Fakta-Fakta Psikologi di Pasar Saham yang Harus Anda Ketahui

Jika Anda menyadari lebih jauh, fakta-fakta psikologi di pasar saham memiliki peran penting dalam menjalani trading di pasar saham juga. Ini bisa jadi fakta yang agak mengejutkan karena selama ini yang Kita tahu bahwa pasar saham adalah hal yang mengedepankan indikator, grafik, dan juga candlestick. Padahal sebenarnya fakta psikologinya tidak kalah pentingnya.

Memahami fakta psikologi pasar akan mengantarkan Anda pada pemahaman tentang dunia pasar modal setingkat lebih jauh dibandingkan Anda hanya memahami pekara data saja. Ini bisa dipahami karena bagaimanapun pasar modal juga terdapat orang didalamnya yang menjalaninya.

Fakta-fakta Psikologi di Pasar Saham

Lalu apa sajakah fakta psikologi ini? Jika Anda sebelumnya sudah memahami tenang analisis teknikal, maka mengetahui psikologi pasar saham akan membuat Anda semakin lihai dalam membaca situasi dan peluang. Faktanya sendiri antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Psikologi tentang cut loss

Anda pasti pernah mendengar selentingan atau mungkin Anda sebelumnya juga sudah memiliki pemikiran yang satu ini. Ada mitos atau pemikiran bahwa cut loss sendiri sebenarnya bukan suatu hal yang penting, ini dikarenakan orang tersebut yakin bahwa saham bisa berbalik harga.

Padahal sejatinya cut loss ini adalah bagian yang juga sangat penting dari kegiatan trading di pasar modal. Anda harus membuat batasan cut loss yang mana merupakan bentuk resiko kehilangan atau kerugian Anda. Maka meskipun Anda merupakan seorang trader yang jitu, menentapkan batasan cut loss akan menghindarkan Anda dari kerugian yang sangat besar.

  1. Psikologi tentang profit

Satu lagi pemikiran yang awam tentang profit. Ini adalah tentang bahwa mengejar profit sejatinya merupakan hal yang harus diutamakan sekali dalam trading. Padahal faktanya tidak begitu, jika Anda hanya mengejar profit saja maka rasionalitas yang Anda miliki bisa hilang. Dengan begitu, anda bisa melupakan kualitas analisis yang Anda miliki.

Maka dari itu, penting bagi Anda agar tidak mengejar profit semata sehingga buta arah dan melupakan analisis teknikal. Anda harus menjadi seseorang analisis jitu dengan mengharapkan profit dalam jumlah rasional.

  1. Psikologi tentang arah saham

Ada pemikiran bahwa orang-orang menganggap arah saham gampang untuk ditebak arahnya. Dengan pemikiran tadi, maka Anda bisa melakukan aktivitas trading yang mana kondisi pasar bisa dalam keadaan bearish ataupun bullish.

Ini adalah hal yang sedikit salah kaprah karena Anda harusnya paham kapan Anda harus masuk atau keluar pasar, atau mungkin melakukan wait and see. Biasanya, hal ini banyak dilakukan oleh orang yang baru saja melakukan trading dalam kurun waktu satu minggu.

Berbagai Fakta Psikologi dan Pemikiran Tentang Pasar Modal Lainnya

Selain tiga fakta utama diatas, ada juga beberapa kesalahan lainnya yang sebaiknya tidak Anda lakukan dalam menjadi trader yang profesional. Ada beberapa fakta psikologi lainnya yang tidak kalah pentingnya untuk Anda pahami. Fakta tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Trading kapan?

Mungkin Anda banyak bertanya kapan waktu yang paling baik untuk trading. Bahkan banyak orang yang mengira bahwa trading harusnya dilakukan setiap hari secara rutin. Bagaimana fakta yang sesungguhnya? Sesungguhnya, Anda tidak harus melakukan trading setiap hari. Hal ini dikarenakan tidak setiap hari adalah waktu yang tepat untuk melakukan trading.

Jika Anda tidak bisa menahan diri Anda untuk tidak trading jika waktunya memang tidak tepat, maka dapat dipastikan bahwa nantinya banyak saham Anda tersangkut pada kondisi pasar yang lekat dengan sentimen negatif.

Maka dengan itu Anda harus memahami bahwa benar kesempatan memperoleh profit sangat terbuka lebar. Tetapi meskipun demikian, Anda tidak harus merasa memaksakan diri untuk mendapatkan profit setiap hari. Tetaplah logis dan rasional tentang memilih waktu yang tepat untuk melakukan trading.

  1. Sistem yang cocok untuk Anda

Melihat pakar trading yang sudah sangat berhasil dan mendapatkan profit banyak bisa saja membuat Anda semakin yakin untuk meniru sistem yang digunakan. Kemudian, bisa saja Anda terjebak dengan meniru tetapi kenyataannya gagal. Apa yang salah? Sebenarnya ini bukan masalah salah atau benar, tetapi tentang cocok atau tidaknya.

Anda tidak harus memilih sistem trading yang rumit hanya karena pakar yang sudah sukses menggunakan sistem tersebut. Anda bisa saja menggunakan sistem yang simpel tetapi dapat tetap mendapatkan profit yang Anda idamkan.

Maka ini berarti bukan tentang sebagus apa sistem yang digunakan, tetapi seberapa cocok sistem tersebut dengan pribadi Anda. Jika hal tersebut sudah terjadi, maka Anda tidak perlu khawatir bahwa trading Anda tidak berhasil. Cari tahulah sedini mungkin tentang sistem yang cocok untuk Anda.

  1. Tentang portofolio

Mungkin secara tidak sadar, Anda bisa saja memberitahukan pada diri Anda agar membeli portofolio sebanyak-banyaknya ketika harga sedang naik. Ini bisa menjadi boomerang bagi Anda karena pada faktanya, jika portofolio Anda terlalu banyak maka akan susah bagi Anda untuk memonitoringnya.

Bagaimana jika Anda tidak memonitoringnya? maka return yang Anda dapatkan pun semakin kecil. Tentu ini berbalik arah dengan apa yang Anda awalnya inginkan, yakni mendapatkan return sebanyak-banyaknya.

Maka fakta psikologisnya, apabila Anda memiliki terlalu banyak porofolio, maka bisa dikatakan bahwa mental tarder Anda belum terlalu kuat. Maka dari itu, Anda harus mengasahnya sehingga Anda semakin jago dalam hal ini.

Tips Trading Saham yang Harus Anda Ketahui

Jika Anda sudah membaca fakta psikologis dengan baik, kini saatnya Anda menemukan bagaimana cara trading saham yang baik pula sehingga Anda akan mendapatkan ketenangan psikologis Anda. Beberapa tipsnya antara lain adalah sebagai berikut:

  • Jangan menjadikan kegiatan trading sebagai pekerjaan utama Anda
  • Sebaiknya ini menjadi ladang Anda sebagai penghasilan tambahan atau hanya untuk senang-senang
  • Sebaiknya jangan menjadi seorang full-timer trader
  • Miliki karir utama Anda sehingga Anda tidak menjadikan kegiatan trading sebagai karir utama
  • Jangan memforsir tenaga Anda sepanjang hari untuk memikirkan trading dan seisinya
  • Rileks
  • Pahami bahwa terkadang Anda sebagai manusia bisa mengalami kesalahan
  • Tidak perlu menghabiskan uang Anda sepenuhnya untuk portofolio, gunakan secukupnya saja
  • Pahami fakta psikologis pasar modal agar Anda tidak terjebak pada pemikiran yang salah sepanjang waktu

Ini sangat penting karena kenyataannya banyak orang yang menjadi full-timer trading menjadi setres karena merasa ada tuntutan. Berbeda jika Anda menjadikannya hanya sebagai sampingan saja, Anda akan lebih enjoy dalam menjalaninya sehingga hasilnya pun bisa maksimal.

Itulah fakta-fakta psikologi di pasar saham yang harus Anda ketahui. Kini Anda pasti sudah memahami bahwa ternyata banyak hal yang awalnya Kita pikirkan berkebalikan dengan apa yang terjadi sesungguhnya. Semoga dengan adanya artikel ini, Anda akan menjadi seorang trader yang bijak dan tentunya meraih kesuksesan yang Anda ingin.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *