Skip to content

3 Langkah Mudah Membuat Trading Plan Saham

Dalam Perencanaan transaksi jual beli saham harus dilakukan dengan matang agar dapat memaksimalkan keuntungan dan terhindar dari kerugian. Untuk itu sekiranya harus membuat trading plan saham sebelum malakukan transaksi jual beli saham. Menguasai trading plan adalah hal wajib bagi setiap trader dan investor sekalipun agar transaksi tetap terarah dan tidak merugi.

Trading adalah jual beli saham dengan jangka waktu/tempo singkat untuk mendapatkan keuntungan. Trading  berfokus pada pergerakan harga saham harian dengan memanfaatkan momentum fluktuasi dengan menggunakan analisis teknikal.

Membuat trading plan sangat penting untuk melatih dan membimbing mental kita agar tidak ragu atau bimbang menghadapi perubahaan harga pasar dan juga akan membuat kita terbiasa membaca peluang transaksi sehingga akan lebih mudah profit atau cuan.

Berikut ini adalah 3 Cara Membuat Trading Plan Saham dengan Mudah langkah mudah membuat trading plan saham.

Perhatikan saham yang ingin dibeli

Sebelum membeli saham hal pertama yang di persiapkan adalah memahami stock universe. Stock Universe berisi kumpulan saham-saham besar yang menjadi dasar pilihan saham yang nantinya saham tersebut akan ditransaksikan atau disimpan di portofolio sebagai perencanaan jangka panjang.

Menurut Bursa Efek Indonesia, saat ini terdapat 771 bursa saham yang tersedia. Dari banyaknya jenis saham tersebut mempelajari dan memilih apa yang disuka atau butuhkan. Dari perencanaan tersebut catatlah 30 saham yang memiliki indeks baik untuk dimasukan ke fortofolio seperti contohnya BUMN, farmasi, perbankan dll.

Dari pencatatan/ pemilihan saham tersebut buatlah catatan mengenai indeks terbaik dari saham yang ingin dibeli dan sesuaikanlah dengan kriteria yang diinginkan. Hal tersebut dapat membantu kita untuk menambah wawasan tentang seberapa besar perusahaan mengalami kenaikan dan sebaliknya.

Buat rencana target risiko yang bisa di tangani

Selanjutnya membuat Target yang bisa di tangani. Contohnya kita membuat target resiko penurunan saham 2% Oleh karena itu, jika penurunan saham sudah hampir 2% yang ditetapkan, maka lepaskanlah. Trading plan ini merupakan rencana atau aturan untuk diri sendiri agar menuntut kita disiplin. aturan ini penting karena dengan aturan ini kitamemiliki batasan sejauh mana mempertahankan atau melepaskan saham.

Tentukan batas take profit atau cash loss

Setelah menentukan dan membeli saham yang diinginkan, tetapkanlah waktu untuk menahan (hold) atau menjual saham tersebut dan memperoleh keuntungan (profit) pada presentase yang diinginkan. Namun apabila trader tidak memiliki target profit ada kemungkinan kemungkinan nilai saham akan kembali turun. Trader yang baik wajib mengetahui momentum tersebut. Hal yang sama juga bisa diterapkan mencegah kerugian yang besar saat saham bergerak turun. Jangan lupa buatlah catatan yang isinya sudah berapa kali megambil untung dan merugi. Dengan catatan tersebut dapat di prediksi keuntungan ataukah kerugian yang didapat.

Menurut bukunya The New Trading for a Living, karangan Elder (2014) seorang pemula yang baru mendalami trading, akan merasa dirinya pintar dan tak terkalahkan saat berhasil untuk pertama kalinya mendapat keuntungan. Pada saat itulah mereka mulai mengambil risiko yang lebih besar dan berakhir dengan kerugian yang besar. Hal tersebut terjadi karena kurangnya perencanaan sebelum melakukan trading.

Dari artikel diatas, trading plan sangat penting dan dibutuhkan terutama untuk pemula yang masih awam atau pertama kalinya terjun ke dunia saham. Banyak masyarakat hanya mengikuti trend saham yang bisa menghasilkan uang dengan cepat. Hal tersebut membuat banyak orang menjadi FOMO. Dan tanpa perencaan matang yang membuatnya merugi dan menyesal bahkan stress.

Sebelum bertransaksi didunia saham sebaiknya carilah literatur-literatur soal trading atau peajari seluk beluk trading dari profesional sehingga kerugian dapat diminimalisir dan tetaplah ingat bahwa setiap bisnis pasti memiliki risiko. Saran saya tetap gunakan uang dingin dalam berinvestasi!

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published.