Cara Mendeteksi Manipulasi Laporan Keuangan Yang Mudah

Cara mendeteksi manipulasi laporan keuangan, wajib diketahui oleh para investor untuk menghindari kerugian yang diakibatkan oleh kesalahan dalam memilih perusahaan yang hendak dibeli sahamnya. Tapi, bagaimana bila Anda tidak faham sama sekali dengan pembacaan laporan keuangan yang telah diterbitkan ke dalam Bursa Efek Indonesia? Ada cara mudah yang bisa digunakan investor dalam memahami kerumitan angka yang tersaji di dalam laporan tersebut, simak penjelasannya berikut ini.

Cari Tahu, Yuk! Cara Mendeteksi Manipulasi Laporan Keuangan

Kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok atau individual dengan tujuan untuk mendapatkan hak orang lain namun dengan cara membuat orang yang berhak menjadi dirugikan, dikenal dengan istilah Fraud. Berdasarkan pendapat yang dikemukakan oleh Hermansyah pada tahun 2015, dirinya menjelaskan ada metode yang tepat dalam membongkar kecurangan yang mungkin dilakukan oleh suatu perusahaan, yakni model perhitungan Beneish M-score. Model tersebut, diperkenalkan oleh seorang ahli atau professor yang bernama Messod Beneish di tahun 1999, sehingga tidak heran jika model perhitungannya diberi nama dengan model hitung Beneish M-score.

Beneish M-score ini, seringkali dimanfaatkan dalam penggambaran kasus manipulatif yang ditemukan di data laporan keuangan. Adapun rasio yang digunakan diantaranya Deprection Index (DEPI), Asset Quality Index (AQI), Days Sales in Receiveable Index (DSRI), Sales Growth Index (SGI), Leverage Index (LVGI), Total Accural to Total Assets Index (TATA), serta Sales General and Administrative Expenses Index (SGAI). Hanya saja, kelemahan dari penggunaan model ini yaitu, perlu dihitung terlebih dahulu menggunakan data yang memiliki pertahanan terhadap perbedaan jenis data lainnya atau data yang diambil harus bersifat valid.

Laporan keuangan saham yang kerap kali muncul dengan data yang terlihat “aneh” tersebut, bisa Anda analisa dengan metode Beneish M-score. Lalu, tahukah mengapa laporan yang sangat krusial ini diubah sedemikian rupa ketika diinformasikan kepada publik? Sebenarnya jawabannya sangat mudah.

Alasan yang ke satu, muncul karena orang-orang yang berstatus sebagai badan eksekutif di dalam suatu perusahaan mengharapkan adanya peningkatan bonus gaji yang nantinya tidak lain akan masuk ke dalam kantong para manipulator ini. Alasan yang ke dua, bisa jadi dikarenakan terdapat banyak gap yang memungkinkan orang lain melakukan rekayasa terhadap laporan keuangan yang disampaikannya. Alasan yang terakhir, mungkin juga pihak auditor yang sedang atau telah melaksanakan audit ke sebuah perusahaan menjalin kerjasama tidak sehat bersama pihak emiten, sehingga keduanya sepakat dalam meloloskan angka di laporan keuangan “aneh” tersebut.

Setelah mengetahui berbagai macam alasan dasar yang membuat berbagai pihak melakukan perbuatan tidak terpuji ini, berikutnya akan dijelaskan cara mengaplikasikan model hitung Beneish M-score ke dalam laporan keuangan yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan. DSRI merupakan salah satu dari 8 macam variabel yang dibutuhkan sebagai acuan dalam pengukuran jumlah pendapatan serta hutang yang ada dalam 2 periode tahun sebelumnya. Saat angka DSRI terlihat meningkat, ada faktor dari pengaruh peraturan kredit yang ditetapkan oleh pihak perusahaan untuk mengantisipasi saingan di pasar saham yang kian ketat, tapi Anda perlu mengamati kembali bahwa ada kepincangan angka di dalam laporan keuangan tersebut karena nilai yang terlalu tinggi juga dapat memicu perubahan di data berikutnya.

AQI adalah jenis rasio dari metode Beneish yang cara kerjanya dengan melakukan perbandingan diantara data-data yang tersaji dalam aktiva perusahaan yang sifatnya tidak berjalan mulus. DEPI sendiri, bisa diaplikasikan ke dalam analisa laporan keuangan saham dilakukan berdasarkan perbedaan dalam data beban model deprisiasi dengan aktiva yang sifatnya tetap di satu tahun terkini serta satu tahun yang lalu. LVGI menjelaskan bahwa antara banyaknya nilai hutang yang dibandingkan oleh nilai keseluruhan aktiva dapat memberitahukan tingkatan hutang di sebuah perusahaan per tahunnya.

Cara Mengetahui Kecurangan Angka Laporan Keuangan Saham

  1. Perhatikan pola angka yang dilampirkan dalam laporan keuangan

Umumnya, saham akan memberikan pola tertentu dalam beberapa waktu. Cara ini termasuk ke dalam salah satu tips mudah dalam memahami laporan keuangan bagi investor pemula. Mengapa dikatakan mudah? karena angka yang terlihat dalam pergerakan pasar saham menunjukkan bilangan bulat yang tidak rumit.

Tanpa adanya kehadiran bilangan desimal ini, menjadikan nilai-nilai di laporan keuangan terlihat cukup jelas Sayangnya, buku laporan yang disajikan jarang sekali memiliki angka bulat, sebagian besarnya pasti terdapat bilangan desimalnya. Bilangan desimal dengan perbedaan yang signifikan akan langsung menyadarkan orang lain, tapi berbeda kasusnya jika angka desimal tersebut dirubah hanya sebesar 0,01; 0,001 dan seterusnya.

Mereka yang cerdik merasa cara seperti ini dapat menghalangi kesadaran orang lain akan adanya manipulasi dalam laporan keuangan. Akan tetapi, seorang analis di pasar saham tidak akan mudah menerima perbedaan “kecil” tersebut karena akan berdampak besar terhadap data-data yang dihitung berikutnya. Bisa juga disebut dengan efek domino.

  1. Pahami berbagai macam istilah-istilah dalam ilmu akuntansi

Ada banyak sekali istilah yang perlu diketahui oleh investor. Mulai dari laba bersih, dimana keuntungan modal ini akan diberikan sepenuhnya kepada investor dalam bentuk nominal rupiah. Laba komprehensif berdasarkan pengertiannya, jumlah keuntungan yang diperoleh dalam suatu perusahaan bukan berasal dari sistem operasional perusahaan yang dilaksanakan secara normal. Dalam arti lain, peningkatan nilai saham yang dirasakan oleh perusahaan bukan suatu hal yang patut diapresiasikan karena seketika perusahaan menjadi sangat terkenal tanpa perlu bersusah payah.

Kemudian ada juga istilahanya arus saham atau bahasa Inggrisnya Cash flow from investing activities dimana, data yang ada digunakan sebagai informasi dari letak kas perusahaan dalam pasar saham. Arah pergerakan pertukaran rupiah ini, nantinya berdampak terhadap banyaknya investasi saham yang dimiliki oleh perusahaan. Cabang dari perusahaan kelas kakap inilah yang sering menimbulkan perputaran keluar masuknya rupiah terganggu karena nominal yang tertera dalam buku yang seharusnya habis dipakai tidak sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan.

  1. Pelajari laporan keuangan secara kontinyu

Berinvestasi di dunia saham tidak membuat Anda langsung memahami beberapa model perhitungan secara kuantitatif. Hal seperti ini akan terasa ringan jika dilakukan oleh orang yang sudah terbiasa menggeluti berbagai macam deretan angka di laporan keuangan, baik itu seorang analis ataupun akuntan. Tapi, menjadi seorang pemuladi dunia saham juga tidak menutup peluang Anda dalam mengetahui adanya “kecacatan” di sebuah laporan keuangan perusahaan.

Ada yang memanfaatkan keberadaan dari garis support serta resistant. Walaupun hasil yang ditunjukkan tidak terlalu akurat, cara ini sangat mudah diikuti oleh investor-investor baru ataupun investor lama sekalipun. Bisa juga menggunakan rumus dari Fibinocci yang sangat terkenal di lingkungan para investor.

  1. Lakukan analisis dari berbagai macam sudut

Ada banyak sekali hal yang dapat diamati dari perubahan laporan keuangan. Mulai dari arah kasnya, perbandingan antara modal kekayaan perusahaan dengan banyaknya jumlah piutang, hingga footnote yang diberitakan dalam buku laporan tersebut. Tapi, pastikan Anda menitik beratkan pengamatan pada bagian evaluasi ulang nilai dari aset perusahaan, penggunaan metode perhitungan suatu depresiasi, hingga kejujuran dari angka yang tertera dengan banyaknya pemasukan yang sebenarnya, dan masih banyak sudut lainnya yang bisa terus digali agar tidak tertipu oleh hasil auditnya saja.

  1. Jangan terkecoh dengan pengumuman hasil audit

Ingat bukan? salah satu alasan yang telah dijelaskan sebelumnya membahas bagaimana permainan yang terjadi di pasar saham. Ya, terjalinnya hubungan kerjasama tidak sehat diantara emiten dengan auditor. Hal tersebut mungkin saja dilakukan supaya perusahaan tetap memiliki citra yang baik, bisa juga karena perusahaan audit tertentu tidak ingin kehilangan emiten andalannya.

Itulah pembahasan singkat terkait cara mendeteksi manipulasi laporang keuangan pada pertemuan kali ini. Semoga bermanfaat dan sehat selalu. See you later!

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *