Inilah Alasan Mengapa IMF Khawatir Terhadap Mata Uang Crypto

  • 3 min read
  • Crypto
  • by

International Monetary Found atau yang biasa dikenal dengan IMF khawatir dengan mata uang crypto (Cryptocurrency). Hal ini karena pasar crpto meningkat dengan pesat dan tidak memiliki regulasi yang sesuai.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh IMF, Nilai pasar total dari semua aset crypto melampaui 2 triliun dollar pada bulan september tahun ini. Niali pasar ini naik 10 kali lipat dibandingkan dengan awal tahun 2020.

Berdasarkan informasi dari wakil kepala divisi IMF Evan Papgeorgiu kepada CNBC, Beliau mengatakan bahwa ekosistem crypto telah bertumbuh dengan siknifikan serta menunjukkan adanya ketahanan yang luar biasa, akan tetapi terdapat pula tren stress yang menarik.

IMF meyorot masalah mengenai banyaknya perorangan atau lembaga keuangan yang memperdagangkan aset dimana mereka kurang memiliki praktik operasional, tata kelola serta risiko yang kuat. IMF juga menegaskan kepada konsumen bila mereka sedang dalam risiko karena dalam praktiknya terdapat pengungkapan dan pengawasan yang tidak memadai. Selain itu terdapat celah dalam crypto untuk dilakukannya tindakan berbahaya seperti pencucian uang dan pencurian data.

Lembaga keuangan lain menyerukan untuk membuat investasi menjadi lebih aman. Namun mata uang crypto menjadi topik yang berkebalikan, karena terdapat pendapat bahwa crypto merupakan mata uang dimasa depan dan pendapat lain yang menyajikan argumen yang lebih skeptis mengenai risiko dari mata uang crypto.

Lantas apakah yang menjadi penyebab IMF khawatir dengan crypto? inilah penyebabnya

Influencer Crypto

FCA salah satu lembaga keuangan inggris telah memperingati hubungan antara sosial media dengan crypto. Menurut mereka influencer crypto telah dibayar secara rutin oleh scammers untuk membantu menaikkan dan menurunkan token baru dibelakang spekulasi murni. Dimana beberapa influencer juga mempromosikan token yang setelah diteliti tidak ada sama sekali.

Salah seorang selebgram yaitu Kim Karadashian, awal tahun lalu dibayar untuk membantu mempromosikan crypto di akun instagramnya. kritikus menyoroti mengenai hanya terdapat sedikit detai dari ethereummax dan mata uang yang ia promosikan. Lantas kim membela diri karena hal tersebut hanyalah untuk keperluan iklan.

Dengan makin maraknya iklan crypto yang dilakukan oleh influencer lainnya, Hal ini dikhawatirkan berbahaya bagi kaum muda karena crypto sering diiklankan beresebelahan dengan postingan kehidupan glamor oleh para influencer itu, dimana hal itu mungkin saja dapat mempengaruhi kaum muda untuk menggunakan crypto dan meninggalkan sistem pembayaran yang lebih dikenal luas oleh masyarakat.

Standarisasi

Myron Jobson mengatakan kepada CNBC bahwa pembuat kebijakan perlu melihat iklan crypto dan memastikan untuk menjelaskan kepada orang-orang terkait risiko berinvestasi pada aset yang memiliki nilai tidak stabil. Diketahui hal ini karena nilai fluktuasi crypto yang berfkuktuasi secara liar dalam satu hari perdagangan saja. Terdapat masalah lain yaitu kaum muda sangat tertarik dengan investasi crypto. Mereka akan menggunakan pinjaman ataupun hal lainnya untuk dapat ikut berinvestasi dalam crypto.

Dilansir oleh FCA pada bulan juni ada sekitar 2,3 juta orang di inggris yang memiliki crypto. Dimana terdapat 14% diantaranya menggunakan kredit untuk membeli crypto. 12% pengguna crypto meyakini bahwa mereka akan dilindungi oleh FCA apabila terdapat kesalahan. Namun FCA menegaskan bila terjadi hal yang tidak diinginkan tersebut mereka tidak dapat melindunginya.

Selain itu berdasarkan polling terhadap 1000 orang dewasa di inggris yang berusia antara 18 sampai dengan 29 tahun yang dilakukan pada bulan juli menunjukkan bahwa 27% mereka menggunakan kartu kredit untuk berinvestasi dalam crypto dogecoin. 17% menggunakan pinjaman pelajar, serta 12% menggunakan pinjaman lainnya untuk berinvestasi dalam crypto dogecoin.

Hal ini tentu saja dapat menjadi pisau bermata dua bagi investor karena adanya risiko kegagalan dalam crypto dan mereka harus membayarkan pinjaman yang menjadi tanggungan mereka. Menurut IMF regulator pada negara tersebut harus bekerja untuk memiliki atura umun secara global, meningkatkan pengawasan lintas batas karena hal ini merupakan sesuatu yang baru dan mendorong standarisasi data untuk mengahadapi mata uang crypto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *