Hati-Hati, Ini Cara Menghindari Investasi Bodong!

Dalam berinvestasi, anda harus hafal dengan cara menghindari investasi bodong agar tidak rugi. Orang-orang jahat nyatanya tidak hanya berputar di dunia nyata dan hanya berkutik dengan kasus yang itu-itu saja. Dalam dunia bisnis, dan investasi yang termasuk di dalamnya, tidak luput mendapat serangan dari orang-orang jahat yang biasanya menyerang mangsanya dengan cara menipu.

Tidak sedikit dari orang-orang yang sudah pernah berinvestasi masih bisa menjadi sasarannya. Para investor yang berniat menanamkan modal untuk mendapatkan keuntungan justru malah buntung karena ditipu dan akhirnya uang malah lenyap. Target-target yang menjadi sasaran empuk adalah orang-orang awam yang baru dalam dunia investasi.

Lalu, apa motif pelaku? Biasanya mereka menawarkan keuntungan yang besar. Mereka yang belum cukup mengerti dunia investasi akan dengan mudal menjadi korban karena iming-iming ini. Akhirnya, tawaran tidak dapat dipertanggung jawabkan dan pelaku menghilang.

Maka dari itu, wajib hukumnya untuk mengetahui cara untuk menghindarinya.

Cara Menghindari Investasi Bodong

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Sepertinya peribahasa ini sesuai dengan pembahasan kali ini. Tidak ada orang yang mau rugi, apalagi dirugikan. Uang yang didapat dari jeri payah sendiri dengan membanting tulang memeras keringat lenyap ditipu karena ingin berinvestasi.

Apalagi, investasi pada perusahaan tentunya tidak hanya bernilai sedikit. Namun, jika anda sudah pernah terkena investasi bodong pun tidak sepatutnya langsung menyerah. Perhatikan cara-cara untuk menghindarinya agar tidak lagi terulang:

  1. Keuntungan yang Menarik

Hal yang paling banyak menarik mangsa adalah dengan ditawarkannya keuntungan yang menggiurkan. Apalagi jika anda ditawarkan sesuatu yang berharga miring namun menjanjikan keuntungan yang tidak masuk akal. Lebih baik anda menolaknya daripada anda rugi dan tidak menghasilkan apa-apa.

Akan lebih baik apabila anda rugi dengan menghasilkan deviden yang minus karena perusahaan bangkrut dalam satu waktu daripada anda kehilangan uang anda dalam sekejap tanpa mendapat kejelasan apa-apa.

Dalam berinvestasi, carilah harga rata-rata untuk meminimalisir kerugian. Dan pertimbangkan hal lainnya di bawah ini.

  1. Memeriksa dokumen perijinan lembaga atau perusahaan

Mintalah dokumen perijinan lembaga atau perusahaan pada emiten yang akan anda investasikan modal. Perusahaan atau lembaga resmi dan bertanggung jawab akan selalu memiliki ijin resmi untuk membawanya ke pasar modal.

Perijinan resmi biasanya didapat dari Bapepam-LK, atau yang lainnya. Pastikan juga untuk mendapatkan surat ijin usaha dagang. Dengan kedua dokumen tersebut, akan meminimalisir anda untuk bertemu dengan pihak yang abal-abal.

  1. Meneliti produk dan manajemen perusahaan

Berinvestasi mengharuskan anda untuk sangat teliti pada perusahaan yang akan anda tanami modal. Pastikan sebelum anda melakukan deal dengan emiten, anda harus menganalisis perusahaan terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan analisis fundamental maupun teknikal agar mendapatkan kesimpulan yang pasti.

Ketahui latar belakang perusahaan. Pahami cara pengoperasiannya dan produk yang dihasilkan. Manajemen pemasaran produknya, pastikan anda mengetahui keluar masuknya produk/layanan perusahaan tidak melenceng dari hukum.

Tips Untung dalam Berinvestasi

  1. Menyiapkan modal

Modal adalah hal yang paling penting dalam melakukan investasi. Karena investasi berarti anda menanamkan modal berupa uang kepada perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dari perusahaan tersebut. Sediakan budget yang sesuai dengan target anda. Sebaiknya jangan terlalu tinggi dan jangan terlalu rendah. Pilih yang medium atau rata-rata untuk menghindari kerugian.

Namun bagi anda yang sudah sering terjun dalam dunia investasi dan terhitung kecil mendapatkan resiko tertipu, anda dapat mencoba peruntungan dengan berinvestasi menggunakan modal yang besar di perusahaan yang pastinya juga sudah terjamin.

  1. Memahami ilmu berinvestasi

Dunia bisnis memang memiliki banyak hal yang perlu dipelajari, apalagi untuk orang-orang awam. Apabila anda ingin terjun dalam dunia investasi, pastikan untuk memahami ilmunya terlebih dahulu. Jangan sampai anda menyelam namun belum tahu bagaimana caranya berenang. Yang ada, anda akan tenggelam dengan mudahnya.

Pelajari ilmunya, melalui buku atau dengan bergabung dengan seminar-seminar yang sudah sangat mudah dijumpai di internet ataupun di dunia nyata.

  1. Siap mengambil resiko

Untuk bisa lancar menggunakan sepeda, anda harus siap jatuh. Jatuh bangun adalah bagian dari proses kehidupan. Apabila anda hanya ingin kesuksesan, maka anda akan sulit untuk menggapainya karena anda terlalu cepat menyerah dengan satu kegagalan.

Pastikan anda mampu dan mau mengambil resiko setelah anda memahami ilmu berinvestasi. Anda mungkin akan memilih untuk berinvestasi pada perusahaan yang kecil atau yang baru rintis, maka anda memilih resiko untuk menunda deviden anda.

Begitu pula dengan resiko suksesnya, setelah jatuh bangun, akan ada saatnya akan belajar dari pengalaman dan menjadi lebih waspada sampai anda mencapai titik yang tinggi dan mendapat kesuksesan.

  1. Lakukan analisis perusahaan/lembaga

Untuk melakukan investasi, dan berjaga-jaga dari kegagalan, anda bisa melakukan analisis perusahaan dengan menggunakan analisis fundamental atau analisis teknikal. Anda akan mendapatkan kepuasan karena usaha anda menemukan informasi perusahaan. anda akan lebih tenang karena anda yakin bahwa perusahaan itu merupakan perusahaan yang tepat dan tidak ada penyesalan bagi anda untuk menanamkan modal di sana.

  1. Memilih jenis investasi

Dalam dunia investasi, menanamkan modal tidak hanya dalam bentuk saham saja untuk mendapatkan penghasilan. Ada investasi saham, obligasi, emas, deposito, dan investasi yang lainnya. Cari yang sesuai dengan kemauan anda dan yang lebih potensional. Dan tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan mana yang lebih menguntungkan. Anda bisa mencoba satu persatu untuk bisa mempertimbangkan mana yang lebih menguntungkan.

Jika anda belum memahami jenis-jenis investasi dan keuntungan serta kerugiannya, anda bisa memperdalam ilmu anda dengan hal-hal baru yang ingin anda coba. Ingat, jangan sampai tenggelam karena anda belum belajar cara berenang!

  1. Memilih sektor industri yang tepat

Memilih sektor industri adalah hal yang juga sangat penting. Jangan asal pilih perusahaan karena harga sahamnya menarik dan pembelinya banyak. Memang itu juga hal yang harus dipertimbangkan, namun memilih sektor industri untuk menanamkan modal pun penting.

Anda harus melihat minat masyarakan di pasaran. Bisa juga dengan anda memilih saham mana yang paling sesuai dari segi harga dan peminatnya, lalu anda sortir sektor mana yang lebih anda minati. Anda akan menjadi lebih bersemangat dan termotivasi karena perusahaan yang anda investasikan merupakan perusahaan yang menghasilkan produk/layanan yang sesuai dengan minat anda. Karena dengan investasi, berarti anda pun mendapatkan tempat untuk menjadi salah satu pemilik perusahaan.

Jadi, jika anda ingin berinvestasi dengan sukses, anda harus memperhatikan hal-hal di atas. Yang pasti anda harus selalu belajar dan mendalami ilmu mengenai dunia bisnis terutama investasi jika ingin sukses dan terhindar dari investasi bodong.

Demikian di atas penjelasan mengenai cara menghindari investasi bodong. tetap berhati-hati dan salam sukses!

Tags:

2 thoughts on “Hati-Hati, Ini Cara Menghindari Investasi Bodong!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *