Amanah! Ketahui Cara Investasi Reksadana Syariah yang Aman dan Berkah

Cara investasi reksadana syariah menerapkan cara berinvestasi yang sesuai dengan syariat atau hukum agama Islam. Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, sehingga berinvestasi reksadana syariah menjadi pilihan banyak orang karena dipercaya membawa berkah, aman, serta amanah.

CARA INVESTASI REKSADANA SYARIAH, BUTUH SEDIKIT MODAL

Berbicara tentang saham, biasanya orang akan melihat bahwa investor harus mengeluarkan nominal modal yang cukup besar untuk bisa berinvestasi dan mendapatkan keuntungan. Namun, sebetulnya tidak selalu demikan.

Bagi masyarakat yang ingin menjadi investor atau ingin berinvestasi, cukup mengeluarkan modal kurang lebih Rp 100.000 (Seratus Ribu Rupiah) sebagai pemula atau belajar. Benarkah demikan?

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai modal yang harus dikeluarkan, ada baiknya untuk meyakinkan diri terlebih dahulu bahwa investasi syariah memang benar adanya dan bukan sesuatu yang hoax atau bodong.

Meskipun memiliki sistem syariah, banyak juga beberapa investasi berbasis syariah yang bodong. Oleh karena itu, bagi masyarakat yang belum mengenal dunia investasi dengan baik, ada baiknya melakukan langkah-langkah di bawah ini agar terhindar dari resiko investasi bodong :

  • Memastikan bahwa investasi berbasir syariah tersebut adalah bukan bodong dengan melakukan pengecekan di situs OJK.
  • Lakukan evaluasi untuk setiap penawaran investasi menggunakan akal sehat (common sense) agar terhindar dari resiko penipuan atau terjebak dalam investasi bodong. Jangan mudah percaya dengan investasi yang menawarkan keuntungan jauh lebih besar dari nominal modal yang diberikan.
  • Lakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan tawaran tersebut, apabila terdapat sebuah kasus yang menimpa tawaran itu, maka calon investor akan menemukan jejak digitalnya yang masih ada.

Terdapat beberapa cara untuk melakukan investasi bagi pemula, salah satunya adalah dilakukan secara online. Terutama di masa pandemic seperti ini, semua basis ekonomi mulai dipindahkan perlahan dengan sistem online termasuk pembelian atau penjualan saham.

Berikut cara yang bisa dilakukan untuk berinvestasi dengan produk reksadana syariah :

  1. Memilih dengan cermat dan tepat produk reksadana syariah

Investasi secara online memang memiliki sisi positif bagi calon investor pemula, yaitu lebih murah dan lebih mudah jika dibandingkan dengan cara lama yang tidak menggunakan sistem online. Caranya dengan membuka IPOT, salah satu platform yang memberikan pelayanan cukup baik mengenai jual maupun pembelian reksadana.

IPOT menawarkan berbagai produk reksadana, termasuk reksadana syariah. Oleh sebab itu, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan keberkahan melalui investasi, cara ini bisa dilakukan dan dipilih. Tedapat 25 reksadana berbasis syariah yang disediakan oleh IPOT.

Platform ini memiliki berbagai keunggulan, salah satunya yaitu adanya reksadana yang dijual datang dari berbagai manajer investasi, sehingga calon investor memiliki beragam pilihan.

Dengan banyaknya pilihan reksadana, maka investor akan memiliki gambaran mengenai cara untuk memilih jenis reksadana syariah yang sesuai dan tepat untuk dipilih.

  1. Modal cukup hanya Rp 100.000 (Seratus Ribu Rupiah), Masa iya?

Percaya atau tidak percaya, reksadana yang direkomendasikan untuk dipilih dengan modal cukup hanya Rp 100.000 (Seratus Ribu Rupiah) ini adalah BNP Paribas Pesona Syariah.

Pada awal investasi, cukup memenuhi persyaratan dengan menyerahkan modal sebesar Rp 100.000 (Seratus Ribu Rupiah) dengan modal selanjutnya juga dengan nominal yang sama.

  1. Tidak wajib untuk melakukan investasi rutin bulanan

Berinvestasi berbeda dengan membayar tagihan di setiap bulannya, investor tidak wajib menyerahkan modal atau hartanya kepada manajer investasi di setiap bulan.

Investor memiliki kebebasan untuk menentukan kapan akan menjual atau membeli reksadana selama jam pasar yang ditentukan. Sehingga, tidak mengikuti ketentuan yang berlaku seperti ketika membayar asuransi atau tagihan bulanan.

  1. Mengikuti cara memilih reksadana yang baik dan benar

Saat membuka platform IPOT, investor akan memilih dari daftar yang disediakan oleh IPOT yang akan menjadi basis pemilihan, seperti di bawah ini :

  • Investor dapat melihat semua daftar reksadana syariah yang bisa dibeli melalui platform IPOT
  • Terdapat beberapa jenis reksadana yang terbagi menjadi, Pasar Uang (Money Market), Campuran (Balanced), Pendapatan Tetap (Fixed Income), Saham (Equity). Apabila belum menentukan untuk memilih daftar yang mana, investor bisa melihat seluruh daftar yang disedialkan.
  • Investor bisa memilih berdasarkan tingkat keuntungan (return) dari daftar pilihan yang ada. IPOT memberikan informasi mengenai kinerjanya selama 3 tahun terakhir. Saat melihat review kerja, maka calon investor bisa membandingkan reksadana dengan jenis yang sesuai dan sepadan.
  • Memilih salah satu reksadana yang direkomendasikan, yaitu BNP Paribas Pesona Syariah.
  • Sangat penting untuk memperhatikan jumlah dana yang sedang dikelola oleh Manajer Investasi untuk sebuah reksadana. Semakin tinggi jumlahnya, maka menunjukkan bahwa semakin tinggi pula tingkat kepercayaan investor kepada Manajer Investasi dan reksadana yang dipilih.
  1. Memperhatikan cara membeli reksadana syariah

Cukup mengklik pilihan buy pada bagian ujung dari setiap baris reksadana, maka investor akan masuk ke halaman pembelian.

Berikut beberapa hal yang tercantum dalam halaman pembelian :

  • Masukkan jumlah yang ingin diinvestasikan, misalnya Rp 100.000 (Seratus Ribu Rupiah) yang merupakan nominal terkecil untuk reksadana tersebut.
  • Memilih sumber pembayaran yang terdiri dari 2 jenis, yaitu pembayaran dengan dana pinjaman atau dana sendiri. Apabila dana pinjaman, maka investor akan dikenakan bunga
  • Memilih metode pembayaran, contohnya regular/
  • Klik confirm
  • Menunggu IPOT memberikan hasil eksekusi dari pembelian reksadana syariah yang dilakukan oleh investor.
  1. Mengetahui cara memonitor

Memonitor reksadana syariah melalui IPOT sangat mudah, cukup mengunjungi platform IPOT lalu login, kemudian imvestor dapat memilih fungsi “My Portofolio” dan memilih reksadana.

  1. Mengetahui bagaimana menjual reksadana

Apabila ingin menjual reksadana, cukup dengan mengklik Sell di kanan atas pada platform IPOT, kemudian investor akan mengunjungi halaman redemption atau penjualan.

Investor dapat menentukan berapa nilai penjualan, bisa dirupakan dalam bentuk unit atau nominal rupiah. Kemudian, menentukan kemana hasil uang penjualan akan ditransfer, seperti ke reksadana lain atau rekening pribadi.

JENIS-JENIS REKSADANA SYARIAH

Terdapat beberapa jenis reksadana syariah yang bisa dipilih oleh investor, yaitu sebagai berikut :

  • Reksadana Syariah Mandiri
  • Reksadana Syariah BNI
  • Reksadana CIMB Syariah

Selain itu, terdapat beberapa platform yang banyak ditawarkan untuk membantu proses transaksi reksadana, yaitu :

  • Reksadana Syariah Tokopedia
  • Reksadana Syariah Bibit
  • Mandiri Investasi (MOST Syariah)
  • Ajaib Reksadana

Setiap investor dapat memilih reksadana yang sesuai dan sepadan untuk memperoleh keuntungan dari jumlah penghasilan yang diberikan untuk berinvestasi. Perlu diperhatikan langkah-langkah penting agar tidak mudah terjebak dalam investasi bodong.

Sebelum memutuskan untuk memilih reksadana yang sepadan, calon investor sebaiknya memahami bagaimana pengertian, fungsi, serta membedakan platform reksadana yang sesuai dan terpercaya.

Setelah itu, investor dapat menentukan akan berinvestasi dengan reksadana syariah yang seperti apa dan melakukan rangkaian cara investasi reksadana syariah.

8 thoughts on “Amanah! Ketahui Cara Investasi Reksadana Syariah yang Aman dan Berkah”

  1. Saya memang mencari informasi mengenai reksadana syariah. Dan ketemulah dengan artikel ini. Informasinya lengkap dan mudah dipahami.yok mulai invest reksadanya syariah guys

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *