Investasi Saham Syariah, Lihat Daftar Saham Syariah yang Tidak Listing di BEI

Daftar Saham Syariah yang tidak listing di BEI ternyata sangat banyak. Jika Anda ingin mulai untuk berinvestasi secara Syariah, maka pilihlah saham syariah yang telah listing di BEI atau Bursa Efek Indonesia. Saham syariah sangat banyak di Indonesia, selain memilih yang listing di BEI sebaiknya Anda juga harus memilih saham syariah yang telah resmi terdaftar.

Menurut BEI terdapat perbedaan antara saham syariah yang terdaftar secara resmi dan tidak resmi. Perbedaan yang dimaksud, yaitu saham syariah yang listing di BEI dan resmi terdaftar adalah efek saham yang tidak bertentangan dengan prinsip secara syariah di pasar modal. Prinsip-prinsip syariah yang dimaksud yaitu berupa prinsip yang telah disepakati oleh MUI bersama dengan OJK.

Prinsip syariah yang telah disepakati oleh MUI dan OJK melahirkan keputusan ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan nomor KEP-208/BL/2012 yang berisi tentang kriteria serta penerbitan daftar efek syariah. Prinsip syariah yang telah disepakati oleh MUI secara khusus bahkan telah diteliti oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI yang mana fatwa tersebut dapat dilihat pada DSN nomor 40.

Saham syariah juga memiliki banyak perbedaan dengan saham konvensional. Saham syariah yang terdaftar di BEI sudah dipastikan memiliki kriteria saham halal yang ditetapkan oleh MUI. Dalam kriterianya bahkan terdapat beberapa kegiatan usaha yang dilarang. Hal tersebut dilakukan supaya semua kegiatan yang berjalan tidak bertentangan dengan prinsip syariah.

Makna listing dalam BEI sendiri artinya pencatatan saham suatu perusahaan. Dengan adanya saham yang listing di BEI itu artinya masyarakat umum dapat melakukan transaksi seperti jual beli saham dalam suatu perusahaan tersebut.

Kata listing juga dikenal dengan istilah initial public offering/IPO atau yang artinya penawaran umum perdana. Dalam prosesnya, suatu perusahaan akan melepas saham yang dimilikinya kepada publik atau seluruh lapisan masyarakat. Maka saham tidak lagi hanya dimiliki oleh para pemegang saham namun dapat dimiliki oleh setiap investor umum dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dengan adanya saham syariah yang listing di BEI sebenarnya hal tersebut memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, baik itu investor maupun perusahaan. Dari proses melepas saham kepada investor, perusahaan akan mendapatkan suatu modal yang dapat digunakan untuk ekspansi ataupun keperluan membayar hutang.

Jika Anda ingin mulai berinvestasi secara syariah, maka jangan asal memilih saham. Anda harus mengetahui apa saja saham yang listing dan tidak listing di BEI.

Daftar Saham Syariah yang Tidak Listing di BEI

Sebelum memulai investasi syariah maka sangat penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja saham syariah yang listing dan tidak listing di BEI. Seperti yang kita tahu, terdapat banyak sekali saham di Indonesia sehingga Anda pasti akan cukup kebingungan untuk memilihnya.

Terkadang bahkan banyak orang salah mengira kalau perusahaan Tbk dapat dibeli sahamnya, meskipun berprinsip syariah namun ternyata tidak semua perusahaan yang Tbk merupakan perusahaan publik. Jika tidak listing di Bursa Efek Indonesia, maka tentu saja perusahaan tersebut tidak untuk publik dan Anda tidak dapat membeli saham di perusahaan tersebut.

Berikut daftar saham syariah yang tidak listing di Bursa Efek Indonesia:

  • Langen Kridha Pratyangga Tbk.
  • Grha 165 Tbk.
  • Pondok Indah Padang Golf Tbk.
  • Phapros Tbk.
  • Bukaka Teknik Utama Tbk.
  • Bank Muamalat Indonesia Tbk.
  • Adindo Foresta Indonesia Tbk.
  • Mitra Energi Persada Tbk.
  • Indo Setu Bara Resources Tbk.
  • Jasa Angkasa Semesta Tbk.
  • Panasia Filament Inti Tbk.
  • Intinusa Selareksa Tbk.
  • Surya Intrindo Makmur Tbk.
  • Singleterra Tbk.
  • Sofyan Hotel Tbk.

Itulah beberapa daftar saham syariah yang tidak listing di Bursa Efek Indonesia. Anda tak perlu khawatir karena meskipun beberapa saham syariah yang tidak listing merupakan perusahaan besar dan ternama namun masih banyak juga perusahaan penerbit efek yang listing di BEI.

Saham Syariah yang Listing di BEI dan Cocok untuk Investasi

Terdapat banyak keuntungan saat Anda melakukan investasi pada saham syariah, salah satunya yaitu Anda dapat melakukan investasi sesuai syariat halal yang dibenarkan oleh agama. Tak hanya itu, dalam saham syariah juga terdapat saham-saham blue chip dimana saham tersebut minim resiko penurunan harga yang signifikan.

Dan inilah beberapa daftar saham syariah yang listing di BEI dan cocok bagi Anda yang ingin memulai untuk investasi:

  1. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI)

ISSI diluncurkan pada 12 Mei 2011 dan merupakan indikator dari kinerja pasar saham syariah Indonesia.

Berikut daftar saham ISSI yang sampai saat ini tercatat masih aktif di BEI, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Ace Hardware Indonesia Tbk. (Kode saham: ACES)
  • Astra Agro Lestari Tbk. (Kode saham: AALI)
  • Adhi Karya Persero Tbk. (Kode saham: ADHI)
  • Akasha Wira International Tbk. (Kode saham: ADES)
  • Adaro Energy Tbk. (Kode saham: ADRO)
  • Asia Sejahtera Mina Tbk. (Kode saham: AGAR)
  • Polychem Indonesia Tbk. (Kode saham: ADMG)
  • Akbar Indo Makmur Stimec Tbk. Baru (Kode saham: AIMS)
  • Anugerah Kagum Karya Utama Tbk. Baru (Kode saham: AKKU)
  • Aneka Gas Industri Tbk. (Kode saham: AGII)
  1. Jakarta Islamic Index 70 (JII70)

Indeks saham syariah yang satu ini diluncurkan BEI pada 17 Mei 2018. Hingga saat ini tercatat ada 10 nama penerbit efek yang masih aktif.

Berikut daftar saham syariah JII70:

  • Adaro Energy Tbk. (Kode saham: ADRO)
  • Aneka Tambang Tbk. (Kode saham: ANTM)
  • AKR Corporindo Tbk. (Kode saham: AKRA)
  • Ace Hardware Indonesia Tbk. (Kode saham: ACES)
  • Astra Agro Lestari Tbk. (Kode saham: AALI)
  • Adhi Karya Persero Tbk. (Kode saham: ADHI)
  • Global Mediacom Tbk. (Kode saham: BMTR)
  • Blue Bird Tbk. (Kode saham: BIRD)
  • Barito Pacific Tbk. (Kode saham: BRPT)
  • Bank BRI Syariah Tbk. (Kode saham: BRIS)
  1. Jakarta Islamic Index (JII)

JII merupakan indeks saham syariah yang pertama kali diluncurkan yaitu tepatnya pada 3 Juli 2000.

Berikut daftar saham syariah JII yang masih tercatat aktif:

  • XL Axiata Tbk. (Kode saham: EXCL)
  • Bank BTPN Syariah Tbk. (Kode saham: BTPS)
  • AKR Corporindo Tbk. (Kode saham: AKRA)
  • Aneka Tambang Tbk. (Kode saham: ANTM)
  • Adaro Energy Tbk. (Kode saham: ADRO)
  • Barito Pacific Tbk. (Kode saham: BRPT)
  • Vale Indonesia Tbk. (Kode saham: INCO)
  • Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (Kode saham: ICBP)
  • Indofood Sukses Makmur Tbk. (Kode saham: INDF)

Itulah beberapa daftar saham syariah yang tidak listing di BEI dan yang listing di BEI. Setelah mengetahuinya, hal lain yang harus diperhatikan saat ingin memulai investasi yaitu sebaiknya Anda jangan hanya fokus pada keuntungan namun pahami juga akan segala resiko yang nantinya akan Anda temui di kemudian hari.

Saham syariah juga sama seperti saham konvensional, semua pasti memiliki suatu resiko berupa kerugian ataupun kesulitan yang pasti akan dialami setiap orang saat berinvestasi.

10 thoughts on “Investasi Saham Syariah, Lihat Daftar Saham Syariah yang Tidak Listing di BEI”

  1. Nah ini nih yang saya cari, lengkap ya daftar perusahaan non listing di bei. Jadi bisa buat rekomendasi data untuk penelitian saya. Terimakasih admin

  2. Kemarin saya nyari nyari nih perusahaan yang punya saham syariah, lagi cari referensi terus ketemu artikel ini. Sungguh membantu sekali dan informasinya pun lengkap. Ditunggu update artikel syariah lainnya min.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *