Penjelasan Lengkap Mengenai Pengertian Dividen Saham

Pengertian dividen saham adalah bagian laba perusahaan atau sebuah keuntungan yang didapatkan perusahaan yang dibayarkan ke pemegang saham dalam bentuk saham. Pembagian dividen saham ini bisa diberikan dalam bentuk saham yang sejenis atau pun saham dengan jenis lain.

Sebuah perusahaan yang memiliki kinerja bagus, pasti akan memberikan dividen saham kepada para pemegang sahamnya secara konsisten. Namun sebaliknya, untuk sebuah perusahaan yang masih belum memiliki kinerja bagus atau bisa dibilang masih buruk dan acak-acakan, kemungkinan besar mereka tidak bisa memberikan dividen saham itu karena mereka menggunakan laba atau keuntungan yang didapatkan untuk semakin mengembangkan kinerja perusahaan lebih baik lagi.

Besar kecilnya sebuah dividen yang dibayarkan oleh perusahaan kepada para investor sendiri hitungannya tergantung pada kebijakan perusahaan. Pada umumnya, kebijakan ini akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham atau biasa disingkat dengan RUPS. Selain itu, informasi selanjutnya mengenai dividen saham adalah, sebenarnya dividen tidaklah wajib untuk dibagikan kepada pemegang saham karena kegiatan ini bertujuan hanya untuk memuaskan para investor. Oleh karena itulah, terdapat beberapa perusahaan yang memilih tidak memberikan dividen kepada para pemegang sahamnya terlebih dahulu karena mereka memilih mengembangkan kinerja perusahaannya dengan laba yang mereka dapatkan itu.

Sampai disini kamu sudah paham betul kan betapa pentingnya untuk memahami tentang topik dividen saham khususnya bagi para investor saham yang masih pemula. Apalagi bagi sebagian besar investor saham, masa-masa yang paling dinantikan mereka adalah waktu pembagian dividen, jadi tidak ada salahnya untuk mempelajari tentang hal ini lebih lanjut lagi.

Fakta lain mengenai pengertian dividen saham beserta cara kerjanya

Sesuai dengan namanya yaitu dividen saham, pembayaran dividen ini dilakukan dalam bentuk saham tambahan dan bukan dalam pembayaran tunai. Distribusi ini pada umumnya dikenal dalam bentuk pecahan yang dibayarkan per saham yang ada. Sebagian dari beberapa perusahaan yang memutuskan untuk membagikan dividen jenis ini, mereka mengeluarkan dividen saham sebesar 0,05 saham untuk setiap saham tunggal milik pemegang saham yang ada.

Dividen saham biasanya dipilih oleh beberapa perusahaan yang merasa keuntungan yang didapatkannya belum mencukupi atau cashflow mereka kurang mencukupi namun mereka ingin memberi dividen saham sebagai hadiah untuk para investornya. Namun, perlu diingat bahwa sebuah perusahaan yang akhirnya memutuskan untuk memberikan dividen saham kepada para pemegang sahamnya atau investornya, pasti mereka sudah memiliki faktor dan pertimbangannya sendiri, jadi kamu tidak perlu khawatir keputusan ini bisa mempengaruhi investasi yang kamu jalankan.

Selain itu, dividen saham juga memiliki keuntungan lainnya, yaitu dividen ini sama sekali tidak dikenakan pajak sampai saham tersebut dijual oleh sang investor atau pemegang saham. Jadi, ini menjadikan dividen saham terbilang menguntungkan bagi pemegang saham yang tidak membutuhkan modal segera.

Keuntungan dividen saham bagi sebuah perusahaan

Selain memberikan keuntungan bagi para investor, kegiatan dividen saham juga akan memberikan keuntungan bagi perusahaan yang memberikan dividen tersebut. Dan, sudah dapat dipastikan bahwa keuntungan tersebut tentunya sangat berpengaruh untuk masa depan perusahaan.

Berikut keuntungan-keuntungan dalam melakukan dividen saham bagi sebuah perusahaan:

  1. Cara yang praktis untuk menyimpan laba dan kas perusahaan

Pembagian dividen saham adalah cara yang paling mudah untuk sebuah perusahaan yang ingin menyimpan laba dan kas yang mereka miliki. Dana tersebut bisa digunakan oleh sebuah perusahaan untuk tujuan lainnya, misalnya pengembangan usaha, membayar hutang yang akan segera jatuh tempo, atau pembayaran-pembayaran lainnya.

  1. Struktur modal perusahaan akan lebih kuat

Pembagian dividen saham juga akan membuat struktur modal perusahaan lebih kuat. Hal ini dikarenakan dividen saham berasal dari pembagian laba yang ditahan, dengan cara memindahkan akun laba yang ditahan tersebut ke pos akun ekuitas saham biasa. Oleh karena itu, jumlah ekuitas yang disetor perusahaan akan meningkat dan ujung-ujungnya struktur modal perusahaan itu akan lebih kuat.

  1. Meningkatkan jumlah saham perusahaan yang beredar

Pembagian dividen dapat meningkatkan jumlah saham perusahaan yang beredar. Secara teori, jumlah saham yang meningkat ini akan membuat harga saham itu menurun, dan harga saham yang murah sudah pasti akan menarik investor lain untuk membeli saham tersebut, sehingga perdagangan saham perusahaan pun akan semakin likuid.

  1. Kondisi keuangan perusahaan tidak terganggu

Karena dividen dibagikan dalam bentuk saham, jadi kondisi arus kas pun tidak akan terganggu. Oleh karena itu, dividen saham adalah jenis dividen yang paling disarankan bagi para ahli untuk perusahaan-perusahaan yang masih dalam perkembangan untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Persyaratan dalam dividen saham

Namun, meskipun memiliki beberapa keuntungan yang sangat menggiurkan, sebuah perusahaan tidak boleh secara serta-merta membagikan dividen jenis ini. Untuk melakukan dividen saham, kamu juga diharuskan memenuhi beberapa persyaratan yang ada, yaitu:

  1. Saldo laba yang ditahan mencukupi

Untuk bisa melakukan pembagian dividen saham, sudah pasti sebuah perusahaan harus memastikan terlebih dahulu apakah saldo laba yang ditahan mencukupi. Sebab, sama saja dengan pembagian dividen tunai, kedua jenis dividen ini sama-sama berasal dari laba yang ditahan perusahaan.

  1. Mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

Selain itu, untuk dapat melakukan pembagian dividen saham, sebuah perusahaan harus mendapatkan persetujuan dari semua pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham atau biasa disingkat dengan RUPS. Jika pemegang saham tidak menyetujui hal ini, maka sebuah perusahaan tidak diperbolehkan untuk membagikan dividen jenis ini.

  1. Harga dari teoritis saham harus sesuai dengan peraturan yang ada

Bursa Efek Indonesia adalah yang mengatur mengenai penerbitan saham baru atau perusahaan yang berniat membagikan dividen saham. Menurut peraturan dari Bursa Efek Indonesia, harga teoritis saham hasil dari adanya penambahan saham yang baru minimal memiliki nilai Rp. 100. Namun, jika perusahaan bisa memberikan keyakinan pada pihak bursa bahwa kalau perusahaan tersebut tidak membagikan dividen saham bisa berpengaruh negatif terhadap perkembangan perusahaan, hal ini kemungkinan besar masih bisa untuk ditolerir.

Ketiga persyaratan ini tidaklah susah untuk diikuti semua perusahaan jika mereka benar-benar menyimaknya dengan baik hingga memahaminya betul. Jadi, bisa dipastikan bahwa tidak semua perusahaan bisa membagikan dividen saham apabila ada salah satu dari ketiga persyaratan itu yang diingkari.

Nah, setelah mempelajari mengenai pengertian dividen saham dan cara kerjanya, kamu pasti akan mengetahui bahwa pembagian dividen saham sudah pasti akan sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak, entah itu sang penerima dividen maupun bagi perusahaan itu sendiri. Hal ini juga berlaku dengan pembagian dividen jenis lainnya seperti dividen tunai, dividen properti, dividen likuidasi, dan jenis-jenis dividen lainnya. Yang paling penting, sebelum sebuah perusahaan memutuskan untuk membagikan sebuah dividen, mereka harus memperhitungkan kemampuan yang dimiliki perusahaan itu sendiri, jangan sampai salah jalan hanya karena salah memperhitungkannya.

1 thought on “Penjelasan Lengkap Mengenai Pengertian Dividen Saham”

  1. Pingback: Pengertian Dividen Interim dalam Investasi Saham yang Wajib Kalian Ketahui - Markets

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *