Cara Mencari Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

Cara Mencari Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI – Semakin majunya negara Indonesia mengharuskan dan mendorong masyarakatnya untuk sadar akan pentingnya investasi sebagai suatu kegiatan pengelolaan aset untuk menumbuh kembangkan nilai aset di masa depan.

Salah satu upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi baru bagi perluasan penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan dan penanggulangan kemiskinan adalah dengan jalan investasi. Peran penting dalam mengatur tingkat pengeluaran perekonomian suatu negara juga ditentukan oleh tingkat investasinya.

Pasar modal BEI – IDX telah memfasilitasi perusahaan dan para investor untuk melakukan kegiatan jual beli dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang telah disediakan.

Cara Mencari Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI

IDX / bursa efek Indonesia merupakan pihak yang menyediakan platform dan sistem yang mempunyai fungsi berupa mempertemukan para penjual dan pembeli efek dengan tujuan memperdagangkan efek di antara mereka untuk memperoleh keuntungan.

Efek sendiri merupakan surat berharga yang biasanya terdiri atas obligasi, tanda bukti utang, surat pengakuan utang, saham, surat berharga komersial, kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka efek, derivatif dan lain – lain.

Salah satu perusahaan yang memiliki peran yang sangat besar dan mendominasi dalam dinamika adalah perusahaan manufaktur. Walaupun sebelumnya perusahaan ini banyak mengalami koreksi akan tetapi sumbangan terbesar atas keberjalanan dinamika di IDX adalah perusahaan manufaktur.

Sebelum berinvestasi di BEI IDX tentunya kita harus mengetahui langkah – langkahnya. Namun, penting bagi kita untuk menemukan bagaimana cara mencari perusahaan manufaktur yang terdaftar di IDX.

Ikuti langkah di bawah ini :

  1. Buka laman idx.co.id
  2. Pilihlah menu DATA PASAR
  3. Klik Daftar Saham pada Sub Pilihan Data Saham
  4. Pilihlah sektor Basic Industry and Chemicals
  5. Setelah itu akan muncul daftar perusahaan atau daftar kode saham manufaktur yang telah terdaftar di IDX

Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

Perusahaan manufaktur merupakan perusahaan industri pengolahan yang mengelola bahan mentah atau bahan baku menjadi barang jadi atau setengah jadi. Bahan mentah / bahan baku tersebut diolah menggunakan teknologi yang berskala tinggi. Tentunya jika skalanya sudah besar membutuhkan dana yang besar pula.

Ada banyak perusahaan manufaktur yang mendaftarkan diri di BEI – IDX tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mendapatkan dana melalui saham. Para investor akan menginvestasikan dananya dalam bentuk lembar saham sebagai tanda kepemilikian.

Adanya jumlah perusahaan manufaktur yang banyak ini membuat persaingan antar perusahaan manufaktur menjadi ketat. Persaingan ini membuat masing – masing perusahaan semakin mengembangkan dan meningkatkan kinerja agar apa yang masing – masing perusahaan impikan dapat terwujud.

Akan tetapi tahukah kalian jika ada sekitar 131 perusahaan dalam industri manufaktur tersebut dikelompokkan menjadi beberapa sub kategori industri yang terdaftar di BEI – IDX? Berikut disajikan daftar sub kategorinya:

  1. Industri Dasar dan Kimia
  • Sub sektor Kimia
  • Sub sektor Logam dan sejenisnya
  • Sub sektor Plastik dan Kemasan
  • Sub sektor Semen
  • Sub sektor Keramik, Kaca dan Porselen
  • Sub sektor Pulp Kertas
  • Sub sektor Pakan Ternak
  • Sub sektor Kayu dan Pengolahan
  1. Aneka Industri
  • Sub sektor Elektronika
  • Sub sektor Alas Kaki
  • Sub sektor Kabel
  • Sub sektor Mesin dan Alat Berat
  • Sub sektor Tekstil da Garmen
  • Sub sektor Otomotif dan Komponennya
  1. Industri Barang Konsumsi
  • Sub sektor Farmasi
  • Sub sektor Rokok
  • Sub sektor Peralatan Rumah Tangga
  • Sub sektor Makanan dan Minuman
  • Sub sektor Barang Keperluan Rumah Tangga serta Kosmetik

Peran BEI (IDX)

IDX memiliki peran yang sangat besar dalam pembangunan perekonomian suatu negara. Pasar modal Indonesia patut diperhitungkan sebagai peningkat kesejahteraan negara dan penggerak perekonomian bangsa.

Berikut disajikan peran IDX sebagai pasar modal :

  • Sebagai platform penambah modal bagi usaha. Seperti yang telah diterangkan sebelumnya, melalui IDX perusahaan menjual saham ke pasar modal yang kemudian dibeli oleh para investor. Investor ini akan menginvestasikan dananya dalam bentuk lembar saham sebagai tanda kepemilikian.
  • Sebagai tolok ukur perekonomian negara. Tolok ukur dari baik atau buruknya keberjalanan suatu perekonomian suatu negara diukur dari aktivitas atas volume penjualan dan pembelian yang semakin padat.
  • Sebagai wadah penciptaan lapangan dan tenaga kerja. Adanya wadah pasar modal seperti IDX ini akan mendorong munculnya industri – industri yang kemudian memberikan dampak bagi terciptanya lapangan dan tenaga kerja baru bagi masyarakat sehingga mengurangi tingkat pengangguran dalam negeri.
  • Sebagai sarana pemerataan pendapatan dalam negeri. Pemerataan pendapatan ini diperoleh dari dividen (laba perusahaan yang diberikan setiap tahun) kepada para investor yang telah membeli saham.
  • Sebagai wadah untuk meningkatkan pendapatan negara. Pada baris sebelumnya telah disinggung mengenai dividen. Selain dapat menguntungkan para investor, deviden ini dapat juga menjadi salah satu pemasukan kas negara melalui pajak yang dikenakan sehingga dapat meningkatkan pendapatan negara.
  • Sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas dan kualitas produksi perusahaan. Dengan adanya investasi dari para investor, dapat menambah pemasuakn model yang telah diperoleh dari pasar modal. Maka dari itu akan berdampak pada peningkatan produktivitas produksi yang dibarengi oleh peningkatan kualitas dan kualitas produk.

OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sebagai Badan Pengawas IDX

IDX memang berfungsi sebagai pasar modal yang mempertemukan para penjual dan pembeli efek dengan tujuan memperdagangkan efek di antara mereka untuk memperoleh keuntungan serta mengawasi setiap alur perdagangan tersebut

Akan tetapi di dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (selanjutnya disebut Undang-Undang Pasar Modal) tidak jelas menyebutkan bahwa bursa efek memiliki fungsi mengawasi kegiatannya dan di dalam penjelasannyapun hanya menyebutkan BEI di dalam mengawasi anggota bursa efek bukan mengawasi mengenai perdagangan.

Lalu apakah kalian tau bahwa IDX sebenarnya masih ada yang mengawasi juga. Lembaga atau badan tersebut adalah OJK.

Berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2011, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) merupakan lembaga negara yang berfungsi sebagai penyelenggara sistem pengaturan dan pengawasan yang sifatnya treintegrasi terhadap seluruh kegiatan apapun yang ada di dalam sektor keuangan. IDX ini adalah salah satunya.

Lembaga ini merupakan lembaga yang berdiri sendiri dan bebas dari adanya campur tangan dari pihak lain yang memiliki kegiatan berupa fungsi, wewenang, tuas, pengaturan, pemeriksaan, pengawasan, serta penyidikan.

Hal ini mempunyai arti bahwa memang sudah mutlak tugas dan wewenang OJK untuk mengawasi kegiatan perdagangan di IDX.

Cara Mencari Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI di atas semoga dapat membantu kita dalam menjalankan atau memulai suatu investasi. Perusahaan manufaktur yang telah terdaftar tentunya merupakan perusahaan yang terverifikasi sehingga menjauhkan dari adanya resiko. Dengan adanya pengawasan dari OJK (Otoritas Kerja Keuangan) tentunya akan membuat diri kita semakin percaya dan tidak khawatir. Tidak hanya perusahaan manufaktur, masih ada perusahaan lain beserta sektor di dalamnya yang dapat ditemukan di www.idx.co.id dan tentunya perusahaan yang tercantum merupakan perusahaan yang sudah terdaftar.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *