Bagaimana Cara Investasi Saham Dengan Modal Kecil atau Pas – Pasan?

Ingin memulai investasi saham tetapi tidak punya modal besar? Tidak perlu khawatir karena ternyata investasi saham bisa dilakukan dengan modal kecil dan untuk mengetahui bagaimana caranya kamu bisa membaca artikel ini yang akan membahas cara investasi saham dengan modal kecil atau pas-pasan.

Apa saja caranya? kalau ingin tahu baca artikel ini sampai selesai yuk?

Ini Dia Cara Investasi Saham Dengan Modal Kecil atau Pas – Pasan

Saham merupakan sebuah surat berharga yang menandakan kepemilikan atas suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Jadi dengan membeli saham, bisa dikatakan Anda merupakan salah satu pemilik perusahaan sesuai dengan berapa besar saham yang dimiliki.

Tidak hanya berstatus sebagai salah satu pemilik perusahaan, Anda juga akan mendapatkan keuntungan yaitu capital gain dan dividen. Capital gain sendiri merupakan istilah untuk selisih harga beli dan harga jual saham yang Anda miliki. Keuntungan ini bisa Anda dapatkan dari laba yang berasal dari penjualan saham dengan harga lebih tinggi dibandingkan nilai pasar.

Sementara dividen merupakan pembagian keuntungan oleh perusahaan yang akan didapatkan pemegang saham pada setiap tahunnya. Dividen sendiri akan diputuskan saat berlangsungnya rapat umum pemegang saham.

Banyak orang yang masih menganggap bahwa berinvestasi saham itu ribet, sulit, dan pasti membutuhkan modal yang sangat besar. Faktanya, berinvestasi saham bisa cukup mudah untuk dilakukan dan tidak harus dengan modal besar. Untuk mengetahui bagaimana cara investasi saham dengan modal kecil atau pas-pasan, kamu perlu membaca penjelasan di bawah ini yaitu:

Pilih Sekuritas

Cara investasi saham dengan modal kecil yang pertama adalah dengan memilih sekuritas yang mempunyai biaya terendah. Perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang sudah memperoleh izin usaha dari OJK atau Otoritas Jasa Keuangan untuk bisa melakukan berbagai aktivitas usaha sebagai Penjamin Emisi Efek, Perantara Pedagang Efek, dan lain-lain yang sesuai dengan peraturan Pengawas Pasar Modal.

Untuk berinvestasi saham dengan modal kecil, perusahaan sekuritas yang Anda pilih harus yang memperbolehkan setoran awal di bawah Rp 5 juta. Selain itu Anda juga harus mempertimbangkan biaya transaksinya yang meliputi pembelian dan penjualan saham. Contohnya adalah terdapat suatu perusahaan sekuritas yang memasang harga pembelian 0,20 % dan perusahaan lain 0,25 %. Maka yang perlu Anda lakukan adalah memilih perusahaan sekuritas mana yang menawarkan biaya terendah.

Trading atau Investasi

Anda harus menentukan terlebih dahulu ingin trading atau investasi saham. Trading mempunyai sifat untuk mendapatkan keuntungan secara cepat sedangkan investasi untuk jangka panjang karena menyimpan saham dalam waktu yang cukup lama dan kemudian dipanen di kemudian hari. Terdapat banyak orang yang rugi karena masih labil untuk menentukan ingin menjadi trader atau investor.

Trading merupakan salah satu cara yang berisiko dan cukup melelahkan karena selain harus  memantau informasi industri di berita, mereka juga harus cermat dengan adanya tren fluktuasi harga saham yang diincar sehingga trading dirasa kurang tepat jika dilakukan oleh investor pemula.

Memanfaatkan Aplikasi Trading

Cara berikutnya adalah dengan memanfaatkan aplikasi trading. Di zaman modern ini, terdapat banyak sekali aktivitas yang bisa dilakukan hanya lewat smartphone saja termasuk trading saham.

Aktivitas yang satu ini bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi di smartphone. Aplikasi tersebut biasanya telah disediakan oleh perusahaan sekuritas yang menjadi tempat membuka rekening efek.

Dengan adanya aplikasi ini, menjadikan investor bisa menghemat biaya transportasi karena trading bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan pun, dan di mana pun ia mau.

Aplikasi trading saham online bisa membantu investor untuk memantau pergerakan saham dan bisa melihat analisis fundamental dari suatu perusahaan dengan mudah.

Pilih Perusahaan

Selanjutnya adalah dengan memilih perusahaan publik yang tepat yaitu sudah terdaftar di BEI atau Bursa Efek Indonesia. Untuk mengetahuinya, Anda hanya perlu mengunjungi laman website Bursa Efek Indonesia dan di sana sudah terdapat daftar perusahaan apa saja yang membuka saham pada publik. Dengan daftar tersebut, Anda bisa memilih perusahaan BUMN dengan tawaran saham modal kecil.

Kenapa harus BUMN? Karena perusahaan BUMN mempunyai reputasi yang baik dan risiko rendah untuk bisa mengalami penurunan. Jadi jangan pilih perusahaan yang nilainya naik turun apalagi Anda masih investor pemula. Hal ini dikarenakan jenis saham yang seperti itu bisa dengan mudah dimanipulasi oleh investor bermodal besar.

Di sana, Anda bisa memilih satu atau dua perusahaan besar yang sudah terkenal. Carilah saham dengan harga di bawah Rp 1.000 per lembar. Dengan memilih satu atau dua saja berguna untuk meminimalisir adanya risiko kegagalan.

Diversifikasi

Hanya saham dengan modal cicil, Anda disarankan untu melakukan diversfikasi kepadaprotofolio yang ada. Pilihkan dua perusahaan atau lebih sesuai dengan biaya atau bidget yang Anda miliki.

Cara ini dilakukan untuk meminimalisir risiko kerugian misal seperti terdapat satu perusahaan yang merugi dan untungnya Anda masih mempunyai perusahaan lain yang memberikan tidak rugi. Setidaknya tidak akan menghalami kerugian dalam waktu yang bersamaan.

Pantau Pergerakan dan Analisa

Cara berikutnya adalah memantau pergerakan ekonomi dan rajin menganalisa fundamental. Hal ini perlu dilakukan untuk memprediksi pergerakan saham Anda dan membuat keputusan harus membeli atau menjual saham tersebut.

Jika Anda masih belum tahu dan bisa cara melakukan analisa fundamental sendiri maka pilihlah broker sebagai rekan investasi. Dengan itu, Anda akan mendapatkan berbagai fasilitas seperti informasi mengenai analisa fundamental beserta alasannya.

Jadi, Anda hanya tinggal membaca apa saja penjelasannya yang telang diberikan. Biasanya, broker akan memberikan rekomendasi atau saran mengenai tindakan apa yang harus dilakukkan terhadap saham. Apakah harus dibeli, dijual, atau hold untuk tindakan di kemudian hari.

Pilih Indeks Saham

Cara terakhir untuk berinvestasi dengan modal kecil adalam memilih indeks saham yang tepat. Indeks saham sendiri adalah portofolio imaginer yang bisa mengukur adanya perubahan harga dari suatu pasar atau hanya sebagian. Jika indeks saham naik maka harga saham juga akan mengalami kenaikan sedangkan jika indeks saham turun maka sebagian besar saham akan bergerak turun pula.

Untuk Anda yang masuk menjadi investor pemula disarankan untuk memilih sahan yang tergabung dalam IDX30 atau LQ45. Indeks LQ45 merupakan indeks yang mengukur performa harga dari 45 saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta dukungan fundamental perusahaan baik.

Sementara IDX30 adalah suatu indeks yang mengukur performa harga dari 80 saham yang mempunyai likuiditasl tinggi, kapitalisasi pasar besar, dan dukungan dari fundamental perusahaan baik.

Cara di atas sangatlah cocok dilakukan untuk investor pemula yang ingin berinvestasi saham dengan modal minim atau pas-pasan tetapi menghasilan keuntungan yang menjanjikan. Demikian artikel mengenai bagaimana sih cara investasi saham dengan modal kecil atau pas-pasan. Semoga informasi tersebut bisa menjawab pertanyaan Anda. Terima kasih dan semangat berinvestasi ya!

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *