Analisa SWOT Saham dan Bisnis Riil Sebelum Investasi Saham

Pasti banyak di antara kalian yang ingin memulai bisnis, atau mungkin berinvestasi, dan melakukan hal lainnya demi satu tujuan yaitu terbebas dari masalah finansial, setiap hal baik yang ingin kamu lakukan memang akan lebih baik jika kamu mulai secepat mungkin, tapi jangan memulai tanpa dasar, sebelum mulai kamu harus memiliki pegangan yang membuat mu yakin jika hal yang kamu lakukan akan berhasil.

Ini dia beberapa hal yang perlu kamu tahu sebelum memulai bisnis atau pun investasi salah satunya Analisa Swot saham dan bisnis riil.

Kekuatan dan Kelebihan Analisa SWOT Saham

  1. Bisa Menandingi Bahkan Melebihi Investasi Dalam Sektor Tanah Serta Properti

Kelebihan berinvestasi di sektor tanah serta properti merupakan nilai dengan apresiasi yang selalu meningkat dari tahun ke tahun, selama tidak ada potensi bencana alam pada suatu wilayah maka nilai propertinya akan selalu menaik, bahkan banyak properti yang harganya jadi dua kali lipat dibandingkan harga asal hanya dalam beberapa bulan atau beberapa tahun.

Portofolio saham yang sudah terkelola dengan baik dalam artian berisi saham dari perusahaan yang yang memiliki kinerja dengan baik juga bisa meningkatkan berlipat-lipat dalam beberapa tahun bahkan beberapa bulan terakhir. Tahun 2006 dan tahun 2007 booming bisnis bidang tambang dan Perkebunan sawit. Termasuk salah satunya sektor kimia.

  1. Mudah Untuk Dilikwidasi Atau Diuangkan Jika Dibandingkan Dengan Tanah Atau Properti

Portofolio saham mudah untuk diuangkan atau dilikwidasi dalam jangka waktu 3 hari kerja, contohnya jika hari ini dijual maka tiga hari berikutnya dana penjualan akan masuk ke rekening anda dan ini sudah menjadi aturan standar di bursa.

Di sisi lain tanah dan properti ini tidak bisa diukur atau diperkirakan kapan waktu terjualnya, walaupun kita sudah mendiskonnya dengan harapan agar cepat laku terjual tetap saja itu tidak akan membuat kita tahu kapan tanah dan properti ini akan laku terjual.

Begitupun dengan bisnis riil memerlukan waktu dalam mempersiapkan untuk bisnis riil mulai beroperasi. Jika sudah beroperasi tapi masih belum berjalan sesuai dengan harapan, untuk menual bisnis tersebut ke orang lain tidak akan mudah bahkan untuk melelang asset yang tersisa dengan harga yang sudah didiskon pun masih susah untuk diuangkan.

  1. Mudah Berpindah Ke Sektor Bisnis Jika Dibandingkan Dengan Investasi Langsung Di Sektor Bisnis

Investasi pada bidang portofolio saham ini memiliki fleksibilitas yang cukup tinggi untuk berpindah dari satu bisnis ke bisnis lainnya.

Sebagai contohnya bulan ini hingga setahun ke depan bisa saja yang booming adalah sektor tambang sehingga portofolio saham ini bisa anda fokuskan ke sektor tambang. Ketika ada tanda-tanda dari bisnis tambang yang mulai melambat pertumbuhannya, dan jika Analisa menunjukkan sektor kostumer goods yang mulai berkembang lebih baik maka kita bisa mengalihkan portofolio saham ke saham-saham yang beroperasi dalam sektor kostumer goods.

Hal ini tidak akan bisa anda lakukan jika terjun langsung di bisnis riil, dikarenakan dalam bisnis riil ini jika bisnis dianggap gagal maka melikuidasi asset yang tersisa nilainya akan sangat jauh jika dibandingkan dengan nilai buku, dan itu akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

  1. Mudah Untuk Dikelola Serta Memelihara Dibandingkan Dengan Investasi Langsung Dalam Bisnis Riil

Bisnis di sektor riil ini memiliki seni serta keasikan tersendiri untuk mengelolanya, akan tetapi di balik itu potensi bangkrut mendadak juga sangat besar, bisnis riil ini memerlukan nyawa lebih dari 1, memerlukan anfas yang Panjang, sales dan marketing, peralatan kantor, operasional kantor SDM dan yang lainnya.

Sektor portofolio saham mengharuskan kita lebih banyak dalam membaca berita serta memilah informasi yang terkait dengan perusahaan yang menjadi atu calon portofolio saham kita. Juga setiap kwartal menganalisa laporan keuangan dari portofolio saham yang dipegang. Bagi yang handal pekerjaan ini sangat lah ringan akan tetapi bagi yang belum mengerti saya sarankan jangan langsung coba-coba karena lebih baik menghabiskan waktu untuk mempelajarinya terlebih dahulu, karena ini sangat jauh berbeda dari mengelola bisnis riil secara langsung.

  1. Biaya Operasional Yang Ditagihkan Relatif Cukup Kecil

Biaya operasional ini sangat kecil bahkan di awal kita bisa membuat biaya ini mendekati nol. Cukup dengan punya komputer dan koneksi internet untuk mengikuti berita terbaru untuk mengamati situasi pasar serta mengamati grafik harga saham tentu saja dibarengi dengan keahlian dalam Analisa portofolio saham.

Kelemahan Dan Kekurangan

Setiap hal pastinya memiliki kekurangan dan kelebihan begitu pun dengan saham serta bisnis riil ini memiliki beberapa kekurangan serta kelemahan, nilai dari portofolio saham ini bisa anjlok secara tiba-tiba karena kepanikan di bursa. Tetapi selama portofolio ini terdapat di perusahaan yang baik serta tumbuh, begitu kepanikan reda nilai dari portofolio akan Kembali ke semula bahkan bisa manjadi naik.

Sebagai gambarannya jiak bursa saham hancur/market crash di tahun 2008 harga saham dari PT Astra Internasional TBK turun dari 29.350 menjadi 6.600 dalam jangka waktu 1 tahun. Tapi setelah kepanikan yang mereda harga saham Astra yang turun Kembali naik ke harga semua dan setelah kurang lebih 1.5 tahun sejak kejatuhan harga nya menjadi 60.000.

Risiko yang dihadapi adalah jika suatu saat market crash memiliki kebutuhan dana mendadak sehingga portofolio saham terpaksa dilikwidasi pada posisi yang rugi, akan tetapi jika tidak terdapat kebutuhan dana yang mendadak portofolio saham ini bisa ditahan sehingga bisa tumbuh Kembali.

Untuk mengurangi serta menutupi kelemahan dari saham dan bisnis ini disarankan untuk menghindari berinvestasi di portofolio saham menggunakan dana yang sewaktu-waktu akan dialokasikan untuk urusan yang lain, serta hindari menggunakan dana “panas”. Salah satu penyebab utama banyak orang yang mengalami kerugian yang cukup besar di portofolio saham adalah karena menggunakan dana panas.

Kesempatan Atau Peluang Untuk Meraih Untung

Kesempatan untuk meraih keuntungan di portofolio saham sangat tinggi, bahkan di saat ekonomi stagnan sekalipun, contohnya seperti saat sektor perbankan runtuh pada tahun 1998 tetap saja terdapat beberapa bank yang tidak terganggu atau tidak roboh bahkan terus berkembang. Pemimpinnya adalah bank BCA dan bank BRI. Seni dan kemampuan dalam melihat perusahaan yang baik bisa mempertahankan serta membuat portofolio saham agar terus naik.

Terdapat banyak sektor bisnis dari tahun ke tahun yang pemimpinnya selalu berubah atau bergantian, kesempatan saat ini sangat banyak baik sektor pertambangan consumer goods, perkebunan maupun perdagangan.

Itu dia Sebagian analisa Swot saham serta bisnis riil yang sangat perlu anda pelajari dan pahami sebelum memulai berbisnis serta berinvestasi, selamat belajar dan mencoba semoga sukses.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *