Apa Itu Insider Trading? Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Apa itu insider trading? Pernahkah kamu mendengar istilah insider trading? Bagi kamu yang telah terbiasa bergelut dalam dunia investasi saham, tentu sudah tak asing lagi dengan istilah ini. Namun, berbeda dengan mereka yang masih awam, tentu akan bertanya-tanya apa itu insider trading?

Bagi kalian yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang insider trading, tak perlu khawatir karena kami akan memberikan informasinya secara detail untuk kalian semua. Tak hanya itu saja, sebab kami juga akan memaparkan unsur-unsur yang terdapat dalam insider trading. Maka dari itu pastikan kalian untuk tetap setia disini ya dan baca artikel ini sampai akhir!

Apa itu insider trading?

Taukah kamu jika insider trading merupakan salah satu praktik ilegal dalam dunia investasi saham. Pengertian insider trading adalah sebuah aktivitas dimana seorang investor memperoleh informasi yang berkaitan dengan adanya peluang untuk mendapatkan keuntungan dalam kegiatan transaksi jual beli saham. Biasanya informasi tersebut bersumber dari “orang dalam” pada perusahaan yang terkait.

Lantas, mengapa praktik ini bisa dikatakan ilegal? Sebab, dalam praktik ini terdapat ketidakadilan dalam pemberian serta penerimaan informasi tentang transaksi jual beli saham. Dimana informasi tersebut  hanya terbatas pada orang-orang yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya saja. Dalam hal ini artinya, masyarakat luas tidak mengetahui mengenai informasi yang telah dibagikan tersebut.

Akan tetapi, insider trading juga dapat dikatakan sebagai praktik legal. Kira-kira apa alasannya? Alasannya ialah apabila informasi penting yang bersifat non publik tersebut telah diketahui oleh masyarakat luas. Perlu diingat jika dalam hal ini ada konsekuensi besar yang harus ditanggung.

Ada beberapa perilaku dalam pasar modal yang dapat dianggap sebagai insider yaitu adanya sebuah informasi yang diperoleh dari orang dalam. Tak hanya itu saja, adanya transaksi perdagangan terdapat keuntungan semaksimal mungkin yang diperoleh dari hasil transaksi jual beli saham tersebut.

Banyak negara di dunia telah melarang adanya praktik insider trading ini, karena praktik ini dapat memberikan pengaruh terhadap para investor atas kepercayaannya kepada pasar finansial yang ada pada suatu negara. Di Indonesia sendiri, praktik ini telah dilarang dan semuanya tertuang dalam UU Nomor 8 Tahun 1995 tentang pasar modal.

Dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 menerangkan bahwa pengertian insider adalah seseorang yang bekerja pada sebuah perusahaan publik atau emiten dan orang tersebut mengetahui informasi dalam perusahaan, yang mana informasi tersebut tidak diketahui oleh masyarakat luas. Maka hal itu jelas dinyatakan sebagai tindakan ilegal.

Nah, untuk lebih jelasnya berikut kami akan memaparkan informasi mengenai unsur-unsur yang ada dalam insider trading. Simak baik-baik penjelasannya berdasarkan ulasan di bawah ini ya!

Unsur-unsur dalam insider trading

Ada beberapa unsur-unsur dalam insider trading yang perlu kamu ketahui. Adapun unsur-unsur tersebut antara lain yaitu:

  1. Adanya orang dalam

Seandainya tak ada orang dalam yang terlibat, maka insider juga tak akan terjadi. Dalam hal ini yang dimaksud dengan orang dalam antara lain :

  • Direktur, komisaris, pegawai emiten atau perusahaan publik.
  • Pemegang saham utama.
  • Seseorang yang memiliki kedudukan ataupun hubungan dengan perusahaan publik.

Potensi orang dalam untuk mendapatkan informasi tentang perusaahaan juga dinilai tinggi dan mereka merujuk pada sebuah subjek hukum pelaku insider.

  1. Ada orang dalam yang memberikan informasi bersifat material dan belum dibocorkann kepada publik

Disini yang dimaksud dengan informasi material adalah fakta penting yang sifatnya relevan mengenai sebuah peristiwa yang dapat mempengaruhi harga efek yang ada pada bursa efek saham. Perlu kalian ketahui jika informasi material juga dapat berpengaruh terhadap harga efek yang ada pada bursa efek saham.

Apa pengaruhnya? Pengaruhnya yaitu bisa berdampak secara langsung ataupun tak langsung, dimana hal itu menjadi penyebab naik dan turunnya harga efek yang ada pada bursa efek saham. Dengan adanya informasi material tersebut sangat berpengaruh terhadap pergerakan harga efek yang ada pada pasar modal.

Apabila dipikir secara logika informasi material ini harusnya bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh orang dalam saja. Memang sih, tak semua kegiatan emiten menjadi sebuah informasi material yang dilarang untuk dibocorkan kepada publik. Sebab hal itu dapat memicu terjadinya insider trading.

Padahal semua itu sudah diatur dalam dalam Peraturan Bapepam Nomor X.K.1 yaitu tentang keterbukaan informasi yang harus segera diumumkan kepada publik.

Nah, dengan berbekal informasi yang sifatnya sensitif inilah menyebabkan seseorang berpikir untuk mengambil peluang yang ada. Sehingga hal itu berpotensi memicu terjadinya insider trading yang dampaknya dapat menimbulkan kerugian bagi para pemegang saham publik.

Rasanya memang tidak adil bagi pihak investor luar yang hanya dapat memantau pergerakan saham emiten yang bersangkutan melalui grafik ataupun berita saja. Berbeda dengan orang dalam yang bisa dengan bebas untuk mengambil sebuah keputusan secara cepat dan tepat untuk mengantisipasi terjadinya kerugian yang mungkin saja akan terjadi.

  1. Informasi yang diperoleh dari orang dalam akan mengakibatkan transaksi pada perdagangan efek.

Penting untuk diketahui jika unsur yang satu ini merupakan salah satu tindakan dari insider yaitu mengenai informasi yang belum disebarkan kepada publik.

Mengapa demikian? Karena tindakan insider merupakan sebuah kejahatan yang sangat sulit untuk dibuktikan dan objek kejahatan pada kasus ini tidak bisa dilihat secara langsung atau secara kasat mata. Sebab objek kejahatan tersebut tidak berbentuk fisik melainkan berupa informasi. Dan insider trading merupakan sebuah tindakan kejahatan yang sifatnya berat.

Apabila tidak ada tindakan yang mengikuti kegiatan insider ini tentu saja tak bisa disebut dengan praktik insider trading, bukan?

Transaksi perdagangan efek dapat terjadi dikarenakan adanya sebuah motif. Dimana motif tersebut sebagai bentuk reaksi terhadap informasi material yang bocor serta informasi itu belum dipublikasikan oleh orang dalam.

Transaksi yang terjadi pada praktik ini bisa berupa kegiatan membeli saham ataupun menjual saham. Biasanya pihak pembeli informasi orang dalam akan menawarkan harga yang rendah apabila informasi tersebut bagus atau berpotensi menaikkan harga saham pada pasar modal.

Kira-kira apa alasannya? Alasannya adalah supaya saat harga saham naik maka ia akan mendapatkan keuntungan yang besar pula.

Berlaku juga sebaliknya, apabila infomasi berpotensi menurunkan harga saham pada pasar modal, maka pihak pembeli informasi orang dalam akan menjual saham ketika posisi saham berada pada level yang tinggi. Apa tujuannya? Jadi hal itu bertujuan untuk mendapatkan keuntungan saat saham pada pasar modal terkoreksi.

Nah, dari sini kalian dapat melihat ketidakadilan informasi ada disebelah mana. Memang agak sulit untuk menterjemahkan bahasa hukum ke dalam bahasa orang awam, tetapi semoga kalian tetap dapat memahami apa yang dimaksud ya?

Demikian pembahasan kita mengenai apa itu insider trading. Bagi para pihak investor sebaiknya kalian cari amannya saja deh, tetap fokus pada tujuan keuangannya dan semoga semuanya akan baik-baik saja ya!

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *