Lihat Informasi Cara Membuat Tabungan Berjangka yang Mudah dan Cepat

Di jaman yang semakin modern ini, informasi mengenai cara membuat tabungan berjangka yang mudah dan cepat semakin dicari oleh masyarakat Indonesia. Pasalnya, saat ini pikiran masyarakat Indonesia sudah lebih terbuka dengan kelebihan yang dipunya oleh program tabungan yang satu ini. Mereka beranggapan bahwa tabungan berjangka akan membawa hasil yang baik untuk masa depannya.

Tabungan berjangka sendiri merupakan salah satu jenis tabungan yang jangka waktu menabungnya sudah ditetapkan sendiri oleh nasabahnya di awal. Besar nilai setoran yang dibayarkan setiap bulan dan waktu atau jangka waktu menabung bisa ditentukan oleh nasabah dengan menyesuaikan aturan dari pihak bank. Namun, biasanya waktu pelaksanaan tabungan berjangka sekitar 6 bulan hingga 20 tahun.

Tabungan berjangka merupakan pilihan yang cocok untuk orang-orang yang ingin menabung namun merasa sulit untuk memulainya. Sebab, dengan adanya fitur Autodebet, uang akan terpotong secara otomatis, sehingga tabungan akan langsung tersedia dalam beberapa waktu ke depan.

Salah satu hal yang perlu diingat lagi mengenai tabungan berjangka adalah karena tabungan jenis ini memiliki jangka waktu yang telah ditentukan sejak awal, jadi kamu tidak bisa menarik uang dari tabunganmu ini sampai periode yang telah ditentukan itu. Jika kamu dengan nakal mencoba menarik uang dari tabunganmu sebelum waktunya tiba, maka bank bisa memberi denda kepadamu yang berperan sebagai nasabah. Akan tetapi, beberapa bank biasanya memiliki toleransi yang cukup bisa meringankan tunggakan yang kamu miliki, seperti misalnya maksimal 3 kali.

Cara membuat tabungan berjangka yang mudah dan cepat

Untuk membuat tabungan berjangka, ada beberapa langkah yang diikuti. Tenang saja, langkah-langkah ini tidak susah untuk diikuti kok, jadi semua orang bisa mencobanya. Berikut beberapa langkah untuk membuat tabungan berjangka:

  • Tentukan bank yang sesuai dengan pilihanmu.
  • Siapkan dokumen seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Jangan lupa juga untuk menyiapkan dan membawa setoran awal yang bernominal sekitar Rp. 500.000.
  • Setelah data-data yang telah disebutkan di atas sudah terpenuhi semua, datang ke kantor bank pilihanmu dengan membawa data-data tersebut.
  • Disana, kamu akan dibantu oleh petugas bank untuk proses pembuatan tabungan berjangka. Mereka akan menjelaskan dengan rinci dari mulai bagaimana proses pembuatannya hingga keuntungan apa saja yang bisa didapatkan.
  • Isi formulir tabungan berjangka yang diberikan petugas bank, lalu setujui aturan yang ada dan bubuhkan tanda tangan di formulir tersebut.
  • Setelah itu, kamu bisa langsung mendapatkan buku tabungan dan bisa memilih fitur Autodebet yang dapat digunakan untuk memotong uangmu secara otomatis sebagai tabunganmu setiap bulannya.

Saat ini, kamu juga bisa membuat tabungan berjangka secara online, tapi hanya bank-bank digital seperti Jenius dan BTPN yang menawarkan layanan ini. Dokumen-dokumen yang diperlukan juga sama seperti yang di atas, jadi yang menjadi perbedaan disini hanya tempat melakukannya.

Alasan mengapa tabungan berjangka merupakan pilihan terbaik

Di Indonesia sendiri sepertinya masih banyak orang yang awam dengan tabungan jenis ini, mereka masih mempertanyakan apa sih kelebihan yang dimiliki tabungan jenis ini jika dibandingkan dengan tabungan jenis lainnya yang biasanya ada di setiap bank. Namun, nyatanya tabungan berjangka memiliki beberapa kelebihan atau keuntungan yang berbeda dibanding tabungan biasa. Lalu apa saja kelebihan tersebut?

  1. Memiliki suku bunga yang menguntungkan

Suku bunga tabungan berjangka disebut-sebut bisa mencapai hingga 4-5% lebih tinggi daripada tabungan konvensional atau tabungan biasa. Suku bunga yang tinggi inilah yang menjadi faktor utama mengapa orang-orang beralih ke tabungan berjangka, karena keuntungan yang didapatkan akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Artinya, semakin lama kamu menabung, semakin tinggi juga hasilnya.

  1. Melatih kedisiplinan

Karena tabungan berjangka memiliki aturan nasabah harus secara rutin menyisihkan uangnya untuk ditabung, maka kamu jadi tidak punya pilihan lain dan akan menabung dengan teratur. Bagi tipe orang-orang yang tidak mau ribet pun tidak usah khawatir, karena tabungan berjangka biasanya dilengkapi dengan fitur Autodebet yang dapat membuat uangmu terpotong sendiri dan secara otomatis ditarik ke rekening tabungan dalam waktu yang sudah ditentukan oleh nasabah itu sendiri. Jadi, kamu tidak perlu susah payah mengaturnya secara manual.

Selain itu, kamu juga bisa mengatur tanggal penarikan sesuai kebutuhan atau keinginanmu. Tentu saja keuntungan ini akan sia-sia jika diabaikan.

  1. Dana tabungan terjamin aman

Mengapa menabung di bank masih menjadi pilihan terbaik bagi sebagian orang? Karena dengan menabung di bank, nasabah jadi tidak perlu membawa-membawa atau menyimpan uang tunai dalam jumlah yang besar. Apalagi, tidak semua tempat penyimpanan uang tunai yang kamu miliki akan terjamin aman. Tentu ini berbeda dengan bank yang kemungkinan besar keamanannya telah terjaga dengan baik. Jadi, kamu tidak perlu mengkhawatirkan dana tabunganmu lagi.

  1. Diperbolehkan menabung dengan setoran rendah

Setoran pertama dalam tabungan berjangka terbilang rendah dibandingkan deposito. Contohnya, banyak bank meminta setoran awal senilai kisaran Rp. 100.000 hingga Rp. 500.000, sedangkan setoran rutin biasanya hanya kisaran Rp. 100.000 per bulan. Tentu ini akan mempermudah finansialmu.

Mungkin masih banyak yang meremehkan jumlah setoran ini, tapi jika hal ini dilakukan setiap bulannya, maka suku bunga yang didapatkannya pun akan terus bertambah.

  1. Mendapat asuransi

Bank yang menawarkan tabungan berjangka biasanya juga menawarkan layanan asuransi untuk melengkapi tabungan jenis ini, hanya saja rincian asuransi dari masing-masing bank dikatakan berbeda-beda. Ada bank yang menawarkan asuransi jiwa, ada juga yang memberi jaminan untuk melanjutkan setoran hingga periode terakhir. Jenis asuransi yang kedua ini biasanya dilakukan ketika seorang nasabah sudah tidak bisa melanjutkan setorannya yang dikarenakan beberapa alasan. Jadi, kesimpulannya adalah setiap bank memiliki aturan sendiri mengenai penawaran layanan asuransi yang mereka punya untuk melengkapi layanan tabungan berjangkanya.

Waktu yang tepat untuk mendaftar tabungan berjangka

Tidak ada waktu yang tepat untuk memulainya, kamu bisa mencobanya kapan pun kamu butuh dan merasa siap. Namun, tabungan berjangka dikatakan cocok untuk mengumpulkan dana yang akan digunakan dalam waktu dekat, misalnya saat kamu ingin mendaftarkan anak ke playgroup atau SD dalam beberapa tahun kemudian, maka buatlah sistem cicilan dananya dengan mendaftar ke program tabungan berjangka. Cara ini akan menjamin keamanan dana pendidikan yang kamu miliki dan juga mencegah dana pendidikan tersebut tanpa sengaja terpakai untuk kebutuhan lainnya.

Nah, sekarang sudah tahu kan bagaimana cara membuat tabungan berjangka yang mudah dan cepat. Maka dari itu, mulailah mencobanya sendiri untuk masa depan yang indah. Hal ini tidak akan menguntungkan bagi dirimu saja, tapi bisa juga menguntungkan bagi keluarga kecilmu nanti. Tidak ada salahnya mencoba hal yang baru jika itu bisa membawa keuntungan ke kehidupanmu.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *