Ingin Berinventasi? Cari Tahu Yuk, Cara Beli Saham!

Cara beli saham, banyak diperkenalkan melalui berbagai macam situs ataupun aplikasi berbasis online. Pembelian saham yang dilakukan secara manual, sudah lama ditinggalkan oleh masyarakat karena tidak praktis dan membutuhkan modal yang besar. Kini, remaja yang telah memasuki usia 17 tahun ke ataspun sudah dapat bergabung menjadi salah satu bagian dari para pemilik saham di seluruh dunia dengan menggunakan e-KTP yang dimilikinya.

Cara beli saham yang Aman untuk Pemula

Pengertian saham sendiri merupakan suatu tanda hak milik yang dimiliki oleh seseorang terhadap nilai di perusahaan tertentu. Semakin tinggi persentase saham yang dimiliki, semakin besar pula peluang Anda untuk mendapatkan profit yang besar dari perusahaan tersebut. Singkatnya, celah dalam memonopoli atau menguasai perusahaan secara menyeluruh mampu dilakukan oleh siapapun terutama orang yang memegang peranan sebagai pemilik saham terbesar.

Secara umum, saham terbagi menjadi dua macam. Pertama, ada istilah common stocks atau saham jenis biasa lalu ada preferred stock yang dikenal sebagai saham model preferen. Common stocks termasuk ke dalam kategori investasi yang terbilang cukup riskan, karena jika perusahaan tempat Anda berinvestasi mengalami keadaan terburuk dalam hal penjualan yang memicu ke arah bangkrut, maka para investor perlu mengambil langkah besar dengan menjual sejumlah kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan untuk dibagikan kepada investor lainnya sesuai dengan nilai saham yang mereka miliki di perusahaan.

Adapun preferred stock termasuk ke dalam tipe yang paling banyak diincar oleh para investor yang berada di tingkatan pemula. Pasalnya, saham jenis ini menawarkan kenyamanan pendapatan yang bisa diraih secara tetap serta status penerbitan hak milik yang ada tidak terikat dengan batasan waktu tertentu. Selain itu, model prefen ini juga dapat Anda tukar menjadi model common stocks sesuai dengan kebutuhan investasi yang telah direncanakan.

Banyak sekali pilihan bidang investasi yang bisa Anda pilih. Mulai dari bidang industri, game, sampai dengan bidang properti. Akan tetapi, langkah pertama yang perlu dilakukan untuk mengawali pendapatan dengan berinvestasi, yaitu memiliki buku rekening saham. Cara mendapatkannya cukup mudah, buku tersebut dapat diproses setelah mengikuti prosedur pendaftaran yang ditetapkan oleh kantor penyedia jasa sekuritas maupun melalui broker khusus penyedia saham.

Tapi, untuk pemula sebaiknya memilih mendatangi kantor sekuritas ataupun bisa mendaftar melalui online. Bagi sebagian besar para investor muda khususnya mereka yang belum lama menginjak usia remaja, umumnya akan berinvestasi dengan cara digital, selain karena modal awal yang ditetapkan oleh pihak sekuritas tidak terlalu tinggi, jumlah pembayarannya juga masih terjangkau oleh kantong anak muda. Berbeda halnya jika langsung datang ke kantor sekuritas, nominal yang dibutuhkan agar dapat mendaftar sebagai anggota dari pemegang saham minimalnya harus menyiapkan uang sebesar 100 juta keatas.

Selain itu, cara pendaftaran online disukai karena praktis dan cepat. Kegiatan yang terjadi selama masa trading saham juga dapat diamati kapanpun hanya dengan melalui gadget. Namun, pendaftaran saham melalui cara online ini ternyata memiliki kekurangan didalamnya, akun email yang telah terdaftar hanya dapat berlaku untuk satu akun, dalam kata lain jika mengalami kegagalan ketika proses mendaftar atau ingin membuat akun baru lainnya Anda perlu mendaftar ulang dengan menyertakan alamat email baru menggunakan password atau kata kunci yang berbeda dari akun sebelumnya.

Beberapa Tahapan yang Perlu Dilakukan Ketika Anda Ingin Membeli Saham

  1. Memilih anggota bursa

Kumpulan orang-orang yang telah terdaftar sebagai bagian dari para investor di BEI atau yang sering dikenal dengan Bursa Efek Indonesia disebut sebagai broker. Setiap broker resmi, sudah terjamin kemampuan ekonominya karena mereka telah berhasil melengkapi persyaratan awal dimana ada nominal tertentu dari pihak otoritas jasa keuangan (OJK) yang harus dipenuhi saat mendaftar. Adapun hal yang perlu diperhatikan lainnya adalah broker mana yang memiliki akun online dalam sistem penanaman saham miliknya.

Akun berbasis digital tersebut, nantinya dapat membantu investor pemula terhubung dengan pasar saham yang disediakan oleh perusahaan-perusahaan benefit. Broker yang telah dipilih oleh Anda, berperan layaknya seorang leader yang mengarahkan down linenya supaya bisa memilih perusahaan yang tepat sesuai dengan pratinjau yang telah dilakukan sebelumnya. Hal ini dapat membantu kemudahan proses transaksi pemilihan aplikasi saham online, karena dummytrade yang ada bekerja dalam hal menganalisa terkait kualitas yang dimiliki oleh aplikasi yang hendak dipilih sebelum melancarkan kegiatan trading saham.

  1. Membuka buku rekening khusus saham

Setiap aktivitas yang berkaitan dengan keuangan, pastinya membutuhkan tanda bukti cetak sebagai bentuk nyata akan keberadaan transaksi yang dilakukan. Terutama jika transaksi yang dimaksud menggunakan sistem online. Oleh sebab itu, keberadaan buku rekening saham dapat sangat membantu pemilik akun saham mencairkan uang yang dimilikinya maupun meninjau aliran dana yang ada.

Cara memiliki buku ini termasuk sangat mudah. Investor pemula umumnya akan difasilitasi oleh broker pilihannya supaya bisa mengaktifkan buku rekening saham melalui teknologi digital. Setelah melengkapi semua dokumen formulir yang tertera serta mendantanganinya, aktivasi rekening secara otomatis langsung dapat dimanfaatkan untuk kegiatan penjualan dan pembelian saham.

  1. Memiliki buku rekening khusus dana nasabah

Buku satu ini juga wajib dimiliki oleh para investor. Fungsinya, seperti buku pendamping rekening saham tetapi lebih ke arah pembukuan dana saja. Rekening dana tidak dapat digunakan dalam hal jual beli suatu saham melainkan sebagai tempat penyimpanan modal awal yang sebelumnya telah disetorkan.

Nantinya, kegiatan penjualan maupun pembelian saham akan melalui buku rekening khusus saham terlebih dahulu kemudian tercatat di rekening khusus dana nasabah. Sehingga, keduanya perlu diaktivkan supaya bisa memulai kesepakatan baru dalam bidang investasi saham. Tak terkecuali model online yang terlihat tidak membutuhkan buku-buku tersebut, ternyata pemilik akun saham wajib membuka buku saham maupun buku dana nasabah.

  1. Penyetoran modal awal

Tergantung dari sistem dan tingkat kesulitan penjualan serta pembelian saham Anda. Modal transaksi saham yang perlu dibayarkan, tidak melulu harus dibayarkan dalam nominal yang sangat besar. Sebagai contoh, sistem online menargetkan investor muda yang kemungkinannya uang yang dimilikipun berkisar antara 3 hingga 5 juta sebagai setoran awal yang perlu dibayarkan.

Kemudian, uang tersebut akan diambil dari buku rekening khusus dana nasabah milik Anda. Oleh sebab itu, perlu dilakukannya deposit awal supaya bisa melakukan kegiatan jual beli saham yang diinginkan. Selesai melakukan transaksi saham di awal, tagihan berikutnya datang setelah menyelasaikan transaksi baru dengan waktu pembayaran maksimal dilaksanakan 2 hari setelah mencapai kesepakatan bersama.

  1. Proses jual beli saham

Setelah memilih saham sesuai dengan kode yang telah tertera di daftar perusahaan investasi, Anda tinggal melakukan pemesanan sesuai dengan kemampuan finansial diri. Pasalnya, saat hendak mengklik pilihan tombol pesan, aplikasi memberikan berbagai macam harga yang ditawarkan serta harga jual yang ada di pasaran. Supaya lebih cepat proses pembeliannya, sebaiknya ajukan harga yang paling rendah setara dengan nilai jual saham terendah di publik.

Proses transaksi dapat dikatakan selesai ketika muncul lembar portofolio di bagian halaman akun yang mengartikan bahwa Anda berhasil mendapatkan saham yang telah dipesan sebelumnya. Adapun portofolio juga melampirkan tanda bukti atas kepemilikan sebuah saham serta nilai-nilai dari saham yang telah diinvestasikan. Sedangkan penjualan saham, berkebalikan saat melakukan pembelian, yakni harga yang ditawarkan sebaiknya dipasang setinggi mungkin sesuai dengan nilai dari saham yang ada, hal ini dilakukan agar banyak para investor yang tertarik membeli saham tersebut.

Sekian pembahasan kali ini mengenai cara beli saham. Informasi selengkapnya bisa Anda dapatkan dengan melakukan riset di bank yang menawarkan jasa sekuritas atau langsung berkonsultasi ke kantor-kantor broker saham. Semoga bermanfaat dan selamat berinvestasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *