Apa Itu Leverage? Mari Kita Bahas Yuk

Bagi sebagian orang yang merupakan pebisnis ataupun investor yang sudah matang mungkin sudah tidak asing dengan istilah Leverage. Tapi bagi sebagian orang yang akan mulai berinvestasi mungkin belum mengenal leverage.

Leverage dapat saja dijadikan sebagai modal awal dalam membangun bisnis. Bagi kalangan tertentu yang sudah paham memang leverage artinya sering dikaitkan dengan utang. Singkatnya leverage adalah dana utang yang digunakan untuk meningkatkan penghasilan dalam berusaha.

Nah bagi anda yang bertanya apa itu leverage dan sedang mencari referensi lengkap tentang leverage, simak pembahasannya dalam artikel ini.

Pengertian Leverage

Kita mulai pembahasan kali ini dengan pengertian leverage. Secara garis besar leverage merupakan pinjaman atau utang yang digunakan untuk melakukan segala tindakan demi meningkatkan hasil usaha.

Dalam bidang keuangan, leverage adalah teknik pembelian aset yang melibatkan dana pinjaman (utang) daripada penambahan ekuitas baru dengan harapan bahwa laba setelah pajak yang akan diterima pemegang ekuitas dari transaksi tersebut akan melebihi biaya pinjaman dengan tingakat tertentu⁠.

Terdapat pendapat lain yang menyebutkan bahwa leverage adalah suatu tingkat kemampuan perusahaan dalam menggunakan aset  yang memiliki beban tetap (utang, saham istimewa) dalam rangka mewujudkan tujuan perusahaan untuk mengoptimalkan penggunaan kekayaan pemilik perusahaan.

Kaitannya dengan pasar saham, arti leverage adalah penggunaan dana pinjaman dengan tujuan untuk meningkatkan potensi imbal hasil (return) dari sebuah investasi keuangan.

Dapat disimpulkan bahwa leverage merupakan dana pinjaman yang digunakan untuk mendanai berbagai kegitan dengan tujuan menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi.

Jenis-Jenis Leverage

Leverage yang merupakan dana pinjaman yang digunakan untuk berbagai keperluan demi meningkatkan penghasilan yang diperoleh. Terdapat tiga jenis leverage antara lain:

Leverage Operasi

Leverage operasi adalah kemampuan perusahaan dalam menggunakan biaya operasi tetap (fixed  operating cost) untuk keperluhan memperbesar pengaruh dari perubahan volume penjualan terhadap pendapatan sebelum pajak dan bunga atau biasa dikenal dengan EBIT (Earning Before Interest and Taxes).

Leverage operasi timbul sebagai akibat adanya beban atau biaya tetap yang harus ditanggung dalam operasional persahaan. Biaya tetap perusahaan seperti biaya produksi, biaya depresiasi, dan biaya lainnya yang sifatnya tetap dan tidak terpengaruh dengan naik turunnya aktivitas produksi. Penggunaan leverage operasional ini diharapkan nantinya dapat mempengaruhi tingkat penjualan dan dapat menghasilkan laba sebelum pajak dan bunga yang lebih besar.

Untuk menghitung besar atau kecilnya leverage operasi anda dapat menghitung dengan membandingkan persentase perubahan laba operasi terhadap persentasi perubahan penjualan.

Leverage Keuangan

Menurut Agus Sartono, leverage keuangan adalah penggunaan sumber dana yang mempunyai beban tetap dengan anggapan bahwa akan memberikan tambahan keuntungan yang lebih besar daripada beban tetapnya sehingga akan memperbesar laba yang tersedia bagi pemegang saham.

leverage keuangan timbul sebagai akibat adanya berbagai kewajiban finansial yang bersifat tetap yang harus ditanggung oleh perusahaan. Kewajiban finansial ini tetap harus dibayar tanpa tanpa memperhatikan perubahan tingkat EBIT yang dicapai oleh perusahaan.

Untuk menghitung besar atau kecilnya leverage keuangan anda dapat menghitung dengan membandingkan persentase pendapatan per lembar saham dengan pendapatan sebelum pajak dan bunga.

Leverage Gabungan

Leverage gabungan merupakan pengaruh perubahan penjualan terhadap perubahan laba setelah pajak digunakan untuk mengukur secara langsung dampak perubahan penjualan terhadap perubahan laba-rugi pemegang saham dengan sebagai persentase perubahan pendapatan per lembar saham sebagai akibat persentase perubahan dalam unit yang terjual.

Jenis leverage gabungan ini dapat terjadi apabila perusahaan memiliki leverage operasi dan leverage keuangan dalam kegiatan usahanya guna meningkatkan laba bagi pemegang saham biasa.

Leverage Dalam Bidang Investasi

Jika anda adalah seorang investor yang telah terjun ke dalam bidang saham, pasti anda sudah mengenal dengan leverage. Tidak sedikit pelaku trading yang menempuh jalur ini untuk memulai berinvestasi. Leverage biasa ditemui pada saat melakukan trading pada valuta asing atau pada forex. Alasannya adalah trading di forex merupakan salah satu trading yang paling aktif di dunia dan banyak broker menyediakan leverage dengan mudah.

Cara kerja leverage di bidang investasi ini cukup mudah dijelaskan. Misalnya anda adalah seorang trader pemula. Anda kemudian membuka rekening trading dengan rasio 1:200. Dengan anda modal 1$ saja anda dapat menggunakan modal seperti 200$

Akan tetapi sisa dari jumlah tersebut yaitu 199$ merupakan utang yang perluh anda bayar ketika jatuh temponya tiba. Jadi dalam leverage juga memiliki risiko tinggi pula karena apabila anda mengalami kegagalan investasi anda dapat mengalami kesulitan yang luar biasa karena jumlah yang anda pinjam banyak.

Jadi sebelum anda memutuskan untuk ikut dalam bidang trading di forex ataupun platform lainnya anda harus memahami dasar trading dan selalu belajar dengan mendalam agar anda dapat menghindari kegagalan investasi.

Cara Kerja Leverage

Cara kerja leverage mungkin sama dengan mekanisme hutang karena memang bentuk leverage ini merupakan sebuah pinjaman. Contohnya adalah dalam sebuah perusahaan membutuhkan dana untuk menambah aset guna keperluan penunjang operasi perusahaan. Perusahaan bisa saja menggunakan uang yang dimiliki, akan tetapi apabila tidak mencukupi maka mengajukan pinjamanlah solusinya.

Pinjaman yang dilakukan tentu saja akan menambah kemampuan untuk membeli aset yang diperluhkan sehingga dengan adanya penambahan aset maka diharapkan dapat menunjang kemampuan operasional perusahaan gdalauna meningkatakan keuntungan.

Dengan adanya pinjaman (leverage) ini meningkatkan risiko bagi perusahaan untuk bangkrut apabila perusahaan tidak cakap dalam mengelola dana hasil pinjaman tersebut. Akan tetapi apabila perusahaan dapat mengelola dana dengan baik, maka hal itu akan memberikan keuntungan bagi perusahaan. Perusahaan tentu saja akan mampu membayarkan leverage, serta akan mendapatkan kemudahan dari lembaga yang memberikan leverage karena dapat membayarkan leverage dengan lunas.

Kelebihan Leverage

Meskipun leverage adalah bentuk pinjaman, leverage tetap memberikan keuntungan bagi para penggunanya. Apa saja keuntungannya? Simak penjelasan singkat berikut:

Dengan adanya leverage tentu saja dapat menambahkan dana yang dimiliki untuk mengembangkan usaha atau melakukan investasi. Hal ini berguna karena apabila pada saat tersebut perusahaan memerluhkan dana banyak yang tidak tercover oleh jumlah uang yang dimiliki perusahaan, leverage dapat memberikan kontribusinya untuk keperluhan perusahaan.

Selain itu apabila leverage dapat dikelola dengan baik maka perusahaan akan dapat dengan mudah mendapatkan nilai ROI dengan nilai tinggi. Dan tentu saja akan memudahkan perusahaan untuk melakukan pengembangan usaha.

Kelemahan Leverage

Leverage juga memiliki kelemahan yaitu merupakan sebuah tanggungan yang harus dilunasi. Dalam penggunaan dana hasil leverage apabila tidak dikelola dengan baik maka akan hanya menambah beban bagi perusahaan. Hal ini dapat menyebabkan perusahaan gagal berusaha dan ujungnya akan membuat perusahaan mengalami kebangkrutan.

Saat Yang Tepat Untuk Menggunakan Leverage

Untuk menggunakan leverage secara tepat adalah ketika perusahaan benar-benar membutuhkan dana yang bahkan tidak bisa terpenuhi oleh dana yang dimiliki untuk suatu keperluan yang menguntungkan. Selain itu pastikan bahwa selalu ada keuntungan yang dapat menutup jumlah pinjaman. Untuk itu penggunakan dana hasil leverage dengan bijak perluh untuk selalu dijunjung. Sehingga leverage akan menguntungkan bukan membuntungkan

Demikianlah penjelasan mengenai leverage. Ternyata leverage mekanismenya sama dengan utang karena memang merupakan dana pinjaman. Analisis lah strategi anda sebelum memutuskan apabila ingin melakukan leverage. Karena dengan analisis yang baik dan paham dengan bidang yang anda geluti leverage bisa saja menguntungkan.

Sampai jumpa lagi di artikel berikutnya. Tetap jaga kesehatan dan melakukan kewajiban terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitas lainnya.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published.