasi kecil dapat dimainkan oleh penjual atau biasa disebut dengan saham gorengan.

Carilah perusahaan dengan saham yang di atas rata-rata yang dapat dipastikan perusahaannya cukup diminati dan bukan perusahaan abal-abal.

  1. Cermati Pergerakan Perekonomian

Kondisi perekonomian sangat mempengaruhi harga saham. Pastikan anda selalu memantau kondisi perekonomian dalam negeri dan juga di luar negeri. Jika kondisi ekonomi sedang tidak baik, jangan membeli saham dan jika anda sudah terlanjur berinvestasi, anda harus berhati-hati dan disarankan agar anda menjual saham anda agar tidak rugi. Namun apabila perekonomian sedang dalam kondisi normal maka itu langkah yang baik untuk anda membeli saham dan berinvestasi.

  1. Cermati Sentimen Pasar

Memantau kegiatan pasar akan menambah pemahaman anda pada apa yang mereka sukai dan apa yang tidak mereka sukai. Penilaian pasar sangat berpengaruh pada hasil pemasaran perusahaan.

Jika anda ingin berinvestasi dan bingung memilih perusahaan mana yang paling diminati dan yang mampu menghasilkan laba yang banyak maka mencermati sentimen pasar sangat dianjurkan bagi anda.

Kesimpulan

Sudah membaca namun masih bingung memilih perusahaan lokal atau perusahaan asing untuk diinvestasikan saham? Baca poin-poin yang menyimpulkan di bawah ini!

  1. Kondisi perusahaan akan bergantung pada potensi yang mereka punya, pastikan anda merupakan orang yang mampu membaca masa depan dan kemungkinan-kemungkinan apa yang akan terjadi dengan seiring kemajuan zaman. Jika perusahaan memiliki potensi untuk bertahan karena peminatan masyarakat yang selalu tinggi, bahkan menjadi kebutuhan masyarakat maka pilihlah perusahaan tersebut.
  2. Pilih perusahaan berdasarkan penilaian masyarakat di pasaran, jika masyarakat memberikan nilai positif pada produk perusahaan, maka tidak ada kesalahan bagi anda untuk memilih perusahaan tersebut untuk ditanamkan modal.
  3. Perusahaan lokal dan perusahaan asing tidak menjadi jaminan untuk selalu berjaya di masa depan. Dunia selalu berputar dan manusia memiliki rasa bosan. Akan selalu ada inovasi baru yang menawarkan cara baru yang lebih praktis.
  4. Jika anda berinvestasi di perusahaan lokal, anda dapat menyuport kemajuan bangsa.

Jadi, keputusan ada di tangan anda, karena setiap orang memiliki penilaian masing-masing yang juga tidak bisa disalahkan begitu saja. Jadi menurut anda saham lokal vs saham asing, bagus mana? Mana yang akan menjadi pilihan anda? Pastikan untuk memperhatikan hal-hal penting yang sudah disebutkan di atas untuk menyukseskan investasi anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *